Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
gadis sok cantik


__ADS_3

pagi itu Icha dan Kayla masih di parkiran mobil menunggu seseorang, tak lama mobil mini Cooper hitam masuk ke dalam area parkir.


Violla pun turun dan langsung berkumpul bersama kedua gadis itu, "ayo masuk yuk," ajak Kayla.


"sebentar, aku lapor ke kak Alex dulu, lagi pula aku juga belum tau jelas ku," jawab Violla.


"owh oke," jawab Icha.


ketiganya pun menuju ke ruangan milik Alex, saat sampai mereka kaget mendengar teriakkan Alex.


Kayla pun masuk dan melihat seorang siswi mencoba menggoda Alex, Kayla yang kesal langsung menampar siswi itu.


"cih.. kau disini sebagai siswa bukan pelacur, kenapa kau menggoda pak Alex," kata Kayla.


"bukan urusan mu, memang kau siapa nya pak Alex, kau hanya siswi sok cantik dan berkuasa," kata gadis itu.


"Nasya kamu murahan, kenapa kamu kekurangan uang hah," kata Icha.


"asal kalian tau, aku sudah menyukai pak Alex dari pertama di sekolah ini, tapi dia selalu menolakku, aku kurang apa, jangan-jangan dia tak normal," kata Nasya.


Kayla langsung mendekati Alex yang masih memilih menghindar dari siswinya yang begitu agresif itu.


Kayla menarik dasi dari Alex dan langsung mencium bibir Alex di depan ketiga gadis itu.


Alex pun membalas ciuman dari Kayla, bahkan mereka tersenyum setelah melepas ciuman bibir.


"ternyata kau juga menggoda pak Alex," teriak Nasya.


"tunggu, aku dan pak Alex adalah tunangan, jadi jangan jadi pelakor karena kamu tak sebaik itu, karena kamu tak sebanding denganku," kata Kayla tajam.


"kak Alex, boleh aku menonjok nya sekali saja," tanya Violla.


"kamu jangan gila vio, baru masuk sudah mau buat keributan," kata Alex.


"baiklah Nasya kamu di skors sementara, dan kalian bertiga masuk ke dalam kelas, dsn Violla kamu sekelas dengan Kayla," kata Alex.


mereka pun bubar, Alex tak menyangka akan mengalami hal gila seperti ini pagi-pagi, dengan kedatangan Nasya yang ingin berbuat gila.


untuk ruangan Alex memiliki CCTV, jadi dia memiliki bukti jika Nasya ingin membuat berita bohong.


ketiga gadis itu pun menuju ke kelas mereka, semua siswa kagum melihat sosok Violla yang cantik.

__ADS_1


tapi sayang Violla tak mudah tersenyum selain dengan orang yang dia sukai. Violla duduk dengan Icha.


sedang kursi Chintya di biarkan kosong, mereka mulai mengikuti pelajaran seperti biasa.


sedang Justin dan Qia sedang di apartemen untuk menunggu manajer baru dari Qia, sedang Qia belum menyadari jika dia takkan pernah bisa lepas dari sugar Daddy nya.


seorang wanita dengan dandanan sedikit tomboy datang ke apartemen milik Qia, Justin yang membukakan pintu saja heran melihat wanita itu.


"maaf, apa ini rumah Qianne Adamson, saya Bebo," kata Bebo mengenalkan dirinya.


"masuk. dia di dalam," jawab Justin.


Bebo pun masuk bersama Justin, ternyata Qia sedang menonton tv di temani cemilan kesukaan nya.


"nona Qia. anda bisa sakit jika terus memakan makanan tak sehat itu," kata Bebo.


"hai Bebo, ku kira kamu takkan datang, ini aku hanya sedang malas kemana-mana, jadi ini kebiasaan ku," jawab Qia.


"tunggu bukankah malam nanti nona ada pemotretan," kata Bebo yang memang sudah memegang jadwal milik Qia.


"iya, dan temannya sexy dan modern, tapi aku belum tau siapa partner ku," kata Qia.


