Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
S2_ dua nyonya besar


__ADS_3

setelah membantu Rissa makan malam.. kini Rissa duduk di ranjang sambil membaca buku.. sedang James ke ruang kerjanya... tak lama hp Rissa berdering...


saat melihat hpnya Rissa melihat nama Sandra yg tertera dan majukan panggilan video...


" assalamualaikum Sandra..." sapa Rissa.


" waalaikum salam... hei nyonya besar.. kenapa tak menyambut kami..." kata Sandra..


" maaf.. aku kurang enak badan.. " jawab Rissa..


" hei kau tak bisa membohongiku... cepat katakan apa yg terjadi.." desak Sandra..


" baiklah.. bawel... aku tadi memecahkan gelas dengan tanganku lagi.. he-he-he" tawa Rissa..


" kenapa kau lakukan itu.. pasti kau menahan kesalkan...." tebak Sandra..


" ya begitulah.. aku hanya belum bisa melupakan semua yg terjadi.." kata Rissa sedih..


" apa kau tak bisa melupakan bang Syarif... ayolah... dia itu pengecut.. bahkan dia tak bisa memperjuangkan mu..." kata Sandra...


" ya aku tau.. meski begitu tak mudah melupakan cinta yg tumbuh dari kecil Sandra.. " jawab Rissa..


" ingatlah kau sudah menikah... " kata Sandra..


" aku tau... dan aku juga mulai membuka hati untuk suamiku meski itu butuh waktu... " kata Rissa...


" ingatlah dia adl penolong bagi keluarga kita.. dan dia juga yg menemanimu saat ini..." kata Sandra..


" iya iya tau.. cepat tidur sana bawel..." kata Rissa mematikan telpon sepihak..


Rissa kemudian berbaring dan menutup mata mencoba tidur.. sedang tanpa di sadari Rissa James mendengar semua percakapan Rissa dan Sandra...


kini James menghampiri Rissa yg sudah tidur.. James mencium kening Rissa dengan kasih sayang...


" aku mencintaimu Rissa.. dan aku bisa menunggu sampai kapan pun untuk kau bisa cinta padaku.. asal jangan pernah ingin pergi dari sisiku... dan semua waktuku adl milikmu..." kata James..


kini dia pun tidur di samping Rissa.. mereka pun hanya tidur berdampingan.. karena James tak bisa meminta hak jika Rissa yg belum ingin memberikannya...


seperti biasa Rissa bangun untuk sholat subuh.. tanpa di duga James juga sudah siap untuk sholat bersama Rissa...


kini mereka pun sholat berjamaah bersama.. dan Rissa tak menyangka James bisa melatunkan ayat suci dengan indah...


setelah sholat Rissa mencium tangan James.. dan James mencium kening Rissa.. entah ke apa Rissa begitu hangat saat mendapat perlakuan seperti itu dari James..


" mau joging.. " ajak James..


" boleh.. tapi aku ganti baju dulu ya..." kata Rissa..


James sudah siap dengan baju olah raganya... tak lama Rissa pun datang dengan setelan baju olah raga yg tertutup dan longgar..


kini mereka joging di area kastil.. bahkan Rissa tak menyangka olahraga begitu melelahkan karena area yg begitu luas..

__ADS_1


Rissa terduduk di rerumputan karena lelah.. James yg melihat pun tersenyum..


" lelah.." tanya James..


" iya kak.. ini bukan halaman tapi ini lapangan bola..." kata Rissa..


" kau benar .. ini memang lapangan bola dan golf.. jadi apa mau kembali..." kata James..


" mau tapi aku begitu lelah.. " kata Rissa..


" naiklah... " kata James berjongkok..


" apa kakak yakin.. " kata Rissa..


" ayolah.. atau aku akan meninggalkan mu di sini..." ancam James..


" iya iya.." kata Rissa yg memeluk James dari belakang...


kini James mengendong Rissa menuju ke kastil.. James terus menggoda Rissa bahkan mereka tertawa bersama..


semua pekerjaan di kastil begitu bahagia bisa melihat senyuman James yg kembali bersama nyonya baru nya..


" tuan begitu bahagia sekarang.." kata salah satu tukang kebun..


