
Wulan tengah membersihkan rumah sedang Bu nawi memasak di dapur.. sore itu ada paket yang di tujukan untuk Wulan..
" sore mbak... apa benar ini rumah dari pak Zainuddin Nawawi.. " tanya pengantar paket..
"iya pak...apa ada paket..." tanya Wulan..
" iya mbak... ini dan tolong tanda tangani tanda terimanya..." kata pengantar paket menyerahkan paket...
" kalau begitu saya permisi..." kata pengantar paket seraya meninggalkan rumah zain...
pukul jam 17.30 Zain baru sampai di rumah... Wulan yg sedang termenung di kamar tak sadar akan waktu...
Zain masuk ke kamarnya dan melihat paket sudah di atas ranjangnya... kemudian Zain menghampiri Wulan dalam kamar...
Wulan tak sadar bahwa Zain masuk ke kamarnya... sedang Zain yg melihat Wulan hanya diam melamun... hatinya merasa kan sakit..
" Hem.. assalamualaikum dek.." sapa Zain..
" eh... Abang.. waalaikum salam.. ada apa..." jawab Wulan..
"ini paket buatmu... semoga kamu bisa memulai menata hidupmu... jgn terus seperti ini kamu mau melihat orang tua kita sedih..." kata Zain...
" maaf kan aku bang... dan ya aku harus memulai hidupku..." jawab Wulan memeluk Zain...
" baiklah ini paket... coba di buka dulu.. " kata Zain menyerahkan paket kepada Wulan..
saat Wulan membukanya dia terkejut mendapati laptop. hp dan juga dompetnya...
" bang ini..." tanya Wulan..
"itu Ali yg mengambilnya... kartu yg di berikan oleh suamimu juga sudah di kembalikan oleh Ali..." kata Zain
Wulan hanya terdiam kemudian dia melihat sebuah amplop coklat... Wulan mengambilnya dan membuka ternyata berisi uang dan sebuah surat..
"hai Wulan...
ini aku kasih bonus mu yg kemaren belum sempat kau ambil selama bekerja di butik... sekarang kau bisa mengunakan untuk membuka toko kue yg kamu inginkan... dan cepat move on... aku dan Lia selalu bersama mu meski kita terpisah jarak...
salam hangat... Ali..." kutipan surat tersebut..
Wulan pun tersenyum... dia tak menyangka bahwa banyak orang-orang yg menyayanginya..
Wulan kembali memeluk Zain...
" bang besok bisa minta tolong carikan sewa toko buat buka toko kue..." kata Wulan...
__ADS_1
"iya insyaallah ya dek.... Abang bantu" jawab Zain..
"terima kasih atas semuanya... " kata Wulan kembali memeluk Zain..
" iya iya... ya udah Abang mau mandi terus mau sholat.. ayo kita jama'ah yuk karna sudah lama kita tak jama'ah sholat bersama.." kata Zain yg di angguki oleh Wulan...
mereka melakukan sholat berjamaah dan setelah itu makan malam bersama... Zain bahagia bisa melihat seluruh keluarganya berkumpul dan Zain bertekad membuat keluarganya bahagia...
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
di Surabaya sandi sudah kembali ke tabiat buruk nya dahulu... mulai dari minum minum di bar serta kerja yg tak ingat waktu...
sandi berpikir hanya cara itu yg bisa membuatnya melupakan bayangan Wulan serta penghianatan yg di alaminya...
Bu mala yg umroh sebenarnya sangat rindu pada sandi dan Wulan... tapi dia ingin membiarkan sandi berdua bersama Wulan... karna Bu mala belum tau apa yg terjadi begitu pula Vita dan salsa...
pagi ini Vita datang bersama salsa karna mau mengajak kakak iparnya shopping mu.pung weekend... saat sampai di rumah Vita dan salsa merasa rumah begitu sepi meski sudah jam 10 pagi...
" pak jok kemana kak sandi dan kakak ipar..." tanya Vita
" tuan masih di kamarnya nona sedang nona Wulan...." jawab pak joko menggantung...
