Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
S3_ dilema besar


__ADS_3

kini James menyuapi Ken sarapan yg di buat Rissa.. Ken begitu lahap memakannya... tak lama kemudian Lui masuk bersama Jhon...


" wah.. udah sarapan..." kata Lui..


" ya.. dan mau apa kau kesini..." tanya Ken..


" ayolah.. aku akan menjagamu.. karena Daddy harus ke kantor..." kata Lui..


" baiklah... tapi jangan menonton Drakor atau sejenisnya aku benci itu.." kata Ken..


" baiklah.. aku akan membaca buku saja..." jawab Lui..


" kau sudah sarapan Lui.." tanya James..


" belum Daddy.. sebenarnya aku bawa nasi campur untuk kita.. tapi kalian dapat sarapan dari mana..." tanya Lui..


" dari mommy.. " jawab Ken..


" kau bohong... huh.. tak mungkin..." kata Lui..


" terserah... kalau kau tak percaya.. tapi mommy bilang akan melindungi kita berlima.." kata Ken..


" tunggu berlima.. apa kita punya 3 adik..." tanya Lui penasaran...


" entah.." jawab Ken..


" dasar kakak laknat anda...." kata Lui..


" berhenti bertengkar.. Ken minum obat mu.. dan Lui ayo sarapan bersama Daddy..." kata James...


Lui dan James sarapan bersama sedang Ken masih sibuk melihat email yg di kirimkan oleh asisten nya...


setelah selesai sarapan Lui menemani Ken sedang James sudah siap untuk berangkat ke kantornya..


sedang di rumah Rissa juga berangkat mengantar anak anaknya... setelah mengantar si kembar Rissa menuju ke kantor Aline..


" sampai jumpa nanti malam bunda ..." pamit Aline..


" ya... semangat sayang..." teriak Rissa..


kini Rissa memilih untuk pulang karena begitu lelah.. sedang urusan warung iam serahkan pada orang kepercayaan nya...


mobil Rissa juga sudah di bawa ke bengkel guna mendapat perbaikan akibat tertabrak mobil milik Leo...


" huh.. aku tak tau apa bang Syarif sudah mati saat penyelamatan ku dulu... aku hanya takut dia kembali berulah jika masih hidup..." gumam Rissa..


Rissa memilih untuk tidur karena tubuhnya yg sudah kelelahan...


di perusahaan semua orang sedang menyambut kedatangan dari pemilik perusahaan itu..


Aline terpesona saat melihat pria dewasa itu berjalan begitu berwibawa.. bahkan kharismanya membuat semua orang hormat padanya...


James berdiri di depan semua karyawan di temani oleh Jhon dan crish... bahkan Feby di buat girang melihat wajah tampar milik James..


" perkenalkan saya James Arthur Smith... saya pemilik ASG internasional.. seharusnya putra saya yg datang tapi karena kecelakaan saya yg akan menggantikan nya sementara waktu..." kata James..


kini James berjalan menuju ke lift dan menuju ruangannya... para karyawan sudah kembali ke divisi masing masing...

__ADS_1


" Aline.. kau lihat tadi bos besar begitu tampan... meski usianya sudah matang..." kata Feby


" iya.. bahkan kharismanya begitu kuat..." tambah Aline..


" jangan berkhayal.. dia tak tertarik dengan kalian.. karena dua mencintai istrinya..." jawab Bu Sekar saat mendengar percakapan dua gadis itu...


" tapi yg aku dengar istrinya hilang..." kata Feby ..


" berhenti bergosip.. dan lanjutkan pekerjaan kalian..." suara datar crish.. mengagetkan semua orang di ruang sekertaris...


" baik nona crish..." jawab semuanya...


" dan kalian berdua...( menunjuk Aline dan Aryo) ikut aku ke bagian penanggung jawab konser..." kata crish


kini semua kembali bekerja.. crish menghampiri tim yg akan bertanggung jawab untuk konser tunggal Louis...


Aline yg memang menyukai musik Louis merasa sangat bahagia..bahkan begitu bersemangat..


Aryo dan line mengikuti crish yg memberi arahan pada semua tim agar pekerjaan mereka sempurna terutama bagi pengamanan...


