
" apa yg kau ingin kan... tolong lepaskan Rissa..." kata James ..
" aku ingin wanita ini.. jadi kau harus menjatuhkan talak..." kata Syarif..
" tidak akan..." jawab James...
" berarti kau ingin melihat wanita ini mati..." kata Syarif mengarahkan pistol nya ke kepala Rissa...
" baiklah... Clarissa Azzalea Smith.. aku James Arthur Smith men.. menjatuhkan TALAK TIGA padamu..." kata James..
Syarif melepas kan Rissa setelah mendengar jatuh talak.. Rissa berlari ke arah James dan memeluknya...
" hei.. kau ******.. kenapa memeluk pria yg bukan mahram mu..." teriak Syarif...
" tapi talak itu tidak sah.. karena aku sedang hamil.. jadi talak tidak bisa di jatuhkan saat aku masih hamil..." kata Rissa..
James kembali memeluk Rissa... James tak menyangka jika Rissa sedang hamil anak ketiga mereka...
" sialan... mati kalian..." kata Syarif akan menembak..
dor.. dor.. dor... suara tembakan terdengar.. James yg berdiri melindungi Rissa kaget karena dia tak terkena tembakan..
malah Syarif yg jatuh karena tembakan dari anak buahnya yg juga membunuh semua anak buah Syarif...
kini James memeluk Rissa saat akan nik ke helikopter.. tapi tanpa di duga Syarif belum mati.. Syarif akan menembak James tapi..
dor.. peluru meluncur ke arah Rissa dan James.. sedang Syarif kembali mendapat tembakan dari anak buah Syarif...
peluru yg di tembakkan Syarif mengenai lengan James yg menopang mereka.. Rissa yg melihat James kesakitan pun tak tega...
boom... lapar yg di gunakan Syarif di ledakkan.. Rissa menangis melihat keadaan James yg terus mengeluarkan darah dari luka tembak nya..
" tolong lepaskan aku..." minta Rissa..
" tidak.. aku tak mau melepaskan mu.. lebih baik aku mati setelah menyelamatkan kalian..." kata James menahan rasa sakit..
" aku mohon.. aku tak bisa melihat mu seperti ini.. dan yakinlah kita akan terus bersama dan aku selalu ada di sini..." kata Rissa menyentuh dada James..
" aku tak mu kehilangan mu.." kata James..
" maafkan kami.. aku selalu mencintaimu dan tolong jga kedua putra kita demi aku.. maaf..." kata Rissa ..
Rissa melepaskan pelukan James dan sekarang Rissa akan jatuh tapi James masih menahan tangan Rissa..
Rissa tersenyum dan melepas genggaman James sambil berucap "maaf".. Rissa pun jatuh ke laut dan tersapu ombak..
" RISSA...." teriak James..
" mommy...." teriak kedua putra mereka...
James sampai di helikopter dan memeluk putranya.. Jhon memerintahkan semua anak buahnya untuk menyelam dan mencari keberadaan Rissa...
helikopter pun mendarat dan James langsung ikut naik speed boat bersama Jhon dan kedua putranya..
tiba tiba laut menjadi begitu ganas karena ombak yg begitu besar pencarian pun makin sulit.. meski James telah menyebar anak buahnya untuk mencari keberadaan Rissa tapi belum ada yg bisa menemukan nya...
sudah sekitar 3jam pencarian.. tapi belum membuahkan hasil.. James tak putus asa.. tapi dia melihat kedua putranya yg begitu lemah karena kejadian penculikan dan hilang nya Rissa..
" Jhon bawa tuan muda Ken dan Lui pergi dari sini.. dan telpon dokter untuk memeriksa mereka.." perintah James..
" baik tuan..." jawab Jhon..
" tidak.. aku mau menunggu mommy.. aku tak mau pergi..." bentak Ken..
__ADS_1
" Ken.. Daddy mohon.. Lui sudah begitu lemah.. dan kau tak mau mommy sedih melihat kalian sakit.. pasti mommy akan sedih.. jadi kalian pulang.. tunggu Daddy dan mommy di rumah oke..." kata James..
Ken melihat Lui yg sudah lemah sambil menangis di pojokan kapal.. akhirnya Ken mengalah..
" baiklah.. tolong bawa mommy kembali kepada kami.." kata Ken..
" iya sayang..." kata James memeluk putranya..
kini Jhon membawa Ken dan Lui menginap di sebuah hotel mewah milik Rissa yg di kelola oleh Leo..
kini Ken dan Lui sedang di periksa oleh dokter karena keadaan mereka yg drop.
