Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
S2_pergi


__ADS_3

Kini mereka sampai di rumah.. mereka sampai sudah magrib.. sandi langsung menyuruh mereka untuk mandi dan sholat..


Setelah sholat Ardi menemui sandi di ruang kerjanya.. Ardi menceritakan semua kejadian yg di alami Sandra bahkan kemarahan Rissa..


" Baiklah kali begit.. kita batalkan pernikahan Sandra dan Bima.. " kata sandi..


" Baik pa.. lagi pula Rissa sedang menghibur Sandra saat ini..." jawab Ardi..


" Oh ya.. bisakah kau panggil kan James.. ada sesuatu yg ingin aku katakan padanya..." kata sandi..


" Baik pa.." jawab Ardi..


Kini Ardi menghampiri James yg tengah melihat email yg di kirim crish.. bagaimanapun James harus tetap bekerja..


" James.. apa kau sibuk..." tanya Ardi..


" Tidak.. ada apa.." tanya James..


" Papa menunggumu di ruang kerja.. ada yg ingin di bicarakan dengan mu... " kata Ardi..


" Baiklah aku ke sana..." jawab James..


Kini James mematikan laptop nya dan menuju ke ruang kerja sandi.. James mengetuk pintu dan di persilahkan masuk oleh sandi...


" Masuk..." kata sandi..


" Papa mencari ku..." kata James..


" Duduklah James.. ada yg ingin aku sampaikan pada mu..." kata sandi..


" Apa itu pa.." tanya James..


" Apa itu pa.. sepertinya begitu penting.." kata James..


Sandi menarik nafas dalam.. bagaimana pun James harus tau...


" Sebelumnya papa minta maaf James.. ini semua tentang Rissa..." kata Sandi..


" Ada apa pa.." tanya James penasaran..


" Maaf kan papa.. seperti nya Rissa tak akan bisa mengandung.. melihat kondisi kesehatannya yg mudah menurun.. dan kehamilan bisa membuat Rissa dalam bahaya..." kata Sandi..


" Aku sudah tau pa.. dan aku tak masalah.. aku menikahi Rissa karena cinta bukan karena ingin punya momongan..." kata James..


" Tapi nak.. semua pernikahan pasti menginginkan momongan..." kata Sandi..


" Iya pa.. tapi aku tak mempermasalahkan hal itu.. karena bagi ku bersama Rissa adl kebahagiaan.. dan kami bisa mengadopsi anak..." jawab James...


" Ya Allah... terima kasih telah mengirim pria yg begitu baik untuk putriku Rissa.. dan terima kasih James kamu bisa menerima Rissa..." kata Sandi..


" Aku yg harusnya berterima kasih.. telah memberikan putri papa padaku.. sekarang hidupku lengkap bersama dengan Rissa..." kata James..


Sandi langsung memeluk James.. sandi tak menyangka pria yg terkenal kejam itu mempunyai sisi yg begitu lembut..

__ADS_1


" Ayo kita keluar.. sebentar lagi tahlilan akan di adakan..." kata sandi..


" Baik pa..." jawab James..


Sedang Rissa sudah kesal karena tak menemukan James di kamar.. karena Rissa ingin mengatakan sesuatu.. saat James keluar bersama sandi.. Rissa langsung menjengat dua pria itu...


" Kakak kemana... aku cari dari tadi.." kata Rissa..


" Maaf sayang.. ada urusan bareng papa.." jawab James..


" Papa.. lain kali ijin Rissa dulu.. Rissa capek cari kak James..." kata Rissa cemberut..


" Iya maaf ya sayang.. kalau begitu papa tinggal.. " kata sandi..


Rissa masih cemberut melihat James.. James yg gemas pun mengendong Rissa.. kini mereka berada di kamar Rissa..


" Kenapa Hem..." tanya James..


" Aku kira kakak meninggalkan ku..." jawab Rissa..


" Bagaimana bisa.. aku meninggalkan istriku yg begitu aku cintai ini..." kata James..


Cup.. Rissa mencium bibir James sekilas.. James pun mencium dan ******* bibir Rissa..


" Udah berani ya..." kata James..


