
Aisyah sudah menuju Bandara untuk pergi, Aisyah sedang duduk sambil menunggu penerbangannya.
"minum dulu, jangan siksa dirimu dan juga anakmu itu," kata Stevani.
"terima kasih, tapi kenapa kamu tau aku pergi dari rumah, bahkan menunggu ku," tanya Aisyah.
"hei nona, kau lupa ya, siapa asisten terbaik mertua mu itu, lagi pula aku juga ingin kembali ke rumah, aku ingin menjalani hidup secara biasa," kata Stevani.
"bagaimana dengan uncle Jhon dan aunty crish, apa mereka akan tetap di sini?" tanya Aisyah penasaran.
"yup... dan tenang kita tak akan kelaparan atau kekurangan, karena aku sudah menyiapkan semuanya," kata Stevani tertawa.
"maaf aku merepotkan dirimu," kata Aisyah sedih.
"hei.. kita itu teman, dan tak ada yang saling merepotkan," kata Stevani memeluk Aisyah.
"apa pesawat kalian akan berangkat," suara James mengejutkan Aisyah dan Stevani.
"belum uncle, sekitar setengah jam lagi, hai pap," kata Stevani memeluk Jhon.
"Aisyah, jaga dirimu ya nak, dan lagi semua disana sudah Daddy siapkan untuk mu, dan mungkin sekitar enam bulan lagi crish akan menyusul kalian. Stevani aku titip Aisyah ya," kata James.
"terima kasih Daddy, maaf melibatkan Daddy seperti ini dalam keputusan ku," kara Aisyah.
"tenanglah, kamu menginggat kan kejadian dulu, dimana mommy mu juga memilih untuk mempertahankan Ken dan Lui, jadi sekarang Daddy akan melakukan apapun untuk mu dan calon cucu Daddy," kata James.
"tenang uncle, dia akan aman bersama ku, dan papi aku pergi dulu ya," pamit keduanya.
Aisyah pun memeluk James, dia tak menyangka akan memiliki mertua sebaik itu.
kedua wanita itu pun sudah duduk di kelas bisnis, pesawat akan membawa mereka berdua ke Perancis.
Jacob Sedang mencari Aisyah dengan menelpon semua teman maupun sahabat nya.
Rissa pun tak tau harus bagaimana menghadapi Jacob yang seperti itu, Jessica langsung merampas ponsel Jacob dan membantingnya hingga hancur.
"Jessi!" teriak Jacob.
"apa! kenapa! kau pria pengecut Jacob, setelah kau mengusirnya dan sekarang kau mencarinya seperti orang gila, dan aku yakin dia tak akan menerima bagaimana pun kau meminta maaf, karena sebagai seorang wanita, memiliki bayi dan menjadi seorang ibu adalah anugrah terindah," kata Jessi yang marah.
"jadi mulai sekarang nikmati hidupmu dengan penyesalan, dan aku yakin kamu tak akan pernah bahagia karena telah mengusir wanita yang begitu hebat dan baik, selamat kau menghancurkan hidup mu Jacob," kata Jessi yang meluapkan emosi terdalamnya.
"tenang Jessi, ingat kamu sedang hamil," kata Rissa.
__ADS_1
"tapi mommy, aku tak tau harus mengatakan apa pada putriku Ivy, dia terlalu dekat dengan Aisyah, dan sekarang," kata Jessi tiba-tiba menangis.
benar saja, Ivy yang baru tiba dari sekolah langsung berteriak mencari Aisyah.
"mami... Ivy pulang, dan lihat Ivy dapat seratus," kata ibu dengan senang.
"mami... mami... " panggil Ivy.
mendengar itu Jasper langsung mengendong Ivy san mengajaknya ke dalam kamar, sedang Jacob malah teringat Aisyah yang bersama Ivy.
"aku pria bodoh, aku pria bodoh," tangis Jacob.
Rissa langsung memeluk sang putra, bagaimana pun kini dia adalah orang yang memberikan kekuatan pada Jacob.
