
tak terasa sudah 3 bulan dari pertunangan Ardan dan Arka.. sekarang mereka sedang melakukan resepsi pernikahan..
pernikahan mereka di lakukan dengan meriah.. sedang Rissa dan Sandra sibuk dengan dua bayi kecil mereka...
Ardi begitu bahagia melihat kebahagiaan dari kedua saudara kembarnya.. Ardi sedang menikmati minumannya bersama Edward dan James..
acara selesai waktu malam hari.. kini mereka semua tengah berkumpul.. termasuk kedua pasang pengantin baru...
" bagaimana sayang.. anak anak sudah tidur..." tanya James..
" tenang mereka tidur dan ada crish yg menjaga mereka..." kata Rissa...
" baiklah.. kita akan main apa ini..." tanya James..
" kita akan main putar botol.. dengan truth or dare... kalian setuju..." kata Ardi..
" tentu.. jika dua pengantin ini tak mau ikut.. hadiah dariku hangus..." jawab James
" tentu.. kami ikut..." jawab Ardan...
" baiklah.. kita mulai dari bang Ardi..." kata Rissa..
Ardi mulai memutar botol sampanye... dan berhenti tepat di depan James... Rissa bersorak begitupun semua orang...
", truth or dare...", tanya Ardi..
" truth..." jawab James..
" jika suatu hari Rissa melakukan kesalahan dan kau terluka, dan ada seorang wanita yg mengodamu dengan menambah kesalahpahaman antara kalian... apa yg akan kau lakukan..." tanya Ardi...
" aku akan mencari kebenaran terlebih dahulu..." kata James..
" hahaha.. menurut ku itu tak mungkin karena aku tau sifat mu dari dulu.. dan jika ku berani menyakiti adik dan kedua ponakanmu ku pastikan kau akan menyesal..." kata Ardi..
" aduh kalian terlalu serius.. sekarang aku bertanya pada bang Ardi.. jika suatu saat bang Ardi jatuh cinta pada seorang gadis yg umurnya terpaut 25th dari Abang.. Abang akan Gimana.." tanya Rissa...
__ADS_1
" aku tetap mencintainya.. karena aku mencintainya dan begitupun dia..." jawab Ardi...
" udah deh.. ayo tidur.. aku lelah.. dan hadiah untuk dua Abang dan kakak ipar kasih deh Rissa..." kata Sandra..
" kau tak seru Sandra...." kata Rissa...
kini James dan Rissa memberikan hadiah pernikahan pada Ardan dan Arka... hadiah itu adl paket liburan keliling Eropa.. dan Ardi memberi rumah mewah untuk kedua saudaranya sedang Edward dan Sandra memberikan villa di Bali..
kini mereka berpisah.. James dan Rissa memasuki kamar mereka.. terlihat dua putra mereka masih lelap tertidur..
saat Rissa selesai mandi dan akan tidur ternyata Ken bangun dan menangis.. Rissa mengambil Ken dan mulai menyusui sambil membaca kan sholawat nabi untuk menenangkan pria kecil itu..
Rissa membiasakan mendengarkan Al-Qur'an dan juga sholawat saat kedua putranya akan tidur.. James menghampiri dan mencium kening Rissa...
Rissa tersenyum dan kembali menidurkan Ken yg sudah kenyang... kini Rissa sudah bersiap tidur.. tapi James mengenggam tangan Rissa...
" aku ingin jujur padamu sayang..." kata James..
" ada apa Daddy... kenapa mukamu tegang seperti itu..." tanya Rissa..
" aku pernah melakukan kejahatan.. aku membuat seorang ibu kehilangan bayinya.. bahkan aku memaksanya karena belum bisa menerima keadaan waktu itu..." kata James..
" aku pernah menghamili seorang gadis Indonesia.. dan aku memintanya untuk mengugurkan janinnya.. karena aku tak ingin bertanggung jawab karena aku melakukannya dengan membayar gadis itu.." kata James..
" apa Daddy adl orang pertama bagi gadis itu..." tanya Rissa...
" ya dia menjual keperawanannya... dan aku juga saat itu lupa tak mengunakan pengaman.. aku menyuruh Jhon untuk membereskan gadis itu.." kata James...
Rissa diam.. dia juga binggung.. tapi itu masa lalu dari sang suami...
" sayang.. apa ku marah..." tanya James..
" aku kecewa.. tapi itu semu adl masa lalu mu Daddy.. aku menerima semua masa lalu dan kesalahan mu.. " jawab Rissa..
" terima kasih.. ku adl hadiah terindah dari Tuhan..."kata James...
__ADS_1
mereka pun tidur dan mengistirahatkan tubuh mereka...
pagi hari semu orang berkumpul guna mengantar kepergian kedua pasang pengantin baru itu..
Ken berada di gendongan Rissa sedang Lui di gendongan Wulan.. kini mereka saling berpamitan...
Rissa dan Sandra bergantian memeluk kakak ipar mereka... saat mereka berangkat.. Sandra merasa kepalanya begitu pusing...
bruk.. Sandra pingsan.. Edward langsung menggendongnya dan membawa Sandra ke rumah sakit..
dokter sedang melihat keadaan Sandra... Edward memilih di luar biar Sandra di tangani dokter lain..
dokter Iwan keluar dan tersenyum pada semua orang...
" suami pasien..." tanya dokter Iwan..
" saya dokter..." jawab Edward...
" selamat tuan.. anda akan menjadi seorang ayah.. nona Sandra sedang hamil 4minggu..." kata dokter Iwan..
" benarkah.. Alhamdulillah akhirnya kami di beri kepercayaan..." jawab Edward...
" saya mohon tolong jaga keadaan ibu dan janinnya.. apa lagi pasien pernah keguguran..." kata dokter Iwan..
" baik Dokter..." jawab Edward..
kini semua orang merasakan kebahagiaan karena mendengar kehamilan Sandra.. sandi langsung memerintahkan anak buahnya untuk memberi santunan pada semua panti asuhan karena begitu banyak kebahagian yg sedang di rasakan...
.
.
.
.
__ADS_1
.
Mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih