
pada saat istirahat makan siang Aline dan yang lain sudah berjalan menuju kantin perusahaan di lantai 4.
kini mereka sudah menemukan tempat yang cocok sedang Aryo dan Dimas yang memesan makanan.
"Aline pak bos gak jadi nih gabung makan siang bareng kita kan?" tanya Feby.
"seperti nya gak deh mbak, karena dia sibuk." jawab Aline.
" oh ya.. tadi aku lihat ada tamu wanita yang masuk ke ruang pak bos, beh.. wanita itu berpakaian seksi." kata Feby.
Aline hanya mengerdikkan bahunya mendengar Feby, sedang Aline memang tak tau teman Ken apalagi Ken tak pernah bercerita apapun.
"maaf lama ya nona nona." kata Dimas datang dengan makanan milik Aline.
"wah terima kasih nih kak Dimas, tau aja lagi pingin makan yang seger seger." kata Aline yang melihat sup iga di depannya.
kini mereka menyantap makanan yang sudah tersaji. tak sengaja Aryo melihat Ken sedang berjalan bersama seorang wanita.
"uhuk.. uhuk..." Aryo yang tersedak.
"minum kak." panik Aline yang menyodorkan minuman milik Dimas.
Aryo langsung menghabiskan minuman itu sedang Dimas melongo melihatnya.
"Aline itu kan minuman ku." kata Dimas.
"maaf dech, nanti Aline ganti ya." jawab Aline.
" kamu kenapa sih Aryo." kata Feby yg menepuk nepuk punggung Aryo.
" itu pak bos jalan gandengan sama cewek cantik dan sexy tuh.." kata Aryo yang membuat semua orang melihat.
Aline menatap tajam kearah sang suami, sedang Ken biasa saja karena tak menyadari kehadiran Aline.
hingga suara seseorang berhasil membuat Ken sadar ada Aline di cafe kantor itu.
"Aline!" panggil Aldo dari belakang Ken.
"itu cowok siapa Aline, kok panggil kamu?" tanya Feby.
__ADS_1
Aldo menghampiri Aline sambil membawa makan siangnya, Ken menatap marah kearah pria itu.
sedang Aldo langsung duduk di damping Aline jadilah Aline di apit dua pria saat ini.
"aduh Aline bikin raja singa ngamuk nih." gumam Aryo yg melihat Aline di tengah tengah antara dua pria.
"hi Al.. akhirnya kita ketemu di sini ya." kata Aldo.
" hai Dodo, iya nih ya udah kita lanjut makan aja, karena gantian dengan yang lain." jawab Aline.
Ken melewati meja Aline dan temannya, tak sengaja Aline melihat jam tangan yg dia pilih berwarna silver sudah melingkar indah di tangan wanita yg bergandengan dengan Ken.
Aline pun merasa sesak di dadanya, apalagi jam tangan itu di beli untuk dia dan Ken. Aline langsung kehilangan selera makannya.
" maaf semua aku kembali dulu ya, tiba tiba badan ku tak enak." kata Aline.
" biar aku temani." usul Feby.
" tidak usah mbak. aku hanya akan istirahat di ruangan ku kok." kata Aline.
kini Aline meninggalkan semu temannya, Feby dan Tyo saling pandang mereka mengira jika Aline sedang cemburu dengan Ken dan wanita itu.
sedang Ken sudah kesal dengan tingkah sahabatnya Gita. bagaimana tidak dia datang dan langsung mengambil jam tangan pilihan Aline dan mengatakan akan di berikan pada kekasihnya.
"tuan seperti nya nyonya muda marah dan pergi." kata Ozil.
"Apa!" kata Ken sedikit berteriak.
"hei kau kenapa sih Ken, kau lupa aku disini tak usah berteriak." kata Gita.
"ahh.. ini akibat kamu sih, istriku sekarang marah kan belum lagi itu lagi pria yg sok sok an deketin istriku." kata Ken frustasi.
"santai aja kenapa sih." kata Gita.
" kau gila ya.. aku bisa di bunuh sama orang tuaku sampai tau aku membuat istriku menangis belum lagi pamannya." kata Ken keluar dengan buru buru.
" Kennard kau pria bodoh ya, kenapa meninggalkan kekasihmu ini yg lagi hamil!" teriak Gita.
semua karyawan yg ada di cafe kaget mendengar Gita berteriak begitu keras pada Ken.
__ADS_1
" tutup mulutmu kau bahkan bukan perempuan asli!" jawab Ken tak kalah sanggar dan keras.
Gita kemudian tertawa begitu keras dan membuat semua karyawan binggung. apalagi Ken sudah berlari mencari istrinya itu.
"Ozil kenapa Ken jadi bodoh setelah menikah?" tanya Gita.
"karena tuan sudah jatuh cinta dengan nyonya muda." jawab Ozil datar.
sedang kita melihat ke arah karyawan yg menatapnya binggung, Gita pun akhirnya menjelaskan.
"maafkan saya ya semuanya, aku adalah sahabat baik bos kalian, jadi kami suka saling bercanda, jadi tidak usah membuat gosip tak benar atau kalian tau akibatnya berurusan dengan ku." kata Gita dengan suara mengancam.
kini Gita pun mencari Ken dan istrinya yg sedang ngambek. Gita akan minta maaf karena ulahnya yang keterlaluan karena Hita tak ingin sahabatnya itu menangis.
Ozil menatap datar dan mengancam pada semua karyawan.
" ingat yang tadi kalian dengar itu hanya candaan dan aku tak ingin mendengar ada gosip apapun atau kalian kan tau apa yang bisa aku lakukan pada kalian." kata Ozil datar sambil berjalan.
sedang Aryo dan Feby masih binggung tali mereka tak memikirkan itu. nanti Aline pun yg akan menjelaskan pada mereka.
Ken mencari Aline ke ruangan sekertaris dan tak menemukan Aline. kemudian ke ruang kesehatan pun Aline tak ada.
Ozil memerintah tim keamanan untuk mencari line melalui CCTV perusahaan, ternyata Aline sedang berada di tangga darurat di lantai 10.
Ozil mengirim pesan pada Ken, setelah membaca pesan itu Ken langsung mendatangi Aline ke lantai itu.
.
.
.
.
.
.
mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍 terima kasih
__ADS_1