Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
S3_kakek Aline..


__ADS_3

hari ini semua sedang bersiap menemui kakek dan keluarga Aline dari pihak ibu.. Aline merasa begitu tegang pasalnya Aline tak tau seperti apa kakek dan pamannya itu...


Rissa mengenggam tangan Aline untuk menenangkan gadis itu.. mereka sampai tanpa ada pengawal an dari anak buah James ..


Ken dan James mengulurkan tangannya pada masing masing wanita mereka.. kini mereka sudah di sambut oleh Kakashi..


James dan yg lain membungkuk memberi hormat.. begitupun Kakashi.. pria itu tersenyum melihat Ken yg mengandeng Aline..


(maaf anggap percakapan dalam bahasa Jepang ya...🤭🤭🤭)


" mari silahkan masuk.. ayah sudah menunggu kedatangan kalian..." kata Kakashi..


" terima kasih tuan.. dan ini ada sedikit buah tangan dari kami.." kata James memberikan beberapa jenis anggur yg dia bawa..


" terima kasih tuan.. dan aku tak menyangka kalian datang bersama keponakan ku yang cantik..." kata Kakashi..


" dia juga putri ku.. " jawab Rissa..


kini mereka menuju ke ruangan untuk menyambut tamu.. mereka duduk sambil menunggu kedatangan tuan Agashi Hinata..


Aline meremas bajunya karena takut.. Ken yg tak sengaja melihat pun mengenggam tangan Aline..


" tenang.. aku selalu di samping mu.. " kata Ken..


Aline mengangguk dan sedikit tenang.. dan entah kenapa hanya dengan mendengar suara Ken Aline begitu nyaman...


tak lama para pengawal mengunakan baju adat Jepang sambil membawa samurai berjaga di depan pintu..


James tau jika ini tak akan mudah di hadapi.. Rissa mengenggam tangan James... mereka pun saling menguatkan untuk bisa bersatu..


tak lama tuan Agashi datang.. kini mereka berempat berdiri.. menyambut dan memberi hormat..


" silahkan duduk..." kata tuan Agashi duduk di depan mereka berdampingan dengan Kakashi..


" Kakashi.. dia begitu mirip dengan Aiko.." kata tuan Agashi..


" iya ayah..." jawab Kakashi..


" jadi tuan James.. kedatangan mu kemari untuk memberitahu jika cucuku perempuan ku akan menikah dengan putramu..." tanya tuan Agashi..


" iya tuan.. " jawab James..


" aku tau jika cucuku berada di tangan yg tepat.. tapi kau tau aku akan melihat dulu bagaimana calon suami dari cucuku.." kata tuan Agashi..


" iya tuan.. anda bisa menguji nya..." jawab James..


" bagai mana nyonya.. " tanya tuan Agashi..


Rissa tau ini tak akan mudah untuk Ken.. tapi Ken mengangguk pada Rissa.. sedih, binggung dan takut kini perasaan Rissa bercampur aduk...


" baiklah..." kata Rissa menahan tangisnya...

__ADS_1


Aline meremas tangan Ken.. ia tau jika akan ada yg terjadi.. sebenarnya tuan Agashi hanya ingin melihat kesungguhan dari Ken dan Aline..


" Kakashi bawa mereka ke taman belakang..." kata tuan Agashi..


" baik ayah.. mari ikut saya.." kata Kakashi..


Rissa seakan berat harus melihat ini.. tapi ini adalah bukti yg di minta oleh keluarga dari Aline..


Kennard menyakinkan Rissa yg sudah tak bisa menahan air matanya.. James juga tak bisa berbuat apa apa..


", mommy.. percayalah padaku.. aku akan membuat mereka menyetujui pernikahan ini..." kata Ken..


" doa mommy selalu bersamamu.. entah kenapa mommy takut melihat ini..." jawab Rissa..


" ini semu keluarga kita..." kata Ken yg sudah siap..


Aline sedang duduk bersama dengan Rissa yg juga sudah meneteskan air matanya.. saat Ken akan pergi Aline menahan tangan Ken..


" kembali.. atau aku akan membencimu saat kau tak bisa kembali..." kata Aline ..


