Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
Ak_pesta ulang tahun.


__ADS_3

sore itu mereka akhirnya pulang ke rumah masing masing karena para suami sudah pulang.


Aline langsung memeluk Ken saat suaminya itu pulang, Ken memilih mandi sedang Aline membantu bik susi dan bik Ina memasak.


habis itu Aline dan Ken makan malam bersama, setelah itu Ken memilih bekerja sedang Aline memilih tidur karena tubuhnya yang tiba tiba terasa lelah.


malam hari Ken memutuskan tidur dan memeluk Aline, sedang di kamar tidur milik Lui dan Mecha masih terdengar canda tawa karena Mecha sedang memijat kaki Lui.


"Sakit sayang, pelan pelan jangan bar bar dong," gerutu Lui.


"iya mas, ini udah pelan kok," jawab Mecha.


"sudahlah sayang, ayo tidur aku mengantuk, karena besok masih ada rapat pagi hari dengan Ken," kata Lui.


akhirnya mereka pun tidur sambil berpelukan, Mecha mulai menikmati kebersamaan nya dengan Lui.


pagi pun datang, Aline bangun terlebih dahulu dan memilih mandi, setelah itu membangunkan Ken untuk sholat berjamaah.


stelah sholat seperti biasanya Ken selalu meminta jatah karena semalam mereka terlalu lelah.


"iya hallo," jawab Ken saat mengangkat telpon.


"maaf tuan apa anda lupa jika ada rapat dengan investor?" tanya Ozil yang sudah menjemput Ken.


"apa," kaget Ken saat melihat jam, dia bangun tanpa membangunkan Aline yang masih terlelap.


Ken memutuskan mandi dan bersiap ke kantor, Ken mencium kening Aline untuk berpamitan.


"kamu mau kemana?" tanya Aline.


"maaf sayang mas sudah kesiangan, kamu tidur lagi ya, aku berangkat dulu," kata Ken mencium bibir Aline sekilas.


"maaf aku kelelahan," lirih Aline.


"tak masalah, maka dari itu istirahat lah, baik baik Ya di rumah," kata Ken.


kini Ken turun dan melihat Ozil yang menyapa, Ken mengambil sandwich yang di buat bik Ina.


kini mereka berdua menuju ke kantor, sedang Aline masih mengulung dirinya di selimut dan seakan malas melakukan apapun.


BRAK...


"ya Tuhan Aline, katanya mau menghias rumah kenapa masih tidur sih," gerutu Mecha.


"aku malas dan ingin tidur, pergilah jangan menganggu ku," jawab Aline yang menyembunyikan kepalanya ke dalam selimut.

__ADS_1


"ya Allah Aline, ingat hari ini hari ulang tahun suami kita, dan kau sudah berjanji padaku," kata Mecha.


"iya berisik, sana keluar dulu, nanti aku susul," kata Aline lemah dan malas.


Mecha pun keluar dan meminta bik Ina memperhatikan Aline agar tak kembali tidur.


Aline pun menuju kamar mandi dengan selimut yang menutupi tubuhnya, Aline sedikit segar setelah mandi.


kini Aline menuju ke rumah utama yang sudah di sulap untuk pesta keluarga nanti malam.


Aline kini duduk sambil menikmati buah stroberi dan kiri yang tadi di siapkan bik Ina.


"hei kenapa kamu masih nyantai sih," gerutu Mecha.


"Kya... kau berisik Mecha," suara Aline yang tak kalah tinggi.


"Nok Susi bantu gadis itu membuat kejutan di rumahnya dengan lilin dan bunga, dan jangan lupa ranjang mereka juga," kata Aline.


"baik nona besar," kata bik Susi.


James yang juga baru bangun duduk di samping Aline sambil mengambilkan stroberi milik Aline.


"kalian mau buat pesta, Ken dan Lui tak akan menyukainya," kata James.


"kenapa Daddy?" tanya Aline sambil memasukkan kiwi ke mulutnya.


"garing dad," kata Aline yang menghampiri Rissa sambil membawa cemilan miliknya.


Aline membantu membuat rangkaian bunga istimewa, kemudian membuat kue istimewa untuk suaminya itu.


Aline juga sudah meminta bik Ina membereskan kamarnya dan menghiasinya dengan kelopak mawar merah.


sore hari rumah sudah siap dengan semua pernak pernik dan juga kue sudah selesai di hias.


"kalian berdua mending bersiap untuk pesta kita, oh ya tadi sudah mengantar jas untuk Ken dan Lui kan Mecha?" tanya Rissa.


"sudah mom," kata Mecha.


Aline sudah naik ke kamar milik Ken di lantai bawah, tiba tiba Aline merasa ingin makan sesuatu yang pedas tapi tak mungkin karna Rissa melarang nya.


akhirnya Aline pun keluar dengan baju kaos oblong dan celana pendek Ken yang ada di lemari kamar itu.


"Omo... Kya.. Aline kenapa belum siap!" teriak Sandra yang sudah datang bersama keluarga nya.


"mami, Aline tinggal make-up dan ganti baju, tapi Aline lapar jadi mau makan dulu," jawab Aline sudah mengambil telur rebus.

__ADS_1


"ya Tuhan gadis ini," kata Sandra kesal.


"cepat bawa makanan mu, biar mami bantu menata rambutmu, dan kenapa kau mengunakan baju Ken hingga seperti tengelam begini?" tanya Sandra.


"pingin coba baju mas Ken mami," jawab Aline.


"aish..." kesal Sandra.


akhirnya Sandra membantu Aline bersiap dan Aline sibuk dengan makanan nya, bahkan Sandra di buat kesal dengan Aline yang tiba tiba seperti bocah.


setelah drama akhirnya Aline pun sudah cantik dengan dress warna merah maroon selutut.


tak lama rombongan keluarga As Shiddiq datang, bahkan juga para sepupu yang lain.


Mecha bergabung dengan yang lain, sedang Aline terus menempel pada Sandra sampai membuat Rissa binggung.


"Aline tumben kamu manja dengan mami Sandra?" tanya Rissa.


"entah mom, aku ingin selalu di dekat mami karena bau mami begitu menyenangkan," kata Aline.


Edward menyadari ada yang beda dengan Aline yang mengalami perubahan mood dan sensitifitas dengan penciumannya.


tak lama pukul 7 malam semua orang sudah bersiap terdengar deru mobil dari Ken dan Lui.


lampu sengaja di matikan, saat keduanya masuk lampu di nyalakan dan semua berteriak "surprise!" Sambil meledakkan konveti.


tapi semua terdiam saat melihat Lui yang bisa berjalan dengan kakinya sendiri dan terlihat gagah di samping Ken.


"Lui kau sembuh nak," kata Rissa yang langsing memeluk Lui.


"iya berkat doa dan usaha istriku yang tak pernah menyerah," jawab Lui.


kini mereka saling berpelukan bergantian, Aline dan Mecha memeluk suami masing masing mereka bahkan mengunakan baju berwarna senada.


Mecha mengunakan gaun berwarna hitam putih begitupun Lui, mereka terus berdampingan mulai dari meniup lilin hingga memberi suapan dan membagikan kue pada yang lain.


.


.


.


.


.

__ADS_1


mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih


__ADS_2