" Aku sayang kakak..." kata Rissa..


" Aku tau.." jawab James..


" Tidak.. biar dia menemanimu.. dan biar dia dapat suasana baru..." jawab James..


" Kakak suami terbaik..." kata Rissa..


" Tapi aku minta hadiah..." kata James..


" Hadiah apa..." tanya Rissa..


" Aku ingin meminta hak ku.. apa kamu mau memberikan hak ku.." tanya James..


" Maafkan aku kak.. selama ini aku tak memberikan hak kakak.." kata Rissa...


" Hei.. tenang saja.. jika kmu belum siap aku tak akan memaksa..." jawab James..


" Kak.. aku akan melakukan kewajiban ku malam ini.. tapi bisakah kita menyewa hotel.. aku malu kalau harus di sini.. takut orang rumah..." kata Rissa berhenti..


" Tenang sayang.. mansion milikku kamarnya kedap suara..." kata James..


" Benarkah..." tanya Rissa..


" Iya.. aku sudah merenovasi.. dan sekarang sudah siap huni.. meski tak sebesar rumah ini.. tapi cukup lah untuk kita berdua..." kata James..


" Baiklah.. aku ikut kakak saja..." jawab Rissa..

__ADS_1


" Aku tak sabar sayang.." kata James..


" Iih... ayo keluar.. semua orang pasti menunggu kita.. " kata Rissa


Kini mereka bergabung dengan semu orang.. bahkan Syarif juga datang dan terlihat begitu pendiam.. sedang James sudah bergabung bersama sandi dan trio Ar. sedang Rissa duduk di samping Sandra dan Wulan..


Kini tahlilan sudah di mulai.. dan tahlil di pimpin oleh ust setempat.. dan juga kedatangan anak yatim dari yayasan milik Wulan..


Setelah selesai.. kini semua sedang berkumpul di ruang tamu.. Sandra memberanikan diri untuk buka suara..


Rissa mengenggam tangan Sandra seraya memberi kekuatan...


" Maaf.. apa boleh Sandra berbicara sesuatu..." kata Sandra..


" Silahkan sayang..." kata sandi..


" Maafkan Sandra.. Sandra membatalkan pernikahan dengan kak Bima.. dan Sandra akan ikut Rissa pulang ke Belanda.. dan akan melanjutkan kuliah di sana..." kata Sandra..


" Kenapa kalian membatalkan pernikahan yg sudah di depan mata..." tanya Azka..


" Maaf popsky... kak Bima ketahuan berselingkuh dan wanita itu hamil anak kak Bima.. " jawab Sandra..


" Aku sudah membicarakan ini dengan suamiku.. kami akan kembali ke Belanda setelah tujuh hari kepergian Oma.. dan Sandra akan ikut bersama kami.." kata Rissa..


Sandi melihat James.. James mengangguk...


" Baiklah.. jika itu pilihan kalian.. papa tak akan melarang karena kalian sudah besar.. dan Ardan juga akan ke Jerman guna membangun kembali perusahaan di sana..." kata sandi..


" Iya pa.. " jawab Ardan..


" Aduh.. trus kita berdua lagi..." tanya Wulan..


" Masih ada kami ma... Ardi dan Arka setia di samping mama..." jawab Ardi..


" Kan masih ada papa juga..." jawab sandi..


" Baiklah.. kalian berempat boleh pergi.. dan ingat kalian harus saling menjaga.. dan Sandra jangan terus menganggu Rissa.. dan jangan lupa cari menantu yg tampan untuk mama ya..." kata Wulan..


" Siap ma.. Sandra pasti bisa menemukan bule ganteng buat calon mantu mama.. kalau bisa lebih the best dari punya Rissa..." jawab Sandra..


" Tak ada yg bisa menandingi suamiku..." kata Rissa cemberut..


James tersenyum melihat Rissa yg sudah bisa membuka hatinya untuknya.. James merasa akan segera memenangkan seluruh cinta Rissa...


Semua orang tertawa melihat tingkah dua saudari kembar itu.. yang saling bertengkar tapi begitu saling menyayangi...


.


.


.


.

__ADS_1


Mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih


__ADS_2