" tentu.. aku berjanji akan kembali pada kalian..." jawab Ken...


Ken masuk ke area tanding.. dan tidak di duga Kakashi yg turun menghadapi Ken.. James terkejut dan tak mengira itu..


' Ya Alloh.. tolong lindungi Kennard demi dirimu dia rela melakukan ini.. aku mohon jaga dia untukku.. aku tak pernah meminta apapun.. sekarang aku minta keselamatan dari pria yg sedang berjuang demi keluarganya....' doa Aline...


Ken dan Kakashi saling memberi hormat.. kini Ken dan Kakashi dan Ken mulai saling bertarung..


James sudah tau jika Ken bukan tandingan Kakashi.. James merasa bersalah seharusnya dirinya yg menghadapi Kakashi dan bukan putranya..


" maksud Daddy apa..." tanya Rissa...


" Kakashi adalah salah satu samurai terbaik di negara ini.. Ken bukan tandingannya..." jawab James..


Rissa lemas.. seakan dunianya runtuh seketika.. apalagi Kakashi sudah menjabat pedang dari sarung nya begitu pun Ken..


mereka saling menyerang dengan masing masing pedang di tangan mereka.. Ken sudah menerima beberapa luka ..


tiba tiba Ken tersungkur akibat tendangan yg di lakukan Kakashi.. Rissa dan Aline kaget melihat itu..


Aline yg tak bisa melihat keadaan Kennard pun memilih mencari pedang yg ada di tempatnya langsung turun dan mengambil pedang itu...


saat Kakashi akan menyerang Ken.. Aline yg berdiri sambil membawa pedang di tangan nya.. Kakashi berhenti saat melihat itu..


" berhenti melukainya... hadapi aku.. masalah kalian dengan ku dan bukan dengan nya.. berhenti melakukan semua sesuka kalian.. cukup ibu yg meninggal karena kebencian kalian.. tak akan ku biarkan kalian mengambil dan menyakitinya..." teriak Aline..


Kakashi pun meninggalkan Aline dan Ken yg terluka.. melihat Kakashi pergi Aline membuang pedangnya dan melihat keadaan Ken..


" maaf kan aku.. maafkan aku.." kata Aline sambil berderai air mata..


James menahan Rissa saat akan menghampiri Ken dan Aline.. karena tuan Agashi sedang mengawasi dua orang itu...

__ADS_1


" aku tak apa apa.. kenapa kau melakukan ini.. kau bisa terluka..." kata Ken menyentuh pipi Aline..


" aku tak bisa melihat mu mati karena melindungi ku... aku tak mau bunda harus kehilangan mu yg baru bersama kembali.." kata Aline mengengam tangan Ken..


" hahaha.. gadis bodoh..." kata Ken tertawa.. sedang Aline malah menangis...


" permisi.. mari ikut kami.. tuan Agashi ingin bertemu kalian berdua..." kata salah satu pelayan mengajak Aline dan Ken..


sedang James dan Rissa sudah di ajak Kakashi untuk ke ruangan lainnya.. merek di ajak ke sebuah ruangan yg begitu luas seperti ruang pribadi..


" selagi menunggu anda bisa mengobati luka luka anda.." kata nya lagi sambil menaruh obat sinsei terbaik..


Aline membantu Ken melepas baju dan membantu memakaikan obat pada luka Ken.. Aline begitu perhatian bahkan terus meniup dan minta maaf..


" sakit..." kata Ken..


"maafkan aku.. maaf aku pelan pelan.." kata Aline...


Ken tersenyum melihat tingkah Aline.. Ken tak mengira ada gadis yg begitu imut yg terus meminta maaf bahkan air matanya tak berhenti keluar...


" hei.. aku belum mati.. kenapa kau terus menangis..." kata Ken menghapus air mata Aline..


" tapi kamu seperti ini karena aku.. ini pasti sakit.. " kata Aline terus mengobati luka Ken..


" hei.. akan tambah sakit saat melihat mu terus menangis seperti ini.. jadi berhenti menangis dan tersenyum lah..." kata Ken..


" baiklah sesuai perintah mu tuan bos besar..." kata Aline tersenyum.. begitu pula Ken...


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘😍 terima kasih


__ADS_2