
" bang.. tapi demi Rissa mana setuju bang..."kata Wulan..
" tapi Syarif putra Vita .." kata sandi
" bukan kak.. Syarif putra Shakira putri tertua keluarga Prayoga sedang anak Vita meninggal saat dia jatuh saat hamil 8bulan..." terang Surya..
" maksud mu Syarif anak angkat dari Vita dan Rafi..." kata sandi...
" iya kak.. dan kami mengetahuinya saat Syarif akan berangkat ke luar negeri..." kata Surya..
"mas aku mohon mas.. biarkan mereka bersama.." mohon Wulan..
" tidak ma.. kalian tidak tau.. jika bang Syarif akan bekerja di camp militer Amerika serikat di Israel.." terang Ardi..
" apa maksud mu.. " tanya Surya..
" kalian pikir kenapa dia mengajak Ella untuk bekerja di rumah sakit milik keluarganya.. itu karena lusa bang Syarif akan berangkat ke Israel.. dan setidaknya dia akan di sana selama 5th.." terang Ardi..
" jadi Syarif mengambil pekerjaan hitam..." tanya sandi..
" ya karena dia juga ingin melupakan cintanya pada Rissa.... dan bang Syarif sudah menandatangani perjanjian dan itu tidak bisa di batalkan..." terang Ardi..
" ya Alloh.. terus Rissa bagaimana pa..." kata Wulan menangis di pelukan sandi..
ceklek...pintu UGD di buka dokter datang dan menghampiri semua orang...
" bagaimana keadaan putri saya dok.." tanya sandi..
" dia baik baik saja pak.. tapi jangan buat dia tertekan ataupun stress.. itu bisa membahayakan nyawa nya..." kata dokter..
" apa ada kemungkinan bisa sembuh dok.." tanya sandi lagi..
" bisa tuan.. tapi butuh waktu.. dan saya dengar di Jerman sudah mempuni untuk penyembuhan penyakit ini..." terang dokter..
" baiklah dok.. saya akan kirim putri saya berobat di sana.. dan Ardan kamu yg jaga Rissa... " terang sandi
" siap pa.." jawab Ardan..
Ardi ingin bersama Rissa tapi apa boleh buat dia harus menyelesaikan S2 nya Harvard..
kini sandi sedang membahas tentang pengobatan Rissa di Jerman dengan dokter.. Wulan masih menunggui Rissa bersama Sandra dan trio Ar..
Surya menelpon Bu Mala dan memberi kabar bahwa Rissa akan di terbangkan ke Jerman untuk penyembuhan..
Surya melarang Bu Mala memberitahu pada keluarga Rafi tentang keadaan Rissa.. Bu Mala pun mengiyakan permintaan Surya...
" apa yg di katakan bang Surya Bu..." tanya Vita..
" Rissa hanya syok.. dan kelelahan.. setelah sehat Rissa akan di kirim ke Jerman bersama Ardan...", terang Bu Mala..
__ADS_1
" kenapa Bu.. " tanya Rafi..
" sebaiknya kau tanyakan pada putra mu Rafi.. apa yg di inginkan ya.. hingga Ardi sampai memukulnya..." kata Bu Mala..
" maksud ibu.. Syarif..." tanya Vita binggung..
" maaf Oma.. Syarif menyembunyikan semua ini.. Syarif sudah menandatangani perjanjian untuk bekerja di Israel selama 5th kedepan.. maka dari itu Syarif meminta Ella Bekerja di rumah sakit keluarga kita.." jelas Syarif..
" apa maksud mu Syarif.. kau ingin meninggalkan ku.. kau bahkan baru pulang setelah 3th dan akan pergi lagi.." kata Vita sudah menangis..
" maaf ma.. Syarif hanya bisa menjauh tanpa bisa membunuh cinta Syarif.. dan Syarif tak ingin melukai keluarga kita..." terang Syarif..
" apa maksudmu Syarif... jelaskan..." bentak Rafi..
" aku mencintai Rissa dari dulu.. sudah ku coba melupakan cinta itu tapi malah semakin besar dan hanya ini yg bisa Syarif lakukan..." kata Syarif..
Bu Mala.. Vita dan Rafi kaget mendengar pengakuan Syarif.. mereka tau yg di maksud sandi cinta terlarang adl cinta Syarif dan Rissa..
