Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
kebersamaan...


__ADS_3

rumah tangga sandi dan Wulan sangat bahagia hingga tak terasa sudah berjalan 6bulan... meski mereka sibuk dengan kegiatan masing masing mereka tetap menyempatkan untuk quality time berdua...


seperti pagi ini... sandi sedang manja pada Wulan dan terus memeluk Wulan tanpa mau melepaskan nya...


"mas lepas dong.. udah siang nie.. mas nanti telat dan aku juga ada kuis nie... '' kata Wulan yg terus mencoba lepas dari pelukan sandi...


"ahh... gak mau.." kata sandi masih memeluk Wulan..


itulah drama setiap pagi.. sandi yg tak ingin lepas dari istri kecilnya..


setelah perdebatan mereka.. akhirnya sandi pun melepaskan istri kecilnya... dan menuju ke meja makan bersama...


setelah sarapan mereka pun berangkat dan sudah berpamitan pada Bu mala...


Wulan di antar Eko ke kampus.. tak butuh waktu lama Wulan sudah sampai di kampusnya...


seperti biasa Wulan sudah menuju kelas dan menemui kedua sahabatnya...


"pagi semua..." sapa Wulan..


" pagi sayang ku..." jawab Lia


" bagaimana nie kabar butik awan apa masih butuh desain..." tanya Wulan..


" ya pasti dong... karna pesanan dan nanti kita mampir yuk karna ada client dari Jakarta dan hanya mau bertemu dengan mu untuk desain yg ingin di pesan... " jelas Lia...


" oke dan suci bagiamana jahitan gaun keluarga Gunawan kemarin..." tanya Wulan..


' tenang Bu bos... udah selesai dong dan sudah ku kasih pada Ali tadi..." kata suci sambil tersenyum...


wulanpun mengacungkan dua jempolnya pada suci...


tak lama pak Nathan si dosen yg terkenal killer saat mengajar pun datang masuk kelas...


"pagi semua.." kata nathan..


"pagi pak..." jawab semua mahasiswa..


"baiklah kita akan mengadakan kuis... dan tak ada yg boleh ada suara sekecil apapun..." kata nathan menatap tajam...


para mahasiswa pun mulai mengerjakan kuis yg di berikan oleh pak Nathan... bagi mahasiswa lain kuis ini seperti hidup dan mati jika mendapat nilai buruk...


tapi bagi Wulan ini adl tes untuk mengetahui pelajaran yg sudah di ajarkan dan di pahami...


dua jam pun berlalu... dan saat kuis pun selesai.. pak Nathan sudah meninggalkan kelas dan Lia bermuka masam...


"ah.. kuisnya susah banget sih... rasanya otak ku mau meledak..." racau Lia..


" gak lah itu lumayan sulit aja..." jawab suci..


" malah menurutku itu terlalu mudah... kurang menantang..." kata Wulan enteng..

__ADS_1


"iya yg otaknya encer kalian berdua..." kata Lia sambil mengerucutkan bibirnya...


suci dan Wulan hanya tertawa saat melihat Lia ngambek... mereka suka menggoda Lia yg selalu lucu bagi mereka...


mereka memutuskan untuk ke butik tapi sebelum itu mereka mampir ke sebuah warung pinggir jalan untuk makan siang...


setelah selesai mereka pun melanjutkan menuju ke butik.. tak lama mereka pun sudah sampai..


Eko kemudian pamit kembali ke kantor karna akan ada rapat divisi... dan itu tak mungkin ia lewatkan...


Wulan. Lia. serta suci sudah berada di dalam butik dan menunggu client yg membuat janji temu..


sekitar jam 2 siang client datang... suci yg menyambut sedang Lia sedang berada di lantai dua mengecek stock beberapa model gaun..


sedang Wulan masih sibuk dengan beberapa desain gaun yg akan di tunjuk kan..


"bagaimana desain gaun yg anda inginkan nyonya..." tanya Wulan..


"aku ingin gaun berwarna putih dengan sentuhan mawar di bagian rok serta lagian pinggang..." kata Sena..