Aisyah pun menangis dalam diam, bagaimana pun dia tau jika Jacob melakukan itu demi kebaikan nya.
sedang di rumah Kayla, sedang ada tamu yang begitu spesial menurut keluarganya. sedang Kayla tak berniat untuk bergabung bersama mereka.
saat menerima pesan email dari Aisyah, saat membacanya Kayla terkejut, pasalnya Aisyah berpamitan untuk pergi.
api Kayla tak mungkin menanyakan lebih dalam lagi, saat tengah melamun sebuah telpon masuk ke ponselnya.
"sedang apa?" tanya Alex.
"mau jalan dengan ku, aku juga sedang bosan di rumah," kata Alex.
"tentu, tapi jemput ya pak," kata Kayla senang.
"baiklah, tapi berhenti memanggilku pak saat di luar seolah," kata Alex.
"baiklah, aku akan siap," jawab Kayla senang.
Alex pun menuju rumah Kayla, saat sampai di sana terlihat ada beberapa mobil berjajar.
Alex pun menekan bel dan pelayan yang membukakan pintu, Alex tersenyum ramah.
"maaf, apa Kayla nya ada?" tanya Alex.
"iya tuan silahkan masuk, biar saya panggilkan non Kayla sebentar," jawab pelayan itu.
Alex pun masuk, hingga tak sengaja melihat para tamu. Siska langsung melihat Alex terpesona.
sedang Satria langsung menghampiri Alex, dia tak menyangka jika teman sekolah ya itu main ke rumah.
__ADS_1
"Lex, gila gak nyangka loe main ke sini? ada perlu apa nih?" tanya Alex.
"aku hanya mau menjemput seseorang," jawab Alex.
tuan Andi melihat Alex bukan orang sembarangan, bahkan tamu tuan Andi juga terkagum melihat Alex.
tak lama terdengar suara langkah kaki menuruni anak tangga, Kayla datang dengan celana jeans dan juga jaket denim.
"maaf mas, apa menunggu terlalu lama," kata Kayla.
Siska dan tamu pun kaget, pasalnya Alex langsung tersenyum saat melihat gadis itu turun.
"dek, apa dia kekasih mu?" tanya Satria.
"tanya aja sendiri, dia di samping mas Satria," kata Kayla.
"maaf ya Satria, aku tak tau jika dia adikmu, jadi kami baru saja bersama," kata Alex.
"pintar jamu memilih cowok, cucu dari keluarga as Shiddiq, dan pemilik yayasan Shiddiq," kata Satria.
"ma, pa, Kayla boleh pergi," izin Kayla.
"tentu, tapi ingat jangan pulang malam, dan nak Alex titip Kayla," kata pak Andi.
"tentu om, kami permisi dulu, duluan bro," kata Alex.
saat kepergian keduanya, Siska dan putri dari tamu pak Andi terlihat begitu kesal.
"kenapa Melinda, menyesal sudah menyakiti cowok setajir itu, bahkan kau lupa jika memiliki nama as Shiddiq di belakang nya," kata Satria mengejek.
"gak tuh, aku bahkan sudah mengenal pimpinan Shiddiq Grub saat ini, dia begitu muda dan juga tampan, aku pasti akan bisa membuatnya bertekuk lutut padaku," kata Melinda sombong.
"jangan sombong dulu nona, kau tak tau jika dia sudah menikah, dan bahkan dia begitu mencintai istrinya," jawab Satria.
sedang Kayla dan Alex menuju ke sebuah restoran romantis berdua, mereka pun makan malam.
setelah itu mereka berjalan-jalan menikmati suasana kota Surabaya di malam hari, "pak Alex, sebenarnya kita ini gimana sih?" tanya Kayla.
Alex pun berdiri di depan Kayla, "sebenarnya aku jatuh cinta padamu, itu sebabnya jika kamu terkena masalah, Aisyah akan membawa mu padaku, sebab dia adalah orang yang tau segalanya tentang ku," jawab Alex.
"tapi sekarang dia pergi," jawab Kayla.
"dia tak akan pergi lama, aku yakin, dan Mulai hari ini maukah kamu jadi kekasihku?" tanya Alex.
__ADS_1
"tentu, aku juga menyukai mu pak," kata Kayla memeluk Alex.