Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
S2_ kau kejam


__ADS_3

Rissa merasa sakit di pipi bekas tamparan keras dari Syarif.. dia harus kuat demi kedua putranya dan juga Kirana..


" apa yang kau inginkan bang... kenapa kau tak bisa membiarkan aku bahagia..." kata Rissa menatap Syarif..


" kau hanya boleh bahagia dengan ku.." kata Syarif..


" kau kejam bang.. kau kejam bang..." teriak Rissa..


" diam..." bentak Syarif..


Syarif mengambil 2 rotan di pojok ruangan dan ingin memukul Ken dan Lui.. Rissa yg tau dengan sisa tenaga berusaha melindungi kedua putranya...


plak.. plak... dua pukulan menghantam punggung Rissa yg memeluk Ken dan Lui... Ken dan Lui ketakutan.. sedang Rissa menahan sakit demi putranya..


" tenang sayang.. mommy di sini.. dan mommy akan melindungi kalian oke..." kata Rissa


" kenapa kau melindungi anak dari pria brengsek itu..." sarkas Syarif...


Rissa tak menjawab.. dia terus menenangkan kedua putranya yg masih syok melihat semua kekerasan yg terjadi...


" sialan.. masukkan mereka semua kembali ke sel..." perintah Syarif..


" dan kau Aurora jika masih ingin balas dendam jangan berani menyiksa mereka lagi atau kau yg akan ku bunuh jika berani menyentuh Rissa..." ancam Syarif...


kini Rissa beserta Ken. Lui. dan juga Kirana di masukan kembali ke dalam sel.. kini Rissa mencoba membangunkan Kirana yg pingsan karena siksaan Aurora..


Rissa memangku kepala Kirana.. sedang Ken dan Lui memeluknya..


" tenang... mommy di sini.. lihat mommy baik baik saja..." kata Rissa..


" mommy.. kenapa Daddy belum datang menjemput kita di sini..." tanya Ken..


" Daddy masih di jalan sayang.. kita berdoa supaya Daddy cepat sampai ya..." kata Rissa...


" mommy apa ini sakit..." tanya Lui..


" tidak sayang.. mommy baik baik saja.. dan mommy ada berita baik untuk kalian.. tapi kalian janji harus kuat berjuang bersama mommy... " kata Rissa tersenyum pada kedua putranya...


". kabar baik apa mommy..." tanya Ken...


Rissa mengambil tangan Ken dan Lui kemudian meletakkan tangan mereka ke perut Rissa..


" kita berjuang bersama.. karena di sini ada calon adek kalian.. maaf mommy juga baru tau..." kata Rissa..


" benarkah.. terima kasih.. Ken akan melindungi mommy, Lui dan juga adek di perut mommy..." kata Ken senang..


" kalian bisa janji.. jika terjadi sesuatu pada mommy.. kalian harus hidup bahagia.. dan pastikan jika kak Kirana jadi mami kecil kalian.." kata Rissa..


" tak akan terjadi sesuatu pada mommy..." kata Lui..


" iya.. tapi apa kalian mau berjanji..." kata Rissa..


" baik.. Ken dan Lui berjanji...." kata mereka kompak..

__ADS_1


Rissa mencoba menyadarkan Kirana dari pingsannya.. saat Kirana sadar tanpa di duga Syarif datang bersama seluruh anak buahnya...


" bawa Rissa dan kedua putranya keluar.. dan kalian jaga gadis ini di sini.." kata Syarif..


kini Rissa dan putranya di seret keluar ruangan bersama Syarif.. Rissa terus berontak.. Syarif yg kembali marah menampar pipi Rissa..


sedang Arthur Folke yg melihat semua itu mencoba menghentikan Syarif yg mulai hilang kendali...


" Syarif hentikan kau sudah begitu melukai Rissa..." kata Arthur Folke


" diamlah.. terserah dengan apa yg akan aku lakukan pada mereka... dan berhenti mengurusi semua urusan ku... dan berhenti bersikap sok peduli padaku...." bentak Syarif..


" opa.. tolong kami... selamatkan mommy..." kata Ken dan Lui..


" Syarif.. cintamu sudah gila.. ini tak benar.. kau menyakiti Rissa.." kata Arthur Folke..


" diam..." kata Syarif... dor.. dor...


Rissa kaget karena melihat Syarif yg tega menembak Arthur Folke ayah nya.. bahkan Ken dan Lui harus melihat kekejaman itu di depan mereka..


