
Aline mengerjapkan matanya dan merasa ada yg membelai pipinya. Aline terbangun dan melihat Ken tersenyum kearahnya.
" siang sayang." sapa Ken.
" apa siang!" kaget Aline.
" iya sayang, kamu tidur terlalu lama." kata Ken.
" ah.. ini gara gara mas sih, aku jadi kesiangan." kata Aline yg akan turun tapi merasa sakit di bagian intimnya.
Ken yang menyatunya langsung mengendong Aline menuju ke kamar mandi dengan tanpa mengenakan apapun.
Ken sudah menyiapkan air hangat untuk Aline berendam, setelah itu Ken meminta pak Ale untuk mengirim sarapan untuk Aline ke kamar.
setelah selesai mandi Aline sudah siap dengan dress selutut warna navi, Ken tersenyum kearah nya dan memintanya duduk untuk menghabiskan sarapan miliknya.
Aline memalingkan wajahnya karena Ken terus tersenyum kearahnya.
" ahh.. dia begitu imut saat malu, ingin rasanya aku memakannya sampai habis." batin Ken.
" mas jangan memandang ku seperti itu." kata Aline.
" habis ku begitu manis sayang." jawab Ken.
tak lama Jessi memanggil keduanya untuk berkumpul di depan karena semua orang sudah menunggu mereka.
Aline turun bersama Ken dan terkejut melihat semua orang berkumpul. Ken mengantar Aline duduk bersama Rissa. Sandra dan Kirana.
sedang Andhara dan Jessi bermain bulu tangkis. sedang para pria sedang bermain basket di lapangan khusus.
sedang para wanita hanya bercerita saling bertukar pikiran. Aline melihat Kirana yg tengah hamil tua tapi terlihat begitu bahagia.
"Aunty apa begitu menyenangkan saat hamil?" tanya Aline.
" iya Aline, aku bahkan begitu bahagia saat tau jika yg ada di kandungan ku adalah baby boy." jawab Kirana.
" lengkap dong Aunty." jawab Aline.
__ADS_1
Kirana hanya mengangguk membenarkan, Kirana merasa beruntung saat memiliki Andhara dan Ardi di hidupnya.
para pria sedang bermain basket dan mereka terlihat begitu sexy dengan kaos yg basah karena keringat.
" sayang suamiku terlalu sibuk untuk ikut." kata Sandra.
" hei maklum lah, suami mu itu menyelamatkan nyawa orang, jadi jangan mengeluh nyonya." jawab Rissa.
" iya nyonya Smith, oh ya aku tak melihat Jacob dan Devan." kata Sandra yg mencari putranya.
" mereka mungkin sedang bermain di kolam renang, tenang saja sudah ada pak Ale yg menjaga mereka." jawab Rissa.
saat tengah bersemangat bermain tak sengaja Lui melempar bola basket hingga keluar pagar rumah.
" hei ambil bro." kata Ken.
" iya aku ambil." jawab Lui.
kini Lui keluar dari mansion mewah itu, Lui melihat seorang gadis yg jatuh terduduk di trotoar.
Lui dengan santainya mengambil bola yg tak jauh dari gadis itu. gadis itu berdiri dan menatap Lui.
Lui tak menggubrisnya, merasa tak di dengarkan gadis itu mencari sesuatu dan menemukan pohon coklat dan ada buah yg masih muda.
gadis itu memetiknya dan melempar ke arah Lui dan tepat mengenai kepala Lui.
" auw.. sakit dasar gadis bar bar!" teriak Lui.
" pria gila.. Wlek...." jawab gadis itu sambil ngebut dengan sepeda nya.
Lui masuk dengan perasaan kesal sambil mengusap kepalanya yg sakit karena terkena lemparan buah coklat yg masih muda itu.
Lui bergabung dengan para wanita dan langsung duduk di depan Rissa. dengan wajah kesal.
" hei kenapa Lui?" tanya Rissa
" ahh.. aku di timpuk gadis bar bar." jawab Lui.
__ADS_1
" kenapa bisa?" tanya Ken yg masih sibuk mengunyah kue buatan Rissa.
" ya gara gara gadis itu terkena bola basket sialan itu." maki Lui.
" hei Lui, kenapa kau menyalahkan benda mati, kau saja yg tak ingin meminta maaf pada gadis itu." tebak Ardi.
" ayolah pi, Lui tak sengaja lagian dia tak luka pun, kenapa melemparkan buah coklat yg keras dan sebesar kepalan tangan." jengkel Lui.
" sudahlah sayang, ini jadikan pelajaran bagaimana pun kau harus selalu minta maaf, jika kamu bersalah jika tidak maka memaafkan mereka lebih baik oke." kata Rissa.
" iya mom.." jawab Lui.
" hei bisakah kau tak bermesraan di depanku." kata Lui melempar Ken dengan baru kecil.
" hahaha.. maka dari itu menikahlah, agar kau bisa bermesraan seperti ku, mommy tolong Carikan Lui gadis yg tepat." kata Ken.
" hei aku tak seperti mu yg harus di Carikan, aku bisa memilih gadis ku sendiri." jawab Lui.
" tapi ingat syarat yg harus di miliki jika kau yg memilih istrimu sendiri Lui." kata James.
" itu terlalu mustahil dad, bahkan di tempat ku bekerja akan sulit mencari syarat yg kau ajukan." jawab Lui.
" maka pilih istri dari kalangan biasa Lui." jawab Rissa.
" oke mom..." jawab Lui sendu.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih