Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
Ak_ pengajian


__ADS_3

tiga bulan kemudian..


Aline kini seperti biasa akan mengobrol dengan Ken melalui sambungan video, tapi kali ini Aline bercerita kegiatan kantornya.


seperti hari ini dia tetap dengan setia berbicara dengan Ken meski tak mendapat respon apapun.


"sayang kamu ingat tuan Bharata yang GM Yusman Grub satang banget dia mengundurkan diri, sekarang perusahaan itu di pegang adiknya," curhat Aline.


"oh ya perusahaan kita mendapatkan undangan pernikahan dari rekan bisnis kita, aku tak ingin datang aku tak mau berurusan dengan para client mu yang mesum mesum itu, ih serem tau gak," kata Aline bergidik ngeri.


"tunggu bukankah harusnya pestanya sudah 2bulan yang lalu?" tanya james.


"tidak Daddy ternyata di undur karena ada masalah dengan venue dan calon pengantin wanita," jawab Aline.


"kamu bisa meminta Lui dan Mecha datang Aline," jawab James di samping Ken.


"ya nanti biar aku bicarakan pada kak Lui dulu Dad, sayang bisakah kau membuka mata sebentar saja, apa kamu tak rindu melihat ku," kata Aline yang kini menaruh kepalanya di meja.


tak di duga Ken membuka matanya dan melihat kearah Aline, "dokter Ken sudah bisa membuka matanya!" teriak James memanggil dokter.


sedang Aline meliht Ken yang membuka matanya begitu terharu bahkan dia langsung meneteskan air mata.


Ken sedikit menggelengkan kepalanya, Aline pun buru buru menghapus air matanya.


"apa kau bisa melihat ku sayang?" tanya Aline.


Ken hanya mengedipkan matanya sedikit lama sebagi jawaban untuk Aline, Aline begitu bahagia tak lama Ken mendapat pemeriksaan dari dokter.


"maaf tuan tuan Ken seperti nya akan mengalami gangguan pada syarafnya," kata dokter.


"mati kita bicarakan ini di luar," ajak James pada dokter.

__ADS_1


"apa kamu bisa memanggil namaku," kata Aline begitu berharap.


"Al..line..." lirih Ken.


"sayang kamu harus cepet sembuh dan kembali pada kami, aku merindukanmu dan juga mencintaimu," kata Aline sudah menangis.


Ken ingin sekali menghapus air mata Aline tapi apa daya tangannya tak bisa di gerakkan, tak di sangka tabib melihat keajaiban yang terjadi.


"jangan.. menangis.." lirih Ken pada Aline.


Aline menghapus air matanya dan tersenyum pada Ken, tabib memeriksa keadaan Ken karena ucapan dokter.


kini tabib pun memahami jika Aline adalah alasan terbesar Ken untuk kembali dan sembuh.


"tuan muda kamu harus sembuh karena nona muda begitu mencintai mu bahkan sekarang dia harus menggantikan dirimu, dan juga kedua anak Kalian akan segera lahir," kata tabib pada Ken.


"iya.."lirih Ken.


ya kini kandungan Aline sudah masuk 5buln, dan Aline mulai sulit untuk bergerak bebas, Aline memutuskan untuk tidur dengan layar laptopnya yang msih menyala setidaknya dia masih bisa melihat wajah Ken.


pagi hari Aline terbangun dan melihat Mao yang sudah datang dengan baju kimono warna baby pink.


"selamat pagi nona muda, ini baju anda dan silahkan anda bersiap karena acara akan segera di laksanakan," kata Moa.


"iya dan bisakah kau membantuku bersiap, tapi aku akan mandi dulu," kata Aline.


"baik nona," jawab Moa.


tak di sangka Keysa datang bersama dengan Mao dengan baby Hideyoshi yang kini sudah masuk 3 bulan, sedang Keysa terlihat anggun.


"selamat datang nyonya Hinata, senang menyambut Anda di rumah kami," kata Rissa memeluk Keysa.

__ADS_1


"apa kabar nyonya besar Smith, wow rumah anda sangat besar dan bagus, oh ya jangan beri tau Aline jika aku disini," kata Keysa.


"pasti tidak, dia sedang bersiap-siap Meri silahkan bergabung dengan keluarga saya," kata Rissa.


Keysa bergabung bersama yang lain, meski keysa tak seiman tapi Keysa selalu menghormati kepercayaan orang lain.


sedang baby Hideyoshi jadi rebutan karena begitu tampan seperti ayahnya, bahkan di Jepang tuan Agashi begitu memanjakan cucu laki lakinya itu.


tak lama rombongan para ibu ibu pengajian dan juga anak yatim datang, semua sudah bersiap.


tak lama Moa membawa Aline keluar dan bergabung dengan yang lain, Aline sempat berpelukan dengan Keysa dan mencium baby Hidey.


kini pengajian pun di mulai, pertama dia yang di khususkan untuk kesembuhan Ken dan juga kehamilan Aline agar berjalan lancar sampai persalinan.


baik ibu dan bayinya selamat dan sehat tanpa kekurangan apapun, sedang di Jepang Ken sedang di latih untuk duduk sendiri.


Ken mempunyai keinginan besar untuk sembuh apalagi sebentar lagi kelahiran putranya.


tabib juga mengatakan jika Ken terus berusaha maka tak mustahil dia akan berjalan sebentar lagi.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍 terima kasih


__ADS_2