Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
S2_kegilaan Sandra


__ADS_3

kini Sandra sudah duduk di kelas tiga SMA dan beberapa bulan lagi dia akan lulus..


pagi hari di rumah sandi seperti biasa teriakan Sandra mengema karena kebiasaan buruknya yg selalu bangun sedikit kesiangan..


" ma.. lihat handphone Sandra gak.." tanya Sandra turun dari tangga sambil membawa buku pelajarannya...


" dek.. hp nya kamu pegang gitu kok..." jawab Wulan menahan tawa..


" hehe.. maaf lupa mama.." kata Sandra memeluk Wulan..


" ayo sarapan.. bentar lagi papa dan bang arka juga pasti turun..." kata Wulan..


Sandra sudah duduk dan meminum jus stroberi kesukaannya sambil menunggu sandi..


tak lama sandi dan arka turun.. Sandra kaget melihat penampilan arka yg sama dengan papanya...


" hahaha.. bang arka mau ke mana ..." tawa Sandra..


" diam kau gadis kecil... aku mau ngantor sana papa.." jawab arka..


" cih gadis kecil.. kau tak bisa lihat ya.. wong udah cantik gini dan seksi kau sebut kecil..." kata Sandra..


" cih.. tak sadar diri..." ejek arka..


" bang arka..." teriak Sandra..


" kalian mau sarapan atau mau terus ribut..." kata sandi datar dan berhasil membuat dua anaknya itu diam...


kini Wulan mengantar suami dan dua anaknya untuk pergi dari rumah.. sandi dan arka berangkat bersama ke kantor...


sedang Sandra sudah mengendarai mobil kesayangannya sebuah mini Cooper bewarna pink...


Sandra sedang melihat pesan di handphone nya.. sampai tak sadar ada sebuah mobil polisi yg berada di depannya...


BRAK.... mobil kesayangan Sandra menabrak mobil patroli polisi di depannya... Sandra yg kaget langsung menepuk jidatnya..


seorang polisi tampan turun... dan menghampiri mobil Sandra dan memintanya menepi..


" selamat pagi nona.. bisa tolong tunjukkan SIM dan STNK..." kata Bima..


Sandra mengeluarkan STNK dan SIM nya sambil terus tersenyum melihat wajah Bima..


" ikut saya ke kantor untuk menyelesaikan kerusakan yg anda akibatkan..." kata Bima..


" aduh pak.. jangan lah.. saya ganti deh tapi jangan bawa saya ke kantor.. nanti papa saya bisa marah..." kata Sandra..

__ADS_1


" anda harus ikut..." kata Bima dingin..


" Bima Satria.. saya mohon ya..." kata Sandra sambil membaca nametag..


Bima membawa Sandra untuk naik mobil polisi.. sedang Arya di minta Bima membawa mobil Sandra ke kantor polisi tempat Bima dinas...


kini Sandra pun terpaksa ikut Bima masuk ke kantor polisi.. dan di minta untuk menjawab pertanyaan yg di ajukan..


Bima masuk ke dalam ruangannya.. dan Sandra baru tau jika Bima adl Kapolsek..


setelah menjawab dan mengakui kesalahannya Sandra menghubungi sandi.. tapi no hp sandi tak aktif..


" aish.. papa kemana sih... gak tau ya putri cantiknya masuk kantor polisi..." gerutu Sandra..


sedang Arya tersenyum mendengar gerutuan dari Sandra.. tak lama Bima keluar dari kantor ya.. Bima melihat Sandra yg sedang mengumpat...


" hei kau kan seorang pelajar... kenapa bisa mengeluarkan kata kata umpatan.." tegur Bima..


" bukan urusan anda... untung ganteng kalau gak huh..." jawab Sandra..


Bima tak mau meladeni gadis kecil di depannya itu.. Sandra kembali menelpon no hp arka dan akhirnya tersambung...


" hallo bang.. bantuin aku ya..." kata Sandra..


" kamu kenapa.." tanya arka yg sedang bersama sandi..


" ngapain dek di kantor polisi..." tanya arka..


" cepetan kesini... ajak papa ya.. polisinya galak bang... cepetan... " kata Sandra tanpa sadar Bima mendengar semuanya...


Sandra berbalik dan melihat Bima yg tengah berdiri tegap pun menyengir kuda... Sandra langsung salah tingkah..


sandi yg mendengar penjelasan arka pun menuju ke kantor polisi yg di maksud Sandra.. sandi takut Sandra terluka atau terlibat kecelakaan...


butuh 20menit untuk sampai di kantor polisi.. Sandra sedang bermain di hp nya saat sandi dan arka datang..


" maaf pak.. saya mau tanya kenapa dengan putri saya..." tanya sandi pada Arya..


" silahkan bapak masuk ke ruangan Kapolsek dan nanti akan di jelaskan..." kata Arya..


Sandra masuk bersama sandi dan arka ke ruangan Bima.. Bima pun menyambut dengan ramah...


Bima mulai menjelaskan tentang kejadian Sandra yg menabrak mobil patroli polisi karena bermain handphone saat menyetir...


Arka langsung menjitak kepala Sandra kesal..

__ADS_1


" dasar bocah..." kata Arka..


sedang Sandra hanya mengerucutkan bibirnya.. sandi sudah membuat surat pernyataan untuk Sandra agar tak mengulangi kesalahannya dan juga memberikan ganti rugi..


saat akan keluar Sandra menggoda Bima..


" AKP Bima Satria Pangestu calon suami ku sampai jumpa lagi..." kata Sandra..


Bima hanya bisa geleng-geleng melihat tingkah Sandra.. saat di parkiran Sandra ngambek karena mobil kesayangan nya penyok..


" papa.. mobil Sandra juga penyok...." kata Sandra


" arka kamu bawa mobil Sandra ke bengkel Ardan.. kemudian kamu kembali ke kantor " perintah sandi..


" siap pah.." kata Arka yg membawa mobil Sandra..


" papa.. Sandra ikut papa ya.. Sandra takut kalau pulang.. nanti mama marah sama Sandra..." kata Sandra memohon..


" iya kamu ikut papa tapi jangan jail ke karyawan ya..." kata sandi ..


" siap papa..." jawab Sandra...


saat akan masuk mobil.. Bima keluar dari kantor polisi dan melewati mobil sandi.. Sandra yg tau pun langsung berteriak..


" bye bye.. suami masa depan ku.. polisi ganteng mas Bima..." teriak Sandra..


Bima menoleh dengan wajah datar begitupun Arya yg menahan tawanya... Bima tak habis pikir dengan tingkah Sandra yg suka mengumpat dan berteriak...


sandi hanya bisa menepuk jidatnya melihat tingkah Sandra yg absurd.. sedang pak imam hanya tertawa melihat ekspresi muka Bima yg di panggil Sandra...


" pa Sandra boleh nikah sama polisi Bima itunya.. " kata Sandra..


" kenapa.. kamu tau jika dia masih sendiri.." tanya sandi..


" tau lah.. dia belum pakai cincin seperti papa.. lagian dia itu tipe cowok Sandra banget dech.. boleh ya pa..." kata Sandra..


" emang dia mau sama kamu..." ejek sandi...


" pasti mau.. kita lihat aja nanti..." kata Sandra yakin...


.


.


.

__ADS_1


.


Mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘😍 terima kasih


__ADS_2