Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
S2_ roti sobek


__ADS_3

Wulan dan arka sudah pulang.. sedang Sandra keluar mencari jus untuk dia dan Rissa...


" kakak mau mandi dulu.. " tanya Rissa..


" tunggu sebentar aku masih ingin bersama mu...", jawab James...


" apa kakak tak lelah.. " tanya Rissa..


" sebenarnya iya sih... tapi sudah hilang saat melihat senyum mu..." kata James..


" kak James pintar menggombal sekarang..." kata Rissa tersipu malu..


tak lama Jhon datang dengan bubur ayam.. kini James dan Jhon sarapan sedang Rissa sedang membaca buku...


tak lama Rafi dan Syarif visit... Syarif kaget melihat James sudah ada di ruangan Rissa...


" selamat siang Rissa... wah ada suaminya ternyata..." kata Rafi..


" selamat siang om..." kata James berdiri menyalami Rafi dan Syarif..


" iya kalian lanjutkan... saya cuma ingin melihat keadaan Rissa... mungkin kalau stabil sudah boleh pulang..." kata Rafi...


James dan Jhon kembali melanjutkan sarapan mereka.. Syarif memeriksa Rissa.. sedang Rafi melihat wajah Syarif yg datar..


" bagaimana perasaan mu Rissa... " tanya Rafi..


" lebih baik Pi.. kemarin Rissa hanya sedang syok atas kematian Oma.. makanya drop.." jawab Rissa...


" owh.. begitu..." jawab Rafi..


" semuanya baik dan normal..." kata Syarif..


" boleh Rissa pulang.. tapi ke Belanda.." kata Rissa..


James dan Jhon kaget mendengar perkataan Rissa... sedang Rafi melihat Syarif... Syarif hanya diam..


kini James menyelesaikan sarapan dan menghampiri Rissa...


" sayang.. kamu baru sembuh.. tak mungkin kita menempuh perjalanan yg begitu jauh..." kata James..


" tapi aku tak mau kakak meninggalkan pekerjaan di sana.. lagian aku tak apa apa... di sana juga banyak yg akan menjagaku.." kata Rissa...


" bagaimana om... apa tak masalah..." tanya James pada Rafi..


" bagaimana Syarif.. apa tak masalah Rissa melakukan perjalanan jauh itu..." tanya Rafi..


" tak masalah pa.. asal kan dia bisa menjaga emosinya dan tak merasa tertekan dan banyak pikiran.." jawab Syarif..


" baiklah.. tapi kalian mungkin harus menghadap ke kak sandi dulu..." kata Rafi tersenyum..


" itu urusan Rissa.. dan Rissa yakin pasti papa memberi izin... " jawab Rissa..


" baiklah itu jadi urusan kalian... nanti suster akan melepas infus dan Rissa sudah boleh pulang..." kata Rafi...

__ADS_1


" terima kasih papi..." kata Rissa..


" terima kasih om.." jawab James..


" baiklah..papi harus visit ke pasien yg lain... oh ya.. James mulai sekarang panggil papi seperti istrimu ya.. karena kamu sekarang adl keluarga Shiddiq..." kata Rafi..


" iya om.. eh.. papi..." jawab James..


kini Rafi dan Syarif keluar.. Jhon pun mengangguk hormat..


" Jhon kamu urus kepulangan Rissa... dan kita akan pulang ke rumah besar Shiddiq..." kata James...


" baik tuan..." kata Jhon...


kini James bersiap membereskan barang barang Rissa.. setelah itu dia mandi karena gerah.. sedang Sandra yg baru masuk sambil cemberut...


" selamat siang..." kata Sandra..


" ada apa sih.. kenapa itu muka di tekuk gitu..." tanya Rissa..


" huh... aku ketemu hantu sialan.. ahh.. cowok gila..." umpat Sandra


" siapa sih yg berani ganggu kamu..." tanya Rissa..


" gak tau tuh orang gila.. berani dia cari gara gara sama aku.. untung ganteng.. bule lagi.." kata Sandra..


" huh.. dasar.. " kata Rissa merebut jus miliknya..


