Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
S2_ senyum mu kembali..


__ADS_3

" ya maaf... " kata Sandra..


" Hem..." saut Rissa yg terus berkutat dengan menghias kuenya..


", aku boleh tanya..." tanya Sandra..


" apa.. ", jawab Rissa..


" kau sudah pernah ciuman bibir Rissa..." tanya Sandra..


" memang kenapa kau tanya seperti itu..." tanya Rissa...


" mau tau saja..." jawab Sandra..


" kalau kamu gimana..." tanya Rissa...


" sering lagi.. habis kak Bima enak sih... seksi..." kata Sandra


" hah.. kau bilang apa..." kata Rissa..


" jangan bilang kau belum pernah ya.. kasihan amat tuan Arthur punya istri norak..." ejek Sandra..


" hei.. aku juga pernah tau..." jawab Rissa tak mau kalah...


" mama... Rissa udah gak suci...." teriak Sandra sambil berlari keluar dapur..


" Sandra...." teriak Rissa..


kini mereka saling berkejaran.. bahkan pak Joko hanya tersenyum melihat tepung menjadi begitu berantakan dan berserakan...


Sandra terus berlari sambil berteriak...


" mama... papa... Rissa udah gak suci... dia udah begituan..." teriak Sandra..


" hei hentikan ucapan mu... " kata Rissa mengejar Sandra..


sedang semua orang yg di ruang tamu terkejut mendengar teriakan Sandra yg sedang berlari dari kejaran Rissa...


mereka bahkan tak sadar jika di ruang tamu ada keluarga yg bersitegang.. tapi tertawa melihat tingkah dua saudari itu..


" tolong.. Sandra.. Rissa udah gak suci.. dia udah... aduh..." kata Sandra mendapat lemparan bantal dari Rissa..


" hei hentikan omong kosong mu Sandra.. " kata Rissa terus mencoba menangkap Sandra..


" Wek.. gak kena...." ledek Sandra..


" kesini kalau berani..." kata Rissa


kini Sandra berlari ke halaman depan.. Rissa terus berlari mengejarnya.. jadilah rumah itu begitu berisik dengan ulah dua saudari itu...


" semoga dengan keceriaan dan kesabaran nyonya bisa membuat tuan menjadi pribadi yg makin baik..." batin crish..


" aku bahagia melihat senyum itu kembali pada bibir indahmu.. semoga tak ada yg akan merenggut nya..." batin sandi..


sedang dua orang gadis itu berlarian.. kemudian Sandra kecapekan dan terduduk di rumput taman.. begitupun Rissa.. kini mereka malah tertawa bersama...


mereka begitu senang karena sudah lama tak saling bercanda... Rissa begitu bahagia bisa bermain dengan Sandra..

__ADS_1


" aduh kuenya belum selesai...", kata Rissa berjalan masuk..


" hei tenang lagi..." kata Sandra...


" kini giliran aku..." kata Rissa tersenyum..


" hei apa maksudmu..." kata Sandra...


" papa.. mama... Sandra sering berciuman dengan kak Bima.. bahkan kata Sandra bibir kak Bima seksi..." teriak Rissa sambil berlari masuk ke rumah...


" hei hentikan omonganmu Rissa...." teriak Sandra...


kini ganti Rissa yg berlari dari kejaran Sandra... bahkan mereka kembali saling mengejar hingga membuat sandi memegang keningnya...


" ya Alloh semoga para suaminya sanggup menghadapi sikap kekanakan kedua putriku..." kata sandi..


kini Sandra berhasil menangkap Rissa dan mereka kembali tertawa bersama.. kini kue pun jadi meski dapur sudah menjadi kapal pecah akibat ulah Sandra dan Rissa..


para maid membersihkan sedang Rissa dan Sandra naik ke lantai atas untuk berganti pakaian karena pakaian mereka kotor..


" apa aku bisa berbicara dengan Rissa..." pinta Syarif..


" maaf tuan.. tuan Arthur tak mengizinkan anda berbincang dengan nyonya.. selama tuan Arthur tak bersama nyonya.. tuan tak mau nyonya terluka lagi..." jawab crish..


" apa aku seburuk itu..." kata Syarif..


" saya hanya menjalankan perintah dari tuan Arthur..." jawab crish..


