Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
Aisyah Jacob.


__ADS_3

pukul delapan pagi Jacob sudah sampai di depan rumah Aisyah dengan mobil miliknya.


Bu Ninik mempersilahkan Jacob untuk masuk, karena Aisyah sedang bersiap-siap.


"Aisyah, nak Jacob sudah datang," kata Bu Ninik masuk ke dalam kamar putrinya itu.


"iya Bu, Aisyah juga sudah siap kok," jawab Aisyah yang sudah mengambil tas selempang miliknya.


Aisyah pun keluar bersama sang ibu, Jacob tersenyum melihat Aisyah yang selalu cantik dengan pakaian tertutup yang ia gunakan.


"kalau begitu saya izin untuk mengajak Aisyah pergi ya Bu," kata Jacob sopan.


"iya nak, titip Aisyah ya, dan kalian hati-hati," kata Bu Ninik.


mereka pun berangkat, jcob membukakan pintu mobil untuk Aisyah, Bu Ninik tersenyum melihat kebahagiaan putrinya.


"kita akan kemana?" tanya Aisyah.


"kita akan bertemu seseorang, dan sekarang kamu harus mulai panggil mas ya Aisyah, atau sayang," kata Jacob tersenyum ke arah wanita cantik di sampingnya.


"baiklah mas," jawab Aisyah malu.


mobil Jacob pun sampai di sebuah rumah yang cukup mewah dengan gaya klasik, keduanya pun turun.


Aisyah binggung karena rumah itu memiliki begitu banyak penjaga, tapi begitu sopan pada Jacob.


"ayo masuk Aisyah, kita sudah di tunggu di dalam," ajak Jacob yang berjalan bersama Aisyah.


mereka masuk ke ruangan yang di sulap menjadi ruang make up, dan Jessica sudah ada di sana.


"Aisyah, akhir nya ku sampai, Vega tolong kamu rias Aisyah ya, karena hari ini kita akan melakukan prewed," kata Jessica yang masih di rias oleh MUA.


"mas Jack, maksudnya?" tanya Aisyah.


"iya kita akan melakukan foto pre-wed, dan tenang Aisyah aku sudah menyiapkan semuanya untuk kita," jawab Jacob tersenyum.


Aisyah pun menurut dan mengikuti Vega, Jessica dan Jasper mengambil tema tradisional Bali.


sedang Jacob dan Aisyah akan memakai tema islami dalam foto ini, Jacob masuk ke ruangan sebelah untuk melakukan perawatan penghapusan tato.


James sengaja mendatangkan dokter khusus untuk Jacob, ya bagaimana pun Jacob harus melakukan ini.

__ADS_1


Jacob menahan semua kesakitan ini demi Aisyah, ya dia ingin menjadi suami yang baik untuk calon istrinya dan anak-anaknya.


di ruangan itu tak hanya Jacob, tapi Jasper juga berada di sana, meski tato milik Jasper tak sebanyak Jacob.


Nicole baru sampai di bandara Ngurah Rai Bali, Laura pun tersenyum menjemput teman yang akan membantunya itu.


ya kini keduanya pun memilih duduk di kafe untuk membicarakan rencana selanjutnya.


"jadi bagaimana, apa Jacob bisa menerima mu?"


"boro-boro menerima, gue malah tau dia mau nikah, begitupun Jasper," jawab Laura kesal sambil mengaduk jus miliknya.


"berarti kita harus bertindak, oh ya aku kan nyuruh loe untuk sebarin foto itu," kata Nicole.


"gue udah sebarin tapi gak berhasil, ada orang yang bisa menghapus berita itu," kata Laura.


"ya karena kita bermain dengan keluarga kuat dan juga kaya, tapi jika kita tak bisa membuat kedua pria itu berlutut di kaki kita maka kita yang rugi," kata Nicole.


"memang sekaya itu, aku bahkan tak pernah tau jika Jacob itu orang jaya, meski dia pernah mengakui saat kami berpisah," tanya Laura.


"kau tak ingat siapa nama belakang Jacob, "Smith" mereka itu keluarga kaya, dengan kekayaan di mana-mana, mereka itu pengusaha sukses, lagi pula mereka juga keluarga Shiddiq yang masuk jajaran konglomerat Indonesia," jawab Nicole.