" eh.. suami mu kemana.. trus tuh ajudannya juga kemana..." tanya Sandra..


" oh.. udah boleh pulang ya... bawa mobil ku aja.. aku tadi bawa mobil milik bang Ardan kok.. muat lah untuk ... wow.. roti sobek..." kata Sandra tak sengaja melihat James yg keluar dari kamar mandi telanjang dada...


James kaget langsung kembali ke kamar mandi... sedang Rissa menoyor kepala Sandra...


" gila itu badan kok bagus banget..." kata Sandra..


" heh itu punya ku... sana lihat punya kak Bima.. jangan ganggu punyaku..." kata Rissa..


" pelit.. dulu kita sering berbagi loh... " kata Sandra..


" tapi itu kan lain... " jawab Rissa...


kini James keluar dengan baju lengkap.. Sandra tersenyum melihat James.. sedang Rissa tak habis pikir dengan saudarinya itu.. selalu senang melihat perut six pack.. dan biasanya trio Ar yg menjadi korban.. karena sandi tak pernah bertelanjang dada setelah kedua putrinya dewasa...


Jhon pun menghampiri ruangan Rissa bersama seorang suster.. suster itu melepas jarum infus Rissa.. Jhon dan Sandra membawa barang barang Rissa..


" apa kamu bisa jalan sayang..." tanya James..


" bisa kak.. " jawab Rissa..


James yg tak sabar pun langsung mengendong Rissa ala bride style.. Rissa menyembunyikan wajahnya karena malu..


" mereka so sweet banget sih... aku kapan ya..." kata Sandra..

__ADS_1


" sebentar lagi nona.. tenang..." jawab Jhon tersenyum..


" kau benar.. bait hari ini aku jadi supir.. kamu bisa istirahat oke..." kata Sandra..


" terima kasih nona.." kata Jhon..


" tak masalah..." jawab Rissa..


kini mereka sedang berada di parkiran.. Sandra membawa mobil jaguar milik Ardan.. Rissa tau pasti sekarang Ardan tengah mengamuk karena mobilnya di bawa Sandra..


" Sandra.. siap siap kamu di amuk bang Ardan karena mobilnya kamu bawa..." kata Rissa..


" tenang.. tadi ibu ratu yg nyuruh.. jadi bang Ardan gak mungkin berani ngamuk.. kalau mau ngamuk tinggal minta tolong sama ibu ratu dan papa raja... pasti diem... ha-ha-ha" jawab Sandra..


kini mereka menuju ke rumah besar Shiddiq.. saat mobil yg di kemudikan Sandra memasuki gerbang.. terlihat mobil dari Vita dan salsa sedang berjejer...


" aduh.. pada kumpul semu nih... pasti geng Curug heboh nih..." kata Sandra..


" aduh.. aku lupa gak beli oleh-oleh pas pulang dari Belanda lagi..." tambah Rissa..


" tenang nyonya dan nona.. tuan sudah menyiapkan oleh oleh untuk keluarga kalian.. dan mungkin sudah sampai..." kata Jhon..


kini Jhon dan Sandra turun dan mengambil barang di bagasi sedang James mengendong Rissa menuju ke dalam rumah..


benar saja mereka sudah di sambut oleh keluarga besar Shiddiq... bahkan James jadi bintang utama karena semua ingin bertemu dan berkenalan..


sandi menghampiri James yg sedang mengendong Rissa...


" kamu bawa ke atas dan kalian istirahat dulu ya... dan Jhon kamu juga istirahat.. " kata sandi..


" baik pa..." jawab James..


" terima kasih tuan..." jawab Jhon..


kini James menuju ke kamar Rissa... sesampainya di kamar James menidurkan Rissa di ranjang... dan James juga memeluknya dari belakang..


" aku sangat mencintaimu.. jangan sakit ya.. itu juga membuat ku sakit..." kata James..


"iya kak.. maafkan aku ya.. merepotkan mu..." kata Rissa..


.


.


.


.


selamat hari kemerdekaan republik Indonesia... merdeka.. merdeka...


.


.

__ADS_1


.


Mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘😍😘 terima kasih


__ADS_2