
Ken memutuskan untuk mengunjungi bar milik Leo.. Ken setiap malam akan pergi minum sekedar untuk menghilangkan lelah...
di balik sikapnya yg terlihat tegar.. Ken juga merasa begitu kehilangan mommy nya.. Ken sedang menikmati Vodka saat seorang wanita malam mengodanya..
" mau ku temani tuan..." kata gadis itu..
" pergilah.. aku jijik pada wanita..." kata Ken..
" huh.. dasar pria aneh..." kata gadis itu meninggalkan Ken..
" waw... ada angin apa nih kok pangeran Kennard datang.." kata Leo seraya duduk di samping Ken..
" aku hanya sedang lelah saja om.." jawab Ken..
" kau merindukan mommy mu..." tanya Leo..
" itu om tau.. aku hanya merasa mommy masih hidup.. tapi dia belum kembali kepada kami.." kata Ken
" yakinlah.. suatu saat kalian akan bersama nya lagi.. jadi terus berdoa..." kata Leo..
" hahaha.. sejak kapan om Leo jadi religius begini..." kata Ken..
" sialan kau.. ya sudah om tonggal dulu.." kata Leo meninggalkan Ken sendiri..
Ken sudah minum terlalu banyak.. dan parahnya dia tak bersama supirnya.. jadilah Ken menyetir sambil mabuk...
Rissa sedang tak bisa tidur.. apa lagi kakinya merasakan sakit.. ya akibat terjatuh ke laut kaki Rissa mengalami patah dan belum lagi luka yg dia miliki...
Rissa berjalan menuju ke teras rumah dengan sedikit pincang karena dia tak mengunakan penyangga lututnya...
Rissa sedang menikmati suasana malam seraya memperhatikan nawar Oren kesukaan nya..
Rissa ingat saat bersama dengan James yg bahkan membuatkan sebuah rumah kaca khusus untuk menanam mawar Oren...
"aku merindukanmu kak James.. aku kadang binggung harus bagaimana saat putrimu yg terus bertanya tentangmu.. aku ingin sekali bisa bertemu dengan mu dan dua putra kita.. dan aku di sini juga bersama Jessi dan Jacob.." gumam Rissa..
merasa hawa dingin mulai menusuk.. Rissa memutuskan untuk masuk ke dalam rumah.. tapi baru saja akan masuk Rissa kaget mendengar suara tabrakan...
BRAK... mobil sedan mewah itu menghantam pohon besar di sisi jalan.. Rissa yg melihat itu langsung berlari melihat korban..
Rissa kaget melihat seorang pemuda blasteran terluka parah... Rissa buru buru menelpon ambulan.. tak lama ambulan datang..
semua orang berkerumun.. sebelum pingsan Ken mengenggam tangan Rissa.. genggaman itu terlalu kuat hingga Rissa tak bisa melepaskannya..
" mommy..." kata Ken bergumam..
" maaf bisakah menolongku untuk melepas genggaman tangannya..." kata Rissa pada petugas ambulan..
__ADS_1
" maaf nyonya... sebaiknya anda ikut kami.. karena polisi juga akan meminta kesaksian anda nanti.." kata petugas itu..
" mommy..." kata Ken kembali bergumam..
" nyonya bisakah anda berpura-pura menjadi ibunya.. agar pasien tetap sadar..." mohon petugas ambulan..
" aish... kalian ada ada saja.." jawab Rissa..
tapi entah kenapa melihat pria itu Rissa merasakan sakit.. Rissa mulai berbicara di samping pria itu..
" iya sayang... mommy di sini..." kata Rissa..
mendengar itu keadaan Ken stabil meski mengalami pendarahan.. tiba tiba tubuh Ken melemah..
melihat itu reflek Rissa langsung menggenggam tangan Ken dan mulai menyanyikan lagu tidur kesukaan keempat anaknya...
bagai keajaiban kondisi Ken kembali stabil.. Rissa terus bernyanyi sambil berlinang air mata menginggat Ken dan Lui yg sedang tidur di pangkuannya...
mereka sampai di rumah sakit.. Rissa seakan melupakan kondisi kakinya.. kini Ken berada di ruang UGD.. suster kembali keluar dan menemui Rissa ..
