Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
Ak_ baik baik saja.


__ADS_3

keesokan paginya Aline terbangun pukul 10 pagi, Aline mengusap foto Ken yang tengah tersenyum.


"aku kuat demi kamu dan anak anak kita," gumam Aline.


Aline menuju ke kamar mandi setelah selesai, Aline keluar dan di sambut oleh pak Jun, "selamat pagi nona besar," sapa pak Jun


"ini sudah siang pak, kemana mommy?" tanya Aline duduk di meja makan.


"nyonya besar sedang ke sekolah tuan Jacob karena tadi tuan muda membuat keributan di sekolah," kata pak Jun.


"aish, bocah itu tak berubah kemudian kemana yang lain?" tanya Aline sambil menerima susu miliknya.


" tuan Lui dan nona Mecha ada di rumah samping nona," kata pak Jun.


" baiklah, bisakah aku minta omlete dengan keju dan juga salad sayuran," pinta Aline.


" baik nona besar," kini pak Jun memerintahkan para maid membuat pesanan Aline.


sedang pak Jun mengawasi Aline, ponsel Aline bergetar dan nomer telpon Kakashi yang tertera di layar.


Aline menerima panggilan telpon dari Kakashi.


"hallo om, selamat siang?" kata Aline.


"siang sayang, gimana keadaan mu baik baik saja kan?" tanya Kakashi.


"Aline baik kok om, oh ya bagaimana keadaan suami Aline di sana?" tanya Aline.


" suamimu baik, sekarang tabib keluarga dan juga dokter sedang mengusahakan untuk membuat kesadaran Ken kembali," kata kakashi.


" terima kasih.." lirih Aline.


"hei kita itu keluarga dan kewajiban om membuatmu bahagia, oh ya tadi om mengirim anak buah kepercayaan om untuk membantu mu dan Ozil," kata Kakashi.

__ADS_1


"kenapa?" tanya Aline.


"ayolah sekarang kamu kan mengambil tanggung jawab suamimu, dan musuh mu tak sedikit jadi Ozil dan Moa akan menjaga mu dan juga kandungan mu, mengerti kan," kata Kakashi.


" baiklah om, jika itu yang menurut om adalah yang terbaik," jawab Aline.


"baiklah, om harus melihat aunty mu huh dia mengesalkan sekali sekarang," kata Kakashi.


"itu juga putra om, nikmati saja karena bisa bersama, kalau begitu Aline tutup ya mau sarapan dulu bye om," kata Aline mematikan telponnya.


kini pak Jun sudah menyusun semua makanan di depan Aline, tak lupa jus dan juga air putih.


Aline mulai memasukkan makanan itu kemulut tapi Aline langsung meneteskan air matanya.


"nona kenapa? apa ada yang salah?" tanya pak Jun panik.


"tidak pak, aku hanya merindukan mas Ken biasanya dia akan menyuapiku," kata Aline menghapus air matanya.


Lui terdiam melihat penderitaan Aline, "apa aku egois hanya mementingkan istriku sedang di sini kakak ipar ku terluka karena kebodohan dari keluarga yang membesarkan istriku," gumam Lui.


sedang di rumah Mecha juga binggung harus bersikap, di sisi lain ada keluarga yang membesarkan nya, sedang di sisi lain Aline yang selalu baik padanya.


Mecha menghampiri Lui yang Bru sampai di rumah mereka, " bagaimana mas bisa sudah mengetahui kebenaran dari mommy?" tanya Mecha.


"tidak, aku bahkan tak sanggup melihat keadaan Aline tanpa Ken di sisinya, Hany dengan makan saja dia bisa merasa begitu sedih, aku merasa - Mecha!" teriak Lui saat Mecha tiba tiba berlari meninggalkan dirinya.


Mecha berlari menuju ke rumah utama, Mecha menuju ke ruang makan dan ternyata Aline baru selesai makan dan BRI berdiri dari tempat duduknya.


Mecha menghampiri Aline, Mecha melihat sisi Aline yang begitu terluka bahkan kesedihan nampak pada wajah cantiknya.


"ada apa Mecha?" tanya Aline meliht kehadiran Mecha.


Mecha langsung memeluk Aline dengan erat dan menangis,"maaf..." lirih Mecha sambil terisak.

__ADS_1


"bukan kmu yang salah, kenapa kamu minta maaf," kata Aline.


"aku yang bodoh karena buta dan menulikan telinga dan tak mengakui kesalahan yang di buat keluarga angkat ku," kata Mecha masih terisak.


"tak masalah, aku baik baik saja sekarang kau sudah menyadari semuanya itu bagus," jawab Aline.


Rissa dan James kaget melihat Aline dan Mecha sedang menangis dan berpelukan, Mecha melepas pelukannya pada Aline dan menghampiri Rissa.


"mommy dan Daddy maafkan aku yang telah berteriak kemarin dan menuduh makin pilih kasih, aku tau kalian terluka apa lagi kak Ken sedang koma saat ini," kata Mecha yang sudah berlutut di depan kedua mertuanya.


"bangunlah, kemarin mommy juga salah sekarang kita harus saling mendukung dalam melewati semuanya." kata Rissa.


James tersenyum dan menghampiri Aline dan memeluknya, tapi tiba tiba Aline merasa begitu mual.


"kenapa Aline?" tanya James.


"ah.. kak Lui kenapa kau begitu bau, jangan mendekatiku!" teriak Aline menutup hidungnya.


"aduh aku lupa jika ku alergi dengan bau parfum ku, hehehe maaf ya," kata Lui.


"tapi aku akan mengawasi mu jika ku berani membuat kak Aline celaka maka aku yang akan membereskan mu sendiri meski aku harus menghadapi kak Lui," kata Jacob yang berjalan ke lantai dua.


semua terdiam karena Jacob adalah pemuda yang jarang sekali mengutarakan isi hatinya, Rissa mengerti perkataan Jacob karena Jacob begitu melindungi Aline dari dulu.


.


.


.


.


.

__ADS_1


mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih


__ADS_2