" tapi kamu tak harus menjauhi kami semua nak..." kata Vita
" maaf ma.. ini keputusan Syarif dan lusa Syarif akan berangkat ke Israel.. maaf kan Syarif.. tapi ini demi keluarga kita dan Syarif tak mau melukai keluarga papi..." kata Syarif
" baiklah.. lebih baik kita kembali ke Surabaya kasihan Ella yg harus kita tinggalkan begitu saja... dan Oma yakin jika kalian jodoh pasti bersatu" terang Bu Mala..
pukul 12malam.. keluarga Rafi dan Bu Mala kembali ke Surabaya tanpa pamit ke sandi dan keluarga..
waktu subuh pun tiba... mereka melakukan sholat di ruangan milik Rissa dengan sandi yg jadi imam sholat..
setelah sholat sandi beserta trio Ar dan Wulan sedang mengaji sedang Sandra ikut Surya membeli sarapan untuk semua orang..
" pa..", kata Rissa lemah..
sandi yg mendengar panggilan Rissa pun bergegas menghampiri putrinya.. sandi meneteskan air mata melihat Rissa terbaring di rumah sakit..
" iya Rissa.. papa disini..." kata sandi..
" maafin issa pa... issa akan melupakan cinta itu pa.. issa tak mau melukai papa..." kata Rissa mengenggam tangan sandi...
Wulan menangis di pelukan Ardi.. dia tak menyangka putri kecilnya sudah dewasa..
" Rissa tak pernah melukai papa.. Rissa putri yg terbaik... Rissa akan berobat di Jerman dengan bang Ardan... apa Rissa mau.." tanya sandi..
" iya pa.. tapi papa dan mama seling jengguk issa ya.. issa butuh kalian.." kata Rissa
" iya sayang.. nanti kalau Sandra libur.. kita akan ke sana nemenin kamu.." kata sandi..
" issa sayang papa.. " kata Rissa
" papa juga sayang Rissa... Rissa harus sembuh demi papa ya..." kata sandi
__ADS_1
" iya pa.. papa jangan sedih ya.. issa kuat kok.. " kata Rissa tersenyum...
semua meneteskan air mata melihat suasana haru di ruang rawat Rissa... tak lama Sandra dan Surya datang dengan membawa sarapan...
" sarapan datang..." teriak Sandra masuk ke ruangan dengan ceria...
" Sandra.. ini rumah sakit kenapa kau teriak..." kata Arka..
" cih minggir kau bang... Rissa ku sudah bangun... peluk..." kata Sandra menerobos Ardan dan arka dan memeluk Rissa...
" sandla kangen...." kata Rissa..
" Sandra Rissa.. bukan sandla..." kata Sandra..
" papa... sandla pa..." rengek Rissa..
" hahaha... maaf.... maaf.... habis kamu lucu masih belum bisa bilang R sampai sekarang.." kata Sandra...
kini mereka semua sarapan sedang sandi memilih menyuapi Rissa dan Sandra yg kambuh manjanya..
sandi merasa bahagia melihat kedua putrinya yg sudah beranjak dewasa.. meski sandi begitu banyak melewati cobaan dalam rumah tangganya..
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Syarif sudah menyiapkan semua kebutuhannya selama di Israel.. Syarif sudah bertekad untuk melupakan Rissa yg terus memenuhi hatinya...
Vita sangat sedih akan kepergian Syarif yg ingin menjauh.. Vita dan Rafi belum bisa mengatakan tentang kebenaran itu..
pak Ghofur datang beserta Bu Lina.. meski sudah sepuh pak Ghofur tetap terlihat berkarisma dan sangat tegas...
Syarif sudah siap menuju bandara ketika kedua opa Omanya datang... pak Ghofur melihat Syarif dengan tatapan sayang..
" Syarif opa akan menunggumu pulang... dan opa pastikan kamu akan menikahi wanita yg kau cintai... " kata pak Ghofur..
" sudahlah opa.. Syarif akan bahagia jika dia bisa bahagia meski itu dengan orang lain.." kata Syarif..
kini Syarif sudah berangkat ke bandara dan terbang ke Israel menjalankan kerjanya disana ..
.
.
.
.
.
Mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘😍 terima kasih
__ADS_1