
kini mereka sampai di kastil... Sandra menyeret Edward untuk ikut.. Sandra langsung bertanya pada pak Jay..
" pak Jay lihat Rissa.. " tanya Sandra..
" tadi nyonya ke ruang kerja tuan.. tapi belum turun lagi..." kata pak Jay..
" aduh gawat kalau sampai Rissa menangis..." kata Sandra..
kini Sandra berlari menuju lift bersama Edward... mereka menuju lantai empat.. Edward menuju ruang kerja James dan Sandra menuju ke kamar utama..
Sandra tak bisa membuka pintu itu.. Sandra menelpon pak Jay dan minta di bawakan kunci duplikat..
awalnya pak Jay tak mau tapi Sandra terus mengancam akan merusak pintu itu jika tak mau membawa kunci duplikat.. akhirnya pak Jay mengalah..
sedang di ruang kerja James sedang mengacak rambutnya.. dia tak sadar telah membentak Rissa.. Edward masuk ke ruangan itu..
" Rissa di sini.." tanya Edward tiba tiba..
" apa maksud mu dan kenapa kamu ke sini.." tanya James..
" aku bertanya kenapa kamu malah balik nanya..." jawab Edward..
" dia sudah keluar mungkin sedang makan malam.." jawab James..
" kau bodoh ya.. bahkan pak Jay saja belum bertemu dengannya..." kata Edward..
sedang di depan pintu Sandra tengah membuka kunci kamar utama dan betapa terkejutnya dia melihat kamar itu begitu gelap...
Sandra menyalahkan lampu dan mencari keberadaan Rissa.. benar saja Rissa tengah menangis di kasurnya..
" kamu kenapa.. kenapa nangis.. ", tanya Sandra langsung memeluk Rissa..
bukan menjawab Rissa menangis di pelukan Sandra.. Rissa menumpahkan semua perasaan nya yg sedang hancur.. enyah kenapa bentakan yg di ucapkan James begitu melukai hatinya..
tiba tiba Rissa jatuh pingsan... Sandra langsung berteriak..
" pak Jay... panggil kak Edward.. Rissa pingsan..." teriak Sandra..
pak Jay terburu buru memanggil Edward..
" maaf tuan Edward.. nyonya pingsan dan nona Sandra memintamu ke kamar.." kata pak Jay..
" kenapa tak bilang..." kata Edward berlari menuju kamar utama..
Edward langsung mengendong Rissa dan membawanya ke ruang kesehatan.. di sana Edward sedang memeriksa Rissa.. Edward memasang infus karena kondisi Rissa yg begitu lemah..
Edward juga melakukan USG dan terlihat kedua calon janin baik baik saja... Edward pun keluar dan menemui Sandra yg masih cemas...
__ADS_1
" bagaimana keadaan nya.." tanya Rissa..
" dia lemah karena belum makan... dan aku sudah memasang infus.. " kata Edward..
" bagaimana calon bayinya..." tanya Sandra berbisik..
" mereka juga baik.. " jawab Edward berbisik..
sesaat mata mereka bertemu.. Sandra terpaku dengan mata abu abu milik Edward sedang Edward terpaku melihat mata indah Sandra...
" aduh.. maaf tuan.." kata pak Jay..
" em.. tak apa apa.." jawab Edward yg memalingkan wajahnya dari Sandra..
" bagaimana keadaan nya..." tanya James..
" masih peduli anda.. " kata Sandra..
" dia istriku.." kata James..
" baru sadar.. dia bahkan mencemaskan keadaan anda.. apa anda tau jika dari pagi tak semangat karena tau jika anda mengalami kesulitan.. dan aku juga tau dia sedang membantumu.. tapi kenapa kau tak memperdulikan nya..." jawab Sandra..
kini James terdiam.. sedang Edward tak menyangka jika Sandra berani memarahi James..
James langsung masuk ke ruang kesehatan dan duduk di samping Rissa.. James mengenggam tangan Rissa dan mulai menangis..
" biarin dulu.. ayo makan.. kita tak kenyang hanya dengan melihat mereka.." kata Sandra menyeret Edward..
" maafkan aku.. aku membentak mu.. dan membuatmu seperti ini.. aku suami yg buruk..." kata James dengan Isak tangis..
" kakak suami yg baik.. maafkan aku yg tak bisa membantu kakak..." jawab Rissa lemah..
" aku hanya tak mau kau melihatku yg tengah lemah.. tapi aku malah membuatmu sakit.." kata James..
" kakak lupa.. aku selalu di sisimu.. aku sudah menyiapkan desain untuk perusahaan Kakak.. dan Sandra yg akan menjadi model utama.. " kata Rissa..
" kamu sudah tau.." tanya James..
" ya.. aku tau dari asisten mu.. dan percayalah kita akan kuat jika bersama.. dan aku selalu mendukungmu.. jadi kakak harus percaya bahwa perusahaan itu akan bangkit.." kata Rissa..
" terima kasih sayang.. aku mencintaimu... maafkan aku..." kata James memeluk Rissa..
" iya kak.. " jawab Rissa..
" udah pelukannya.. ini makan malam untuk kalian.. dan jangan mesra mesraan di depan kami.." kata Sandra..
" oh.. hai kakak ipar.. dapat salam dari mama dan papaku di suruh cepet cepet melamar Sandra.." kata Rissa.
__ADS_1
" bulan depan kita akan melamar ke Indonesia.. " kata Edward..
" kamu yakin.. jangan mempermainkan nya Edward atau kau akan berurusan dengan ku.." kata James..
" ini sungguhan.. karena orang tuaku terlanjur menyukai Sandra.. apalagi aku juga sudah menyukainya sejak pertama bertemu di Surabaya..." kata Edward..
" benarkah... bagaimana ceritanya..." tanya Rissa antusias sambil di suapi James..
flashback on...
saat itu Edward sedang berada di Indonesia karena keluarga mamanya ada yg menikah..
ya mama Edward memang orang Indonesia asli.. saat sedang di mall Edward sedang melihat ponsel nya dan tak sengaja menabrak gadis yg sedang bersama temannya..
gadis itu langsing mengomel dan memarahi Edward.. sedang Edward hanya diam melihat gadis bar bar itu..
ya gadis itu adl Sandra dan juga kedua saudaranya Abi dan Dera...
mulai saat itu Edward terus terbayang wajah Sandra yg terus mengomel tak henti.. entah kenapa wajah itu seakan terus terbayang di benak Edward..
tak di sangka Edward bisa bertemu gadis itu lagi saat Rissa cek up rutin... Edward merasa bahagia.. meski dia tau luka Sandra begitu dalam..
flashback off..
" oh.. so sweet..." kata Rissa yg sudah menghabiskan makan malamnya..
" kak.. masih laper.. minta lasagna ya..." kata Rissa pada James..
" baiklah.. " jawab James menelpon pak Jay..
" apa kalian yakin akan menikah tanpa cinta..." tanya Rissa..
" aku yakin bisa menumbuhkan cinta itu saat kami telah menikah.. dan aku yakin bisa membuat Sandra bahagia..." kata Edward..
" ingat jika kamu melukainya.. kamu harus berurusan dengan ku..." kata Rissa..
Edward mengacungkan dua jempol ya pada Rissa.. sedang Sandra terdiam mendengar cerita dari Edward.. apalagi Edward menyukainya sedalam itu..
Sandra bertekad untuk melanjutkan hidup dengan bantuan Edward.. seperti Rissa dan James.. Sandra dan Edward akan memulai awal kisah cinta milik mereka sendiri...
.
.
.
.
__ADS_1
mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘😍 terima kasih