
"Ali ku mohon tolong jelaskan siapa sebenarnya pria yg bersama kakak ipar..." tanya Vita..
" tunggu sampai ibumu pulang nona besar... dan tanyakan siapa zainudin Nawawi pasti ibumu tau..." kata Ali..
"tapi Ali..." kata salsa..
" silahkan keluar... kami sedang sibuk karna banyak pesanan..." usir Ali...
salsa. Vita. dan Eko pun mau tak mau pulang karna tak menemukan penjelasan dari Ali...
di rumah sandi sedang bekerja di ruang kerjanya... Vita dan salsa baru datang ke rumah utama..
" pak Joko di mana kak sandi.."tanya Vita..
" tuan sedang di ruang kerja nona.." jawab pak Joko..
Vita dan salsa pun menghampiri sandi yg sedang bekerja... Vita melihat sang kakak murung begitu iba...
" kak sandi.. apa ad yg ingin kak sandi katakan pada kami.." tanya Vita
" tak ada... kalian pulanglah jangan ganggu kakak... dan jgn ikut campur dalam urusan kakak... kalian paham..." kata sandi datar..
Vita dan salsa memilih pulang karna sandi tak mungkin bisa berubah pikiran kalau sudah punya keputusan...
πππππππππ
malam hari saat Wulan sedang membuka buku resep kue yg dia miliki... Zain datang dan menemuinya...
" dek Abang sudah menemukan tempat yg cocok untuk kamu buka toko kue..."kata Zain tersenyum..
" benarkah bang... di mana tempatnya..." tanya Wulan..
" di depan perusahaan VG company... kamu bisa buka toko kue..." kata Zain..
" itu bukanya tempat kakak kerja ya... " jawab Wulan
"iya gpp kan..." tanya Zain
" gpp dong.. biar aku gak jauh jauh dari Abang Zain...." kata Wulan...
"oke besok Abang bantu beres beres ya..." kata Zain
" siap bos..." kata Wulan...
pagi hari mereka sudah bersiap siap membereskan toko kue yg akan di buka wulan... mereka tengah sibuk membereskan mulai dari rak rak kue.. etalase serta peralatan dapur... pekerjaan mereka cepat selesai karna Bu Sena mengerah kan banyak orang untuk membantunya...
bahan bahan untuk membuat kue pun sudah di beli oleh Zain... sedang Bu Sena mencarikan pekerja yg sudah siap membantu untuk pembukaan toko kue besok ...
Bu Sena benar benar membantu Wulan dalam pembukaan toko kuenya...
__ADS_1
" Bu Sena terima kasih... atas bantuannya.. Wulan banyak merepotkan ibu..." kata Wulan memeluk Bu Sena
" kan ibu sudah bilang... kamu sudah ibu Anggap sebagai anak ibu... jadi ibu tak keberatan kalau kamu merepotkan ibu..." kata Bu Sena memeluk Wulan..
Zain begitu bahagia adiknya di kelilingi oleh orang orang yg menyayanginya..
" dek besok pembukaan nya jam berapa..." tanya Zain.
" besok pas jam makan siang bang.. soalnya pagi kita harus buat kue dulu..." kata Wulan tersenyum..
" baiklah.. besok untuk dara. Ani. Kiki dan Joni sudah bisa membantu Wulan di toko kue apa kalian mengerti.." kata Bu Sena..
" siap Bu.. " jawab serempak mereka berempat...
setelah selesai berberes dan siap buka toko kue untuk besok hari... dan sekarang mereka menuju ke rumah Zain karna ibu Nawi mengundang semua orang untuk berterima kasih...
mereka makan malam bersama dengan canda tawa suasana begitu hangat... saat melihat makanan ayam kecap kesukaan sandi Wulan langsung terdiam dan meneteskan air mata...
"maaf aku permisi sebentar..." kata Wulan pamit keluar...
"ada apa dengannya...." tanya tuan Viktor...
" mungkin Wulan teringat sesuatu... biar saya bicara pada Wulan.... permisi.. " kata Bu nawi...
Bu nawi melihat Wulan tengah menangis di kursi teras.. Bu nawi menghampirinya dan memeluknya...