" bawa mereka pergi..." perintah Syarif..


" kali ini kau akan menyusul mami... karena mu aku harus menjalani hidup seperti ini..." kata Syarif meninggalkan Arthur Folke yg terluka...


kini Syarif membawa ketiga orang itu menuju ke sebuah kapal untuk menuju pulau milik nya dan jika itu terjadi maka. di pastikan James tak bisa menyelamatkan ketiga orang itu...


kini Deren membimbing rombongan dari James dan Ardi.. mereka membawa begitu banyak anak buah karena tak tau itu misi penyelamatan atau bunuh diri..


James menemukan Arthur Folke yg terluka, dan Arthur Folke mengatakan jika Rissa sudah di bawa pergi dari tempat itu.. jika itu terjadi maka James tak mungkin bisa menemukan istri dan juga kedua putranya..


James membagi anak buahnya.. Deren melakukan pertolongan pertama pada Arthur Folke..


" maafkan aku.." kata Arthur Folke sebelum pingsan...


kini James dan Jhon menuju ke pelabuhan untuk mengejar Syarif dan anak buahnya..


" tuan.. sebaiknya kita memakai helikopter untuk mencari mereka.. dan biar anak buah kita yg mengunakan kapal dan bisa menghabisi dari dekat..." kata Jhon..


" baiklah.. kita gunakan helikopter..." jawab James..


Jhon menelpon anak buahnya agar menyiapkan helikopter dan juga kapal speed boat..


mereka semua berpencar.. James dan Jhon mengunakan helikopter untuk mencari keberadaan Rissa dan juga kedua putranya..


helikopter itu menyusuri seluruh laut.. dan dari kejauhan mereka melihat sebuah kapal berkecepatan tinggi melaju..


James memastikan jika dia melihat Rissa dan juga kedua putranya yg sedang terikat bersa para pria bersenjata...


Jhon memerintahkan anak buahnya untuk mengepung kapal itu.. dan tak lama kapal yg di tumpangi Syarif terkepung...


" brengsek.. kenapa mereka bisa secepat ini menemukan kita..." bentak Syarif..


" lihat bang... James sudah menemukan kita.. apa yg ingin kau lakukan sekarang..." kata Rissa...

__ADS_1


Syarif terdiam.. tak lama sebuah lampu menyorot kearah Rissa. Ken dan Lui..


" Daddy..." teriak Ken dan Lui...


" kalian berdua harus mati... sebum aku mati..." kata Syarif mengacungkan pistolnya pada Ken dan Lui..


" tunggu.. jangan lukai mereka.. aku akan menuruti semua keinginan mu.. tapi biarkan mereka selamat..." pinta Rissa...


" baiklah.. " kata Syarif menyeret Rissa kearahnya..


kini James dan Jhon turun dengan tali ke kapal yg di tumpangi Syarif dan anak buahnya..


" aku akan membiarkan kedua putra kalian selamat.. tapi kau dan James harus tinggal.." bisik Syarif...


" baiklah..." jawab Rissa dengan air mata ..


James begitu marah melihat keadaan Rissa yg sudah kacau.. baju robek dan rambut Rissa yg terlihat...


" kau brengsek.. berani berbuat seperti itu pada istriku..." bentak Syarif..


" aku bisa melakukan lebih.. mau lihat..." kata Syarif mulai mengangkat wajah Rissa.. dan mulai mengelus pipi Rissa di depan James.. Rissa pun mengeleng kan kepalanya jijik..


" Jhon... bawa kedua putraku pergi dari sini.. ini perintah .." kata Rissa..


" baik nyonya... " kata Jhon..


kini Jhon mendekati Ken dan Lui.. saat Jhon mendekat anak buah Syarif menghalangi nya...


" biarkan pria itu membawa dua bocah itu.. aku akan bermain dengan kedua orang tuanya... benarkan sayang..." kata Syarif tersenyum mengejek..


" jauhkan tangan kotormu dari istriku..." bentak James..


" Daddy.. " kata Ken dan Lui.. memeluk James..


" kalua. ikut uncle Jhon dulu.. Daddy harus selesaikan urusan ini.. ahar kita bisa hidup bersama oke..." kata James..


" baik Daddy.." kata Ken dan Lui..


kini Rissa mengangguk pada kedua putranya.. Jhon membawa kedua bocah itu naik ke helikopter..


.


.


.


.


.


.


mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍 terima kasih

__ADS_1


__ADS_2