Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
S3_ keberangkatan...


__ADS_3

James sudah mengatur agar Aline bisa ikut mereka ke Jepang.. sedang untuk Jacob dan Jessi akan tinggal di rumah Sandra selama Rissa pergi ke Jepang..


penerbangan mereka berangkat pagi.. James dan Rissa menyiapkan semuanya untuk bertemu keluarga dari ibu Aline..


Aline juga sudah tau kebenaran nya karena Rissa semalam menceritakan semuanya pada Aline...


flashback on...


mereka pulang ke rumah James karena semua barang di rumah Rissa sudah di pundak ke mansion mewah itu..


James meminta para pelayan mengantar semua ke kamar masing masing... Aline mengikuti pelayan yg mengantar nya..


Aline kaget melihat semua barangnya sudah di pindahkan ke kamar itu.. Rissa menghampiri Aline yg masih binggung..


" jangan binggung Aline.. ini adalah kemauan dari kak James yg ingin kita semua tinggal bersama..." kata Rissa...


" tapi bunda..." kata Aline akan protes...


" tenang Aline.. kak James memang seperti ini dan dia tak bisa di bantah..." kata Rissa memeluk Aline..


" baiklah... apa ada yg bunda butuhkan..." tanya Aline melepas pelukan Aline.. .


" ya.. bunda akan bercerita sedikit dengan mu.. dan jangan potong jika bunda belum menyelesaikan ceritanya oke..." kata Rissa...


" tentu bunda..." kata Aline..


kini mereka duduk di atas ranjang king size itu.. Aline tidur di paha Rissa karena mencari posisi ternyaman untuk mendengar cerita dari Rissa....


" Aline bunda akan bercerita tentang siapa keluarga dari ibu kandung mu.. dan juga permintaan dari ayah dan kakekmu.." kata Rissa..


Aline langsung duduk dan melihat Rissa.. selama ini Aline tak begitu tau siapa ibunya...


" ibumu adalah nona besar dari keluarga Hinata yg terkenal menguasai dunia bawah.. dan dulu ibu mu menikah tanpa restu dari keluarga nya.. dan ayah mu ingin aku menjagamu dan mencari kan mu suami yg bisa menjagamu saat keluarga ibumu datang...." kata Rissa..


" maka dari itu bunda memintamu menikah dengan salah satu dari putra bunda... karena kak James sudah mengenal kakek mu.. bahkan mereka sudah berencana untuk bertemu Minggu ini..." kata Rissa..


" apa mereka bisa menerima ku bunda .." tanya Aline...


" sebenarnya setiap tahun paman mu Kakashi datang dan menemui bunda agar bisa membawamu menghadap kakek mu.. tapi bunda selalu menolaknya.. dan bunda akan membiarkan kamu datang menghadap saat kamu bersama dengan calon suamimu nantinya.." kata Rissa sedih..


" kenapa ayah meminta bunda menyembunyikan Aline..." tanya Aline...


" karena ayahmu dan kakek mu tak ingin kamu merasakan apa yg di rasakan oleh ini mu dulu.. dan ini adalah semua curahan hati dari ibumu.. dan hanya bisa terbuka dengan kunci yg kamu pakai..." kata Rissa..


Aline menerima buku itu.. Aline membuka gembok emas itu dengan bandul kunci di lehernya..


Aline melihat foto dari dirinya dan kedua orang tuanya... Aline mulai membaca semua tulisan sang ibu.. Aline mulai terisak saat mengetahui kebenaran tentang keluarga ibunya selalu datang dan mengancam akan membunuh keluarga sang ayah...

__ADS_1


itu yg membuat ibu Aline tertekan hingga membuatnya sakit sakitan.. dan akhirnya meninggal...


Rissa memeluk Aline yg menangis saat mengetahui kebenaran tentang semua ini..


" bunda kenapa kakek begitu tega pada ayah dan ibu..." tanya Aline..


" kakek mu hanya tak bisa merelakan saat putri yg begitu ia sayangi harus pergi dengan pria lain.. dan tidak sederajat.." jawab Rissa..


" mereka jahat bunda..." kata Aline..


" Aline.. bagaimana pun mereka adalah keluarga mu.. dan memaafkan adalah hal terbaik seperti yg selalu ayahmu ajarkan..." kata Rissa...


Rissa menemani Aline agar tenang.. Ali e pun tidur setelah tenang... Rissa menyelimuti Aline dan meninggalkan gadis itu..


Rissa masuk ke kamar Kennard yg ternyata belum tidur.. Ken masih merokok di balkon kamarnya...


" hei jangan merusak dirimu dengan merokok..." kata Rissa..


" oh mommy.. aku hanya sedang suntuk.. dan ini cara mudah membuatku rileks..." jawab Ken..


" kenapa menyesal... setelah tau siapa Aline sebenarnya..." kata Rissa..


" tidak... aku hanya tak menyangka jika dia keturunan keluarga Hinata yg terkenal sangat kejam dan tanpa ampun.." kata Ken..


" hei.. keluarga mereka juga sama dengan keluarga Smith sayang.. bahkan Daddy mu... ahh.. aku sangat mengenalnya karena kakek Daddy mu juga sangat tegas dalam mengajari cucunya..." kata Rissa..


" entah.. dan mommy bersyukur saat tau dirimu yg menerima permintaan mommy.. karena mommy selalu percaya jika dirimu kuat dan mampu melindungi kami dan keluarga ini... terutama Aline yg memang butuh sandaran yg kuat berjalan dan melindunginya..." kata Rissa..


" terima kasih mommy..." kata Ken...


" baiklah.. sekarang tidur lah... ini sudah malam..." kata Rissa membalas pelukan Ken...


Rissa pun keluar dan menuju ke kamar Jessi, Jacob, dan Lui untuk mengucapkan selamat malam...


flashback off...


pesawat pribadi milik James sudah mendarat di bandara Jepang.. orang James yg menjemput James dan juga keluarga..


mereka pun menuju ke rumah istirahat milik keluarga Smith.. Aline tak menyangka jika suami dari bunda nya memiliki begitu banyak kekayaan di berbagai negara..


mereka sampai di rumah istirahat.. semua para pelayan menyambut mereka.. Aline kembali kagum melihat rumah bergaya Jepang kuno...


bahkan seperti ada aliran sungai di dalamnya.. Rissa sudah lama tak menginjakkan kakinya di rumah itu.. dulu dia datang saat merayakan ulang tahun kedua putra mereka yg ke lima...


" Daiō to madamu o kangei shimasu... (selamat datang tuan besar dan nyonya besar... )" sapa kepala pelayan..


" Hai ichirō... Kore ga watashi no mirai no yome Aline.. Soshite kanojo ni heya o misetekudasai... (iya Ichiro...

__ADS_1


perkenalkan ini aline calon menantuku.. dan tolong tunjukkan kamar padanya...)" kata James..


" Daddy.. bisakah kita mengunakan bahasa Indonesia saja... kau membuat Aline binggung..." protes Ken..


" maafkan aku.. aku hanya ingin menjawab Ichiro saja..." kata James tertawa..


" maaf ya Aline.. sebenarnya Ichiro dan beberapa pelayan di sini bisa mengunakan bahasa Indonesia dan Inggris.." kata Rissa..


" iya bunda.. Aline hanya kagum melihat tuan besar menguasai berbagai bahasa..." kata Aline..


" no.. bukan tuan besar... Daddy.. panggil seperti Ken mulai sekarang dan kmu harus mulai terbiasa..." jawab James..


" iya.. maaf kan Aline.. dad.. Daddy..." kata Aline malu..


" kau begitu mengemaskan.." kata James..


" khem.. Ichiro kamu masih merawat samurai milikku kan..." tanya Rissa...


" tentu nyonya..." jawab Ichiro dengan logat Jepang..


" widih.. ada yg mau di ajak duel samurai nih.. siap siap Daddy.. atau kau akan harus tidur di kamar lain..." ledek Ken..


" diam lah.. dasar anak tak berbakti..." jawab James..


sedang Rissa sudah menarik tangan Aline untuk menunjukkan kamar milik nya bersama beberapa pelayan perempuan..


.


.


.


.


.


.


..


.


.


.


.

__ADS_1


mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih


__ADS_2