Wulan pun mencoba mengambar gaun yg di inginkan oleh nya.. tak butuh waktu lama gambar gaun pun siap dan Sena sangat menyukainya...


tanpa mereka sadari Ali datang ke butik.. saat masuk mata Ali menangkap sosok yg membuat nya sangat marah...


Ali menghampiri pria yg tengah menunggu di sofa tersebut dan mencengkeram kerah bajunya...


"ba****** kenapa kau di sini... puas telah menghancurkan hidup Wulan..." teriak Ali dan melayangkan pukulan ke pipi Zain..


"diam.. dasar tidak berguna..." maki Ali dan mulai memukuli Zain..


Lia dan suci yg mendengar keributan pun turun.. Lia terkejut melihat Ali memukuli Zain...


"Ali hentikan... dia saudara kita..." kata Lia melerai Ali dan Zain...


" saudara... cih... gara gara dia Wulan kehilangan impiannya..." geram Ali...


suci memutuskan memanggil Wulan karna Ali terus memukuli Zain tanpa ampun..


tanpa mengetuk suci langsung masuk ke ruangan Wulan..


"maaf menganggu... Wulan tolong bantu kami memisahkan Ali yg sedang memukuli orang..." kata suci panik...


" apa... baiklah.. maaf saya tinggal sebentar..." Wulan dan suci pun turun untuk melihat Ali..


betapa terkejutnya Wulan melihat Ali yg terus memukul tanpa ampun...


"ALI ... HENTIKAN..." teriak Wulan..


Ali yg mendengar pun seketika berhenti memukul... Wulan pun berjalan menghampiri orang yg di pukuli Ali...


saat sampai di depan pria itu Wulan terdiam kaku.. tiba tiba air matanya menetes.. dan dengan reflek langsung memeluk Zain..

__ADS_1


"Abang Zain..." kata Wulan yg sudah memeluk Zain...


Zain pun menangis sambil memeluk sang adik tersayangnya...


"Abang.. Wulan kangen... kenapa Abang pergi meninggalkan aku dan orang tua kita..." tanya Wulan..


Zain hanya diam melepas pelukan Wulan...


" dia hanya seorang pengecut yg tidak berani bertanggung jawab..." maki Ali..


" cukup Ali... bagaimanapun dia tetap saudaraku..." kata Wulan..


bos dari Zain pun terdiam melihat apa yg terjadi...


" maaf kan Abang ya dek.. Abang pergi tanpa pamit karna tak tau bagaimana melunasi hutang ke Bu mala... dan setelah itu istri Abang meninggalkan Abang karna Abang tak punya uang sama sekali..." jelas Zain...


" Abang masih punya Wulan dan orang tua kita.. Abang tak sendiri.." kata Wulan yg membantu Zain berdiri menuju sofa..


Wulan sedang mengobati luka luka Zain dan Ali masih merasa marah pada Zain...


" Zain ada apa ini sebenarnya.." tanya Viktor bos Zain...


" tuan perkenalkan ini adik saya Wulan.. dan itu Ali dan Lia mereka sepupu saya.. " kata Zain..


"cih.. sepupu katanya... aku tak punya saudara sepertimu.." kata Ali yg sudah mendapat tatapan tajam dari Wulan dan Lia...


"apa dia adik yg selalu kau ceritakan.. bahkan kau rela berhutang untuk menebusnya.." kata Viktor..


Zain hanya mengangguk... dan Wulan. Ali. serta Lia pun binggung dengan perkataan Viktor...


"bang apa maksud kata bapak Viktor..." tanya Wulan..


" ya sebenarnya setelah Abang di tinggalkan kakak iparmu.. Abang menjadi supir tuan Viktor.. dan mencoba meminjam uang untuk melunasi hutang Abang.. tapi saat Abang menemui Bu mala.. ternyata Bu mala mengatakan hutang Abang lunas...


akhirnya Abang menelpon temen abang sini di kampung ternyata kamu sudah menikah dengan putra Bu mala....


Abang hancur dek.. kamu menjadi korban dari keserakahan Abang..." ucap Zain menangis...


.


.


.


.


.


mohon dukungannya dgn vote like dan komen...


terim kasih..😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2