"baiklah, kalian lanjutkan aku ingin menemui seseorang dulu," pamit Justin.


Qia pun melakukan perawatan bersama Bebo, tanpa Qia sadari, Bebo adalah orang suruhan yang datang untuk mengurus dan melindungi Qia.


sedang di rumah, Jacob sedang mengaji bersama Aisyah setelah sholat Dhuha, bahkan Jacob meminta pak Ali membuat bubur untuk mereka berdua.


setelah sarapan Jacob dan Aisyah bersiap untuk pergi ke kafe untuk melakukan rapat, sedang Aisyah hanya menemani Jacob.


sesampainya di kafe, Aisyah langsung menemui Jessica di kantornya.


sedang Jacob di dampingi Fredy untuk melihat beberapa peluang usaha untuk mengembangkan resort miliknya.


Aisyah sedang membantu Jessica untuk membuat resep baru, mereka bahkan membut kue di kantor khusus milik Jessica.


tapi mereka malah membuat risoles dan bukan kue, tak hanya itu mereka juga membuat pastel.


setelah matang mereka membawanya ke kantor milik Jasper, Jasper hanya bisa binggung melihat dua wanita hamil itu.


pasalnya mereka membuat cemilan dengan begitu banyak, "kalian ini mau uji coba, atau apa?" tanya Jasper.

__ADS_1


"entahlah, aku dan Aisyah iseng membuat ini, cobalah," kata Jessica.


Jasper pun mencoba dan tak menyangka jika rasanya begitu enak, bahkan Jasper tak bisa berhenti mengunyah.


sedang para pegawai juga membagikan hasil kreasi dua ibu hamil itu, bahkan Jacob tersenyum melihat dua hidangan itu.


"maaf apa ini hasil keisengan dari istri pemilik kafe?" tanya Jacob.


"iya tuan, dan juga istri anda, dan mereka ingin para pelanggan merasakan juga," jawab seorang pegawai.


"baiklah, silahkan tuan Hadi untuk mencicipinya, seandainya rasanya aneh, saya minta maaf," kata Jacob.


"baiklah, kita lihat sepandai apa istri anda memasak," jawab Hadi.


Hadi pun mulai mencicipi risoles itu, dan saat mengunyah nya dia teringat dengan samudera.


gadis yang dia cintai selama ini, gadis yang tinggal di kost milik keluarganya. Hadi langsung melihat ke arah Jacob.


"rasanya enak tuan, istri anda memang berbakat," jawab Hadi masih bisa tersenyum.


"terima kasih, kalau begitu kita sepakati kerja sama ini, semoga semua berjalan lancar," kata Jacob.


"pasti, dan senang berbisnis dengan anda," kata Hadi.


tak di duga Aisyah pun datang untuk mengajak Jacob pulang, Aisyah lupa jika ada janji dengan seseorang dari butik Rissa.


"mas, rapatnya sudah selesai atau belum, jika belum boleh aku pulang duluan?" tanya Aisyah saat dekat dengan Jacob.


"kami sudah selesai, oh ya sayang ini tuan Hadi Pradipta, dia adalah kontraktor yang memenangkan lelang," kata Jacob mengenalkan Aisyah.


Aisyah pun menoleh dan melihat pria yang dulu selalu membantu dirinya di saat kuliah. bahkan Hadi sering membantu mengerjakan tugas-tugas sulit.


sedang Hadi pun bersikap seperti tidak mengenal Aisyah, meski dalam hatinya begitu terluka melihat kenyataan.


gadis yang di cintai ternyata sudah menjadi milik orang lain, bahkan sekarang sedang hamil besar.


"baiklah tuan Hadi, saya pamit dulu karena ada sedikit keperluan, semoga kerjasama ini akan berjalan lancar," kata Jacob bersalaman dengan Hadi.


"iya tuan," jawab Hadi.


Jacob pun pergi dengan mengandeng Aisyah, sedang Hadi hanya bisa melihat kepergian dari keduanya.

__ADS_1


__ADS_2