" tumpahkan saja nak... kalau bisa membuatmu lebih tenang..." kata Bu nawi..
" ya Allah begitu besar kau mencintainya... maka sandarkan cintamu pada Alloh... dan kesabaran cintamu akan mendapat kan kebahagiaan suatu saat nanti..." hibur Bu nawi...
" iya Bu... aku mencintainya... aku mencintainya... apa akan ada kebahagiaan untuk bersamanya..." kata Wulan masih berderai air mata...
" pasti nak... doa ibu bersama mu... dan sekarang ayo masuk dan makan bersama kasian semua orang sudah menunggu..." kata Bu nawi...
Wulan pun menghapus air matanya dan mengikuti Bu nawi masuk ke dalam rumah...
mereka mulai makan bersama... Bu nawi mau mengambilkan ayam kecap tapi Wulan menggeleng...
" tidak Bu... aku tak ingin makan itu..." kata Wulan..
Zain dan pak Nawi pun heran karna ayam kecap adl makanan kesukaan Wulan dari kecil...
setelah selesai mereka pamit pulang dan Wulan membantu Bu mala mencuci piring.. saat selesai Wulan melihat asam Jawa yg membuatnya tergoda....
saat Bu nawi pergi mengambil air minum... Wulan mengambil dan memakannya... dan rasa asam itu begitu enak di mulutnya...
Bu nawi memberikan air pada wulan... akhirnya dia pun pergi tidur untuk menyiapkan pembukaan toko kue besok...
πΊπΊπΊπΊπΊπΊ
__ADS_1
pagi hari Wulan dan para pegawai tengah membuat kue untuk di jual...
Wulan di bantu Ani dan dara membuat kuenya... dari mulai brownis. tiramisu. sponscake. dan lainya...
selama lima jam mereka berkutat di dapur... dan selesai membuat kue yg sudah di tata rapi di rak rak roti serta etalase...
toko kue Wulan juga menyediakan tempat untuk nongkrong... toko kue ini di desain dengan nuansa alam agar terlihat asri...
Bu Sena serta orang tua Wulan sudah datang mereka membantu persiapan akhir... pak Viktor dan juga zain juga sudah datang...
tepat pukul jam 1 siang Wulan akan memotong pita... Wulan meminta Bu Sena dan Bu nawi memotong pita bersamanya...
mereka memotong pita dan terlihat nama toko kue tersebut...
" MEISA BAKERY..."
setelah di buka para pembeli mulai berdatangan... mereka sedikit kewalahan... Viktor dan Zain tengah menikmati kue gulung abon dan juga expreso yg di sajikan...
" Zain ini kue dan kopinya begitu enak..."puji Viktor..
"terima kasih pak.. Wulan memang dari dulu suka membuat kue.. makanya dia yg punya cita cita ingin punya toko kue..." kata Zain
Viktor hanya mengangguk... dia juga bahagia melihat Sena yg bahagia bersama gadis itu..
" Zain lihatlah istriku... semenjak kedatangan adik mu dia serasa punya semangat hidup selain aku..." kata Viktor melihat Sena yg terus tertawa bersama Bu nawi dan Wulan...
" iya tuan.. terima kasih karna tuan dan nyonya terus membantu ku dan juga keluarga ku..." kata Zain
" hahaha aku hanya perantara Zain... anggap saja ini bantuan dari Alloh..." kata Viktor
mereka pun selesai dan memutuskan kembali ke kantor karna jam istirahat telah selesai...
pukul lima sore mereka memutuskan untuk tutup karna kue sudah habis.. dan besok akan ada hari sibuk lagi..
" nak besok ibu akan tambah pegawai mu ya... agar kau tak lelah.." kata Bu Sena..
" iya terserah ibu.. " jawab Wulan tersenyum
Bu Sena sangat bahagia bisa mengenal keluarga ini... baginya dia memiliki keluarga lagi dan juga putri seperti Wulan...
.
.
..
.
mohon dukungannya ya dengan cara like komen dan vote
__ADS_1
terima kasih atas dukungan ya πππ