" ini daftar tamu VVIP.. jadi mereka bebas untuk berada di belakang panggung.." kata crish menyodorkan daftar nama..


" baik nona.. kami akan melakukan nya secara sempurna.." kata divisi pelaksana...


crish mendapat telpon dari Jhon dan mengatakan jika James memerintahkan untuk membeli kan bakso untuk semua karyawan...


crish pun mengerti dan mulai melaksanakan perintah dari James..


" tunggu.. aku belum tau nama kalian berdua.." kata crish..


" owh.. baiklah.. Aryo dan Aline.. saya mau tanya.. apa kalian tau kedai bakso yg enak di sekitar sini.. dan bisa mengirim 300 porsi untuk jam 4sore ini ke sini..." tanya crish..


" itu terlalu mendadak nona..." jawab Aryo..


" coba saya tanya pada bunda.. apa bisa kirim porsi sebanyak itu..." kata Aline..


" apa orang tua mu penjual bakso.." tanya crish..


" iya nona.. bunda saya penjual bakso.. apa nona tak keberatan dengan usul saya..." tanya Aline..


" tentu.. silahkan..." jawab crish..


" bakso nya pesan yg biasa apa spesial..." tanya Aline..


" pesan yg spesial.. " jawab crish..


kini Aline menghubungi Rissa yg tengah tidur di rumah... Rissa dengan suara serak menjawab telpon dari Aline..


" iya sayang.. ada apa..." tanya Rissa..


" bunda.. apa bisa kirim bakso 300 porsi ke kantor Aline..." kata Aline..


"buat jam berapa sayang..." tanya Rissa..


" jam 4 sore bunda..." kata Aline..


" baiklah.. biar bunda ke warung.. dan menyiapkan semuanya.." kata Rissa..

__ADS_1


" terima kasih bunda..." jawab Aline..


kini Rissa mandi dan bersiap menuju ke warung bakso miliknya... sedang Aline mengangguk pada crish..


" baiklah.. kalian bisa kembali ke devisi kalian.. nanti aku akan kembali menemuimu saat pesanan ku tadi datang..." kata crish..


" baik nona..." jawab Aline...


Rissa sampai di warung dengan mengunakan ojol.. penampilan Rissa seperti biasa celana jeans di padukan dengan Hoodie..


Rissa dan semua karyawan mulai menyiapkan pesanan dari kantor Aline.. Rissa membantu karyawan nya mulai membuat bakso dan kelengkapan yg lain..


pukul 1 siang semua selesai.. Rissa merasa bahagia melihat karyawannya bersemangat..


" mbak.. ini siapa aja yg berangkat untuk mengantar dan melayani di sana..." tanya Andi..


" ya kita bagi dua.. sebagian jaga di warung dan yg sebagian ikut saya kesana.." jawab Rissa mulai membagi karyawannya..


Rissa sudah berganti pakaian dengan seragam begitupun para karyawan nya.. Rissa mengunakan masker dan topi untuk menyembunyikan identitasnya..


pukul 3 sore Rissa dan karyawannya sudah sampai di kantor Aline.. kini mereka menata semua pesanan di sebuah ruangan aula yg besar..


Rissa kaget melihat foto dirinya bersama James dan kedua putranya saat masih kecil.. Rissa pun melihat tanggal dan dia menginggat jika hari ini adalah hari dimana dia mendapatkan bunga saat pertunangan Sandra dan Bima...


" aduh gimana ini.. tak mungkin aku harus di sini.. bisa bisa ketahuan.. apalagi Jhon adl orang yg teliti..." panik Rissa..


" bunda..." panggil Aline..


" kok kamu di sini.. bukannya belum jam pulang kantor ya..." kata Rissa..


" owh.. aku dapet tugas untuk memeriksa katering dan oh ya.. ini teman ku Aryo.. kami satu divisi..." kata Aline..


" salam kenal Bu.. saya Aryo..." kata Aryo..


" hallo saya bundanya Aline.. dan titip gadis nakal ini ya.." kata Rissa tersenyum...


kini Aline dan Aryo membantu Rissa untuk menyiapkan semua.. karena sebentar lagi para pegawai perusahaan akan datang...


.


.


.


.


.


.


.


.


.


mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘😍 terima kasih

__ADS_1


__ADS_2