" bagaimana keadaan tuan muda dokter..." tanya Jhon..
" maaf tuan.. mereka mengalami syok berat dan juga kelelahan yg parah.. untuk Ken dia sedikit lebih baik dari Lui karena fisik Lui yg lebih lemah.. dan saya sarankan agar saat mereka sehat mereka melakukan konseling bersama ahli spikiater untuk kesehatan mental mereka..." kata dokter..
" baiklah.. dan saya akan memberitahu tuan besar.." jawab Jhon..
" baiklah.. untuk saat ini saya hanya memberi infus dan vitamin.. untuk membuat keadaan mereka kembali membaik..." kata dokter seraya pamit pada Jhon..
di laut lepas.. rombongan dari asisten Kevin bersama para anak buahnya membantu James mencari keberadaan Rissa..
Kevin menyuruh anak buahnya menyusuri semua pulau di sekitar jatuhnya Rissa.. sedang Kevin melakukan penyelaman bersama James..
pagi pun datang.. saat Kevin dan James naik ke atas kapal tiba tiba James pingsan karena kelelahan..
Kevin membawa James menuju ke rumah sakit.. James mendapat penanganan untuk memulihkan keadaan nya dan mengeluarkan peluru yg ada di tangannya..
hari berganti tapi anak buah dari James dan Ardi belum bisa menemukan Rissa.. James pun tak berhenti meski keluarga besar sandi sudah mengikhlaskan hilangnya Rissa...
dengan keadaan dari kedua putra nya yg mengalami traumatis James memutuskan untuk membawa mereka berdua kembali ke Belanda untuk pengobatan...
hari ini James bersama Ken dan Lui sedang berpamitan dan tak di sangka singa betina as Shiddiq datang dengan marah..
" aku sedang tak ingin bermasalah dengan mu Sandra.." kata James yg sudah bangun dari duduknya..
" tapi ini adl pesan dari Rissa sebelum kejadian itu..." kata Sandra..
James yg akan pergi berbalik dan menatap Sandra sedang Edward juga mengangguk mengiyakan...
kini mereka semua berkumpul bersama di ruang movie teater... Sandra memerintahkan asistennya untuk memutar video yg dikirim Rissa sebelum kejadian itu...
semua sedang serius melihat ke arah layar lebar tersebut.. tak lama terlihat Rissa yg masih memegangi kepalanya..
" assalamualaikum semua.. ( kata Rissa sambil menangis...)
maafkan aku yg mengambil keputusan ini sendiri.. dan akan membuat kalian semua terluka terlebih suami ku dan kedua putra yg begitu aku sayangi..
aku tau masa lalu kami datang menuntut balas.. aku tak mau kedua putra ku dan juga Kirana yg jadi korban... aku memilih mengorbankan diriku..
tapi aku juga baru tau jika aku akan mengorbankan calon bayiku... ( Rissa menunjukkan hasil tes kehamilan miliknya ke arah kamera..)
maafkan mommy untuk Ken dan Lui harus meninggalkan kalian berdua... dan maafkan istrimu ini yg meninggalkan mu dan aku mohon jaga dan besarkan kedua putra kita..
untuk mama dan papa... Rissa minta maaf belum menjadi anak yg berbakti.. dan untuk semua saudara dan saudariku.. maafkan aku..
selamat tinggal.. aku mohon hidup lah untuk mommy.. dan berdoa kita akan selalu bersama...
ilove you forever.. James Arthur Smith...
mommy love you... KENNARD CASANOVA SMITH and LOUIS ANTONIO SMITH...
maafkan mommy..." kata Rissa mengakhiri videonya..
__ADS_1
James tersenyum dan memeluk kedua putranya.. kini mereka sudah berpamitan pada kelurga besar as Shiddiq..
James berjanji membesarkan kedua putranya dengan baik dan penuh cinta.. meski tanpa kehadiran Rissa di sampingnya...
season 2 tamat......
.
.
.
.
.
.
.
.
.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
.
.
.
.
.
.
sebelum itu... ada sebuah kapal nelayan yg tak sengaja menjaring sesuatu.. mereka pikir itu adalah mayat..
" pak kita menemukan mayat..." panik sang putra..
" tunggu kita lihat dulu.. ayo angkat ke atas perahu..." perintah sang ayah..
merekapun menaikan seorang wanita yg terlihat pucat dengan kepala terluka... sang ayah memeriksa nafas dan denyut nadi..
" ayo kita kembali..." perintah sang ayah...
merekapun memutuskan untuk kembali ke pulau nelayan dan tidak melanjutkan melaut karena tiba tiba ombak tak bersahabat...
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍 terima kasih