" iya semua ini berkat istri tuan.. dia mengembalikan tuan seperti dulu..." jawab yg lain...


kini James menurunkan Rissa dan duduk di sofa.. Rissa mengambil handuk dan mengusap keringat dari James.. pak Jay datang dengan membawa air...


" oh ya.. nanti Sandra akan kemari dan mengajak mu jalan jalan... dan ketiga Abang mu akan bersamaku melihat beberapa pabrik.. " kata James..


" untuk apa.. " kata James..


" untuk semuanya.. " jawab Rissa..


" itu karena kamu..." jawab James..


James meninggalkan Rissa terbengong mendengar perkataannya.. sedang dia menuju ke kamarnya untuk bersiap ke kantor dan menemui ketiga saudara itu..


Rissa pun menyusul James.. saat James mandi Rissa menyiapkan semua keperluan James...


James pun memakai semua baju pilihan Rissa.. Rissa pun membantu memakaikan dasi..


kini James sudah selesai dan sedang mengecek email dari perusahaan cabang... sedang Rissa mulai mandi.. kini Rissa sedang mengeringkan rambut dan kini dia juga sudah cantik dengan gamis warna biru muda..


kini mereka menuju ke perapian.. James mengajak Rissa duduk di sana sambil menunggu sarapan di siapkan oleh pak Jay..


James tak menyangka akan bisa melihat wajah cantik Rissa setiap hari.. kini mereka sarapan bersama.. tak lama terdengar suara Sandra dan pak Jay..


" selamat pagi... maaf aku terlalu pagi kesini..." kata Sandra..


" tak masalah.. kami juga baru selesai sarapan.. dan aku berangkat kerja ya..." kata James..

__ADS_1


" kak tunggu ... " kata Rissa menghampiri James dan mencium tangannya..


James pun mencium kening Rissa.. sedang Sandra terpaku melihat adegan itu..


" pak Jay minta crish untuk melindungi dua nyonya besar.. dan adakan pengawalan yg ketat..." kata James..


" baik tuan..." jawab pak Jay..


kini Sandra dan Rissa melihat kepergian James bersama Jhon..


" hei ajak aku berkeliling di sini dong..." kata Sandra..


" baiklah.. aku juga sebenarnya belum sempat berkeliling..." kata Rissa..


kini mereka di temani salah satu maid di sana untuk berkeliling... mereka terpukau akan keindahan kastil di sana...


setelah puas berkeliling mereka pun di ajak crish untuk jalan jalan sesuai yg di inginkan Sandra..


" crish.. apakah keluarga Smith memiliki panti asuhan atau yayasan sosial..." tanya Rissa..


" ada nyonya.. apa anda mau kesana..." kata crish..


" aku mau.. Sandra apa kau juga mau.. tapi kita beli makanan untuk anak-anak dulu ya..." kata Rissa..


" baiklah..dari pada kita berjalan di mall tak jelas..." jawab Sandra..


mobil yg membawa Sandra dan Rissa pun memasuki sebuah bangunan yg cukup besar.. ya itu adl panti asuhan yg di bangun oleh orang tua James..


crish mengajak Rissa dan Sandra menemui kepala panti... Rissa dan Sandra di sambut begitu hangat..


Sandra dan crish sedang bermain dengan. semua anak panti sedang crish sedang berkeliling bersama kepala panti...


" nyonya.. terima kasih mau datang.. saya begitu senang dengan kedatangan anda.." kata ibu Amy...


" iya Bu.. dan tolong jika perlu sesuatu anda bisa bilang ya.." kata Rissa..


saat sedang melewati ruangan bayi... Rissa mendengar ada suara tangisan bayi.. entah kenapa Rissa menghampiri dan menenangkan bayi kecil itu..


setelah tenang Rissa meletakkan kembali bayi itu.. Bu Amy tersenyum melihat Rissa yg begitu lembut dan penuh kasih sayang..


kini Rissa juga ikut bermain bersama anak anak panti.. meski awalnya mereka binggung melihat Rissa yg mengunakan hijab panjang..


tapi Rissa sudah berhasil membuat anak anak itu menerima dan menyukainya.. crish melaporkan semua kegiatan Rissa bersama Sandra...


.


.


.


.

__ADS_1


.


mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘😍 terima kasih


__ADS_2