Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
Ak_ semangatku..


__ADS_3

tak terasa kini pernikahan Ken dan Aline sudah berjalan 6 bulan, Aline dan Ken begitu menikmati waktu mereka saat bersama.


" pagi sayang.." kata Ken yg melihat Aline yg baru bangun tidur.


" pagi mas, ayo kita sholat berjamaah." ajak Aline.


" tentu sayang, kita mandi dulu." kata Ken.


kini Ken dan Aline sudah selesai mandi dan melaksanakan kewajiban sebagi muslim. setelah sholat Aline memilih untuk berolahraga bersama Ken.


setelah di rasa cukup, Aline memilih untuk memasak sarapan untuk mereka. sedang Ken masih melanjutkan kegiatan paginya itu.


" ada apa?" tanya Ken yg melihatiht Aline termenung saat membawa sarapan.


" aku hanya kepikiran, kenapa aku belum hamil padahal kita sudah menikah selama 6 bulan mas." kata Aline sedih.


" sayang.. jangan seperti ini, mungkin Alloh ingin kita merasakan kebahagiaan berdua dulu." kata Ken.


" tapi aku ingin memiliki anak dengan mu mas." kata Aline dengan sedih.


Ken memeluk Aline begitu erat, Aline kini malah terisak di pelukan Ken, Aline belum merasa sempurna dengan pernikahannya.


setelah Aline tenang kini mereka bersiap ke kantor, hari ini mood Aline benar benar hancur.


sesampainya di kantor Aline langsung berkutat dengan pekerjaan, bahkan Aline seperti orang lain.


ketiga temannya merasa aneh dengan sikap Aline yg tiba tiba berubah begitu drastis. gadis yg biasanya biasanya begitu ceria kini terlihat begitu diam.


" Aline apa ada masalah?" tanya Feby.


" tidak kak, aku hanya sedang lelah?" jawab Aline.


kini Aline membawa berkas ke ruangan Ken untuk laporan proyek dengan Shiddiq Grub yg sudah selesai dan tinggal peresmian saja.


tok.. tok..


Aline langsung masuk dan menaruh berkas di meja Ken. sedang Ken melihat wajah istrinya yg begitu sendu.


" sayang jangan seperti ini, aku sedih melihat mu seperti ini." kata Ken menghampiri Aline.


" aku merasa begitu tak berguna mas, karena belum bisa hamil buah hati kita." kata Aline terisak.


" aku mohon... jangan seperti ini, baiklah kita akan melakukan tes kesuburan dengan om Deren, tapi aku mohon berhentilah bersedih seperti ini." kata Ken.


" terima kasih mas." jawab Aline.


kini Aline sedikit merasa baik setelah bicara dengan Ken. kini mereka berdua kembali menyibukkan dengan semua pekerjaannya.

__ADS_1


pukul 5 sore semua karyawan sudah pulang. begitupun Aline dan Ken. mereka memutuskan untuk pulang terlebih dahulu karena Ozil membuat janji pada pukul 7 malam.


Aline tengah termenung saat dia ingat perbincangan nya dengan Sandra dan Kirana saat baby Alva lahir.


flashback on..


saat itu Aline tengah berkunjung bersama dengan Ken kerumah Ardi karena Kirana baru melahirkan putranya.


Bayi mungil itu di beri nama Alvarendra Abraham as Shiddiq.


saat datang Aline begitu bahagia bisa mengendong bayi mungil itu. sedang Ken berada di ruang kerja bersama Ardi.


" aunty baby Alva begitu tampan dan lucu." puji Aline.


" ya tapi dia membawa semua gen Daddy nya seperti Andhara yg juga begitu mirip Daddy ya." jawab Kirana tertawa.


" hai hai.. mami datang.." kata Sandra yg datang begitu heboh.


Kirana hanya tersenyum begitupun Aline yg melihat kedatangan Sandra. mereka pun berbincang bersama.


Sandra melihat kalau Aline begitu menyukai bayi Alva yg terus di ciumnya dari tadi.


" Aline coba minta Ken memberi mu dari yg seperti ini." kata Sandra.


" aunty.." rengek Aline


" hampir 6 bulan aunty." jawab Aline.


" lama ya, kalian melakukannya kan?" tanya Sandra dan Aline mengangguk.


" itu lama Aline, aku dan mommy kalian dulu langsung hamil setelah satu bulan berhubungan, sedang Kirana hanya dengan sekali langsung hamil." kata Sandra tanpa sadar.


Kirana melihat perubahan wajah Aline yg seketika, Kirana menyenggol lengan Sandra karena telah salah bicara.


Sandra yg juga melihat perubahan Aline ikut panik. pasalnya dia tak sengaja mengatakan hal seperti itu.


" hahaha tapi kalian masih begitu muda, jadi tenang saja kalian puaskan dulu untuk pacaran." kata Sandra.


tapi Aline sudah terlanjur memasukkan nya dalam hati. meski bibir Aline tersenyum tapi dia menyimpan perasaan sedih saat mendengar ucapan Sandra.


sejak saat itu Ali e menjadi begitu pendiam bahkan Ken pun binggung dengan istrinya itu.


flashback off..


Ken memeluk Aline dari belakang, bahkan Ken menaruh dagunya di Curik leher Aline.


" kenapa melamun Hem?" tanya Ken.

__ADS_1


" tidak mas, aku hanya sedang kepikiran sesuatu." jawab Aline.


" ayo berangkat sayang, karena om Deren sudah menunggu kita." kata Ken.


kini mereka menuju ke rumah sakit, sesampainya mereka langsung di sambut Deren dan membawa menuju ke dokter obgyn.


kini Aline dan Ken melakukan berbagai tes kesuburan. Aline mengikuti semua tes begitupun Ken.


sebenarnya Ken tak ingin melakukan ini tapi demi kebahagiaan istrinya dia mengikuti semua tahapan itu.


" bagaimana dengan hasil tes nya dokter?" tanya Aline


" kita tunggu 3 hari nyonya, dan anda bisa kembali kemari." kata dokter.


" baiklah dokter tiga hari lagi kamu kembali. selamat malam." pamit Ken.


kini setelah berpamitan pada Deren, Ken dan Aline menuju ke apartemen mereka.


" ayolah sayang jangan cemberut, kau jelek kalau seperti ini." kata Ken saat mereka berada di mobil.


" aku hanya takut, bagaimana jika aku tak bisa memberi mas keturunan." kata Aline sambil meremas tangannya.


Ken mendengar perkataan Aline langsung menghentikan mobil dan menatap istrinya itu.


" sayang lihat aku." kata Ken.


Aline pun menoleh dan menatap wajah suaminya yg begitu ia cintai itu.


" aku mencintaimu seutuhnya, jika itu memang takdir Alloh aku bahkan tak keberatan, asalkan kau selalu setia bersama ku selama kita hidup, jadi berhentilah sedih aku bahkan tak bisa melihat mu yg seperti ini." kata Ken.


" maafkan aku yg melukai mu tanpa sadar." kata Aline saat di pelukan Ken.


.


.


.


.


.


.


.


mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih

__ADS_1


__ADS_2