Vita sudah merasa tak beres memutuskan menemui sandi di kamarnya... tanpa mengetuk Vita langsung masuk ke kamar sandi dan betapa terkejutnya Vita melihat banyak kaleng bir berserakan serta sandi yg tidur tengkurang...
" kak sandi bangun... cepat..." kata Vita terus menggoyang tubuh sandi..
"ssttt... diam lah... aku ingin tidur dan melupakan gadis sialan itu.." kata sandi yg masih memejamkan mata...
Vita yg mendengar perkataan sandi pun terdiam... akhirnya Vita turun menemui pak Joko...
" pak jelaskan sebenarnya ada apa ini... kenapa kak sandi bisa seperti itu .." tanya Vita.. salsa hanya bisa menyimak dan tak ingin berkomentar dahulu...
" nona Vita... sebenarnya tuan sandi sudah menjatuhkan TALAK pada nona Wulan.. dan mengusirnya dari rumah ini..." kata pak Joko..
"APA...." teriak Vita dan salsa..
" kenapa bisa.." tanya Vita...
" karna tuan melihat nona berpelukan dengan pria lain di hotel.. dan melihat nona mendapat ciuman di kening... sehingga tuan menjadi murka dan menceraikan nona Wulan..." jelas pak Joko...
" apa kakak ipar tak menjelaskan siapa dia..." tanya salsa..
" nona hanya bilang kalau pria itu adl kakak nona Wulan... tapi tuan tak menggubris nya..." jawab pak Joko...
Vita tak tau harus berbuat apa lagi.... dia binggung karna tak mungkin kakak iparnya berselingkuh... sedang sandi juga tak bisa di salahkan karna pernah mengalami luka karna penghianatan...
__ADS_1
" hanya satu orang yg bisa bantu kita salsa... ibu .. ibu harus pulang... " kata Vita
salsa langsung menghubungi sang ibu tapi tak bisa terhubung... salsa menjadi kesal sendiri..
Vita pun menelpon Eko dan meminta menyelidiki sebenarnya apa yg terjadi di hotel tersebut... Eko pun langsung bergerak cepat..
Vita dan salsa memutuskan untuk tinggal di rumah besar karna kegaduhan yg terjadi...
sore hari Eko datang dengan rekaman CCTV dari hotel tempat Wulan bertemu Zain serta rapat sandi dan Viktor...
"sore nona vita. nona salsa. ini saya bawa hasil rekamannya..." kata Eko menyerahkan flash disk pada Vita..
Vita langsung melihat isi flash disk itu menunjukan kedatangan Wulan bersama Ali dan Lia, dan tak lama sandi datang bersama ken...
dan setelah satu jam Ali dan Lia keluar terlebih dahulu..tak lama Wulan di antarkan Zain keluar sambil tertawa bersama sampai depan lobi hotel dan Wulan mencium tangan Zain dan Zain memeluk sambil mengusap kepala Wulan... dan bertepatan sandi juga baru sampai di lobi bersama Ken..
" hanya ada satu jalan keluar..." human Vita.
" apa nona.." tanya Eko
" kita harus menemui Ali dan Lia dan bertanya siapa pria itu..." kata Vita..
salsa dan Eko pun menyetujui usul Vita dan kini mereka menuju butik awan milik Wulan dan sahabatnya itu...
saat sampai mereka mendapat tatapan tak suka dari Lia dan suci...
"Ali ada keluarga Shiddiq datang... " teriak Lia
Ali yg mendengar pun turun dari ruangan lantai dua dan menatap tak suka pada Eko. vita. dan juga salsa...
" Lia, suci kalian ke atas biar aku yg menangani mereka..."kata Ali... suci dan Lia sudah naik ke atas dan tak mau berurusan dengan keluarga itu lagi...
" cih... mau apa kalian datang kemari... belum pus menghina saudaraku..." kata Ali seraya bersendekap di dada...
.
.
.
.
mohon dukungannya ya dengan like komen dan vote...
terima kasih atas semuanya 😘😘😘😘
__ADS_1