"maka dari itu kita tak bisa melepaskan mereka begitu saja, ya sudah sekarang kita ke resort, gue capek," kata Nicole.


"oke," jawab Laura.


Jessica dan Aisyah sudah selesai dengan riasan mereka, tak lama Jacob dan Jasper juga datang.


keduanya bersikap biasa meski nyeri dan sakit masih terasa, Jacob terlihat tampan dengan setelan jas.


sedang Aisyah terlihat cantik dengan gaun panjang dan tertutup, bahkan jilbab yang membuat penampilan Aisyah sempurna.


kedua pasang itu memilih tempat yang berbeda, Aisyah dan Jacob memilih taman sedang Jasper dan Jessica memilih desa adat.


meski Jacob tak bisa bergandengan tangan ataupun memeluk Aisyah, mereka tetap terlihat mesra hanya dengan tatapan.


dan juga saling memandang dari kejauhan, bahkan aura kebahagiaan terus terpancar dari Jacob yang memandangi Aisyah penuh cinta.


keduanya berganti baju dua kali sebelum mengakhiri sesi foto itu, begitupun dengan Jasper Jessica.


"Aisyah duduklah disini dulu, kita tunggu Jessi dan Jasper dulu," pinta Jacob.

__ADS_1


"baiklah, apa perlu aku buatkan sesuatu mas?" tanya Aisyah.


"tidak perlu, nanti ada yang akan mengantarkan minuman sendiri kesini, oh ya kamu belum bilang mau pesta seperti apa untuk pernikahan kita," kata Jacob menyerahkan iPad miliknya pada Aisyah.


"apa ini?" tanya Aisyah.


"itu adalah semua tema yang di pilih oleh mommy, dan kamu harus memilih satu untuk kita," jawab Jacob.


Aisyah melihat semua tema dan terlihat begitu indah dan megah, Aisyah hanya ingin pernikahan yang sederhana dan terasa hangat.


Aisyah memilih garden party, sama seperti Jessica, dan dengan nuansa biru dan putih.


"bisakah pestanya garden party saja?" tanya Aisyah menunjukkan pilihannya pada Jacob.


"tentu, berarti pesta kita sana dengan Jessi dan jadper,meski beda warna, dan kita bisa melakukan resepsi berbarengan kalau begitu," jawab Jacob tersenyum.


"baiklah, itu lebih baik, dan undangannya mending di bagi menjadi jadi beberapa sesi agar tak terlalu penuh nanti," usul Aisyah.


"tentu, itu urusan kak Louis dan kak Mecha, kamu hanya perlu bersiap untuk menjadi pendampingku saja nanti," jawab Jacob.


tak lama Jasper dan Jessica pun luar setelah berganti pakaian, bahkan Jessica terlihat seperti gadis biasa.


ya mereka berempat akan menuju ke resort untuk makan siang meski sudah terlambat, Aisyah dan Jessica duduk di jok belakang.


mobil pun di kemudikan oleh Jasper sedang Jacob duduk di samping supir, mereka turun bersama saat sampai.


semua karyawan melihat ke arah Aisyah yang bersama para anak pemilik resort itu, bahkan Uci juga kaget.


pasalnya semua orang tak ada yang tau jika Aisyah adalah calon istri dari Jacob.


Jacob menarik kursi untuk Aisyah, begitu pun dengan Jasper yang juga memperlakukan Jessica dengan manis.


Jacob memesan makanan yang di sukai oleh semuanya, dari sudut lain ada dua wanita yang marah melihat kemesraan mereka.


bahkan Laura begitu tak menyukai saat Jacob begitu perhatian pada Aisyah yang hanya wanita kampung menurutnya.


Laura berdiri dan mendatangi meja keempat orang itu, saat sampai di meja orang itu, Aisyah terkejut melihat Laura.


Laura menyiramkan jus jeruk yang di bawanya ke arah Aisyah, Aisyah hanya kaget dengan aksi Laura.


Jacob yang melihat itu kaget dan marah, Jacob melepaskan jaketnya dan menutupi tubuh Aisyah.

__ADS_1


__ADS_2