" semoga Rissa bahagia dengan suaminya.. " kata Rafi..


" itu pasti.. karena tuan sudah mencintai nyonya dari awal pertemuan mereka... kalau begitu saya permisi.. karena ada yg ingin saya bicarakan dengan nyonya..." kata crish pamit..


tiba tiba handphone Ardi berdering.. dan tertera no Jhon yg menghubunginya.. Ardi mengangkat telpon... setelah selesai dia kembali duduk bersama keluarganya..


" pa.. besok kita harus ke Belanda untuk membahas tuntutan untuk OMAR... pesawat dan semua sudah di siapkan oleh Arthur.. dan kita di minta semuanya untuk pergi karena akan ada makan malam sebagi pengenalan Rissa sebagai anggota baru keluarga Smith.." kata Ardi..


" baiklah.. nanti kita bersiap..." kata sandi..


kini mereka melanjutkan berbincang santai.. sedang Sandra dan Rissa sedang bercanda saat crish masuk dan menemui mereka...


" nyonya apa saya bisa berbicara..." tanya crish..


", silahkan.. tapi biarkan Sandra di sini tak masalah kan..." tanya Rissa..


" baiklah nyonya..." kata crish..


kini crish duduk di depan dua orang gadis itu.. crish mulai memberikan iPad nya pada Rissa..


" apa ini..." tanya Rissa..


"itu adl tuntutan yg di ajukan untuk tuan Omar.. dan juga anggota tim anda sudah di siapkan oleh tuan.. dan besok anda akan berangkat ke Belanda bersama keluarga anda..." kata crish..


" baiklah.. biar aku pelajari dulu dan nanti aku akan bersiap..." kata Rissa...


" wih liburan... eh ya ayo sekarang kita buat kejutan dengan Abang... tapi kamu yg jadi sasaran utama..." kata Sandra..


" kok aku sih.." kata Rissa

__ADS_1


" kan kamu yg punya masalah jantung.. jadi biar meyakinkan lagi..." kata Sandra..


" hei itu bukan mainan Sandra... apa menurutmu enak punya penyakit seperti itu..." kata Rissa..


" ayolah kita cuma buat kejutan..." mohon Sandra..


" kau saja yg pura pura jatuh dari tangga.. trus gagar otak gimana..." kata Rissa


" apa kau gila Rissa..." kata Sandra..


" makanya gak usah aneh aneh..." kata Rissa...


" yaudah Mia turun ah dulu.. nanti kita cari caranya..." kata Sandra..


kini mereka turun menuju ke dapur.. naas kaki Rissa terpleset dan dia jatuh dari tangga dan kepalanya terbentur lantai lumayan keras...


" Rissa...." teriak Sandra..


" nyonya..." teriak crish berlari ke arah Rissa...


semua orang yg berada di ruang tamu kaget mendengar teriakan Sandra dan crish.. semua menuju ke arah teriakan dan kaget melihat Sandra dan crish yg di samping Rissa yg pingsan...


" kenapa dengan Rissa..." kata Ardi..


" dia kepleset bang.. " kata Sandra menangis...


" kita bawa ke rumah sakit..." kata Ardan..


Ardi sudah mengendong Rissa.. tanpa di sadari Rissa tersenyum dan tertawa...


" hahaha... kalian terlalu panik... aku tak apa apa..." kata Rissa..


" ish.. kau membuat kami jantungan..." kata Ardi yg masih mengendong Rissa..


" maaf.. habis Sandra begitu cerewet..." kata Rissa...


" hais.. kau menyebalkan...." teriak Sandra..


" anda membuat saya kena serangan jantung nyonya..." kata crish...


" maaf maaf... aku cuma bercanda.. dan selamat ulang tahun yg ke 24 bang...." kata Rissa memeluk Ardi...


" terima kasih..." jawab Ardi..


" selamat ulang tahun juga Abang Ardan dan Arka..." kata Rissa dan Sandra..


" terimakasih.. dan hadiah nya mana..." tanya Ardan dan Arka..


" mau ponakan minta Rissa oke.. aku masih mau kuliah..." kata Sandra..


" emm... jangan nya aku takut..." kata Rissa ngeri...


.


.


.

__ADS_1


.


Mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘😍 terima kasih


__ADS_2