" maaf.. apa anda bersama pasien..." tanya suster..
" iya suster.." jawab Rissa..
", bisakah mencari donor darah untuk pasien.. karena golongan darah pasien begitu langka... O negatif..." kata suster..
" baiklah.. mari ikut saya..." kata suster..
kini Rissa melakukan pendonoran darah pada Ken.. dan setelah selesai Rissa di hampiri pihak polisi untuk mengajukan beberapa pertanyaan..
Rissa menjawab semua pertanyaan yang di ajukan.. pihak kepolisian kemudian pamit untuk melakukan penyelidikan..
tak lama dokter keluar dan mengatakan jika Ken baik baik saja... suster membawa barang berharga milik Ken dan memberikannya pada Rissa..
Rissa membuka dompet Ken untuk mencari tau alamat atau orang yg bisa di hubungi..
Rissa terkejut melihat fotonya dan James di dompet itu..
Rissa menemukan tanda pengenal itu ke.uduan membacanya.. Rissa menangis saat tau pria yg dia selamat kan adalah putra pertamanya..
" KENNARD...." kata Rissa sudah menangis..
dia tak menyangka melihat putranya bisa mengalami kecelakaan yg hampir merenggut nyawanya...
Rissa mengurus semua administrasi Ken.. dan Rissa datang ke ruang rawat Ken.. di sana Rissa mengenggam tangan Ken dan meneteskan air matanya..
" Ken.. maaf kan mommy.. apa yg terjadi padamu.. hingga kau bisa seperti ini.. maaf kan mommy..." kata Rissa terisak..
__ADS_1
" mommy..." gumam Ken...
" iya sayang mommy di sini..." jawab Rissa.
Rissa membelai rambut Ken dan mulai menyayikan lagu tidur untuk Ken.. setelah itu Rissa menelpon no James dari ponsel Ken..
Rissa kembali terdiam dan meneteskan air matanya saat mendengar suara bariton yg sudah 10th ini ia rindukan...
" hallo... Ken..." kata James..
" hallo Ken.. apa kau baik saja.. kenapa diam.." suara James sudah naik..
" hallo.. kak..." jawab Rissa bergetar..
" Rissa..." kata James terpaku.
" hallo kak... Kennard mengalami kecelakaan.. sekarang dia di rawat di rumah sakit xxx bisakah ku datang kesini..." kata Rissa terisak memandangi wajah pucat Ken..
" aku.. aku.. akan kesana.. tunggu di sana.. " kata James langsung berlari mengambil kunci mobil..
Rissa meletakkan semua barang Ken dan berpamitan pada putranya itu..
" prince Kennard.. mommy pergi dulu ya.. maaf lama mommy yg belum siap harus berhadapan dengan Daddy.. tapi yakinlah suatu saat kita akan berkumpul...." kata Rissa seraya mencium kening Ken...
Rissa bergegas pulang karena ia tadi meninggalkan Aline dan dua anaknya yg sedang tidur di rumah... Rissa buru buru mencari taksi untuk mengantarnya pulang..
setelah kepergian Rissa James sampai di rumah sakit setelah 20menit berkendara.. James langsung bertanya ruangan Ken.. James berlari menuju ruangan itu berharap Rissa masih di sana...
tapi itu tak terjadi.. di ruangan itu James hanya melihat Ken yg terbaring di ranjang dengan wajah pucat..
James merasa sedih karena Rissa tak ingin bertemu dengannya.. tapi James melihat CCTV dan meminta untuk melihat rekaman sebum kedatangan nya ke rumah sakit...
.
.
.
.
.
.
.
mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih
__ADS_1