
disekolah si kembar Sandra dan Rissa... sedang terjadi pertengkaran antara Leo dan Alex...
mereka sedang bersitegang akibat Alex yg sengaja mendorong Nadia hingga terluka di dahinya...
" hei Alex.. cepat minta maaf pada Nadia..." teriak Leo..
" cih tak Sudi aku minta maaf pada anak miskin ini..." kata Alex..
" Leo hentikan.. aku tak apa apa..." kata Nadia..
Rissa yg tak menyukai perangai Alex pun mengambil ember dan mengisinya dengan air... setelah setengah terisi Rissa membawa ember itu menuju arah kerumunan...
BYUR... air itu di guyurkan Rissa ke sepatu Alex yg bergaya sombong..
" maaf gak sengaja..." kata Rissa..
" hei gadis cadel.. kau tak tau ini harga sepatu berapa.. kamu bisa ganti memangnya..." kata Alex
" aduh... maaf ya itu balang palsu tau.. " kata Rissa ... Sandra menahan tawanya karena dia juga tau jika barang yg di pakai Alex itu adl KW..
" jaga bicaramu.. kau tak tau aku membelinya di Singapore tau..." kata Alex tak mau kalah..
" tak tau dan tak mau tau... ayo Nadia ikut ke UKS..." kata Rissa..
" hei dasar gadis miskin dan gadis cadel memang sama sama tak berguna ..." teriak Alex..
" lebih baik kami dali pada kamu yg hanya bisa sombong dengan kekayaan ilang tua mu yg cuma segitu..." kata Rissa balik..
semua murid terdiam melihat keberanian Rissa.. sedang Alex makin geram.. Alex ingin menampar pipi Rissa.. tapi sebuah tangan menangkap tangannya..
" jangan pernah berani mengangkat tangan pada seorang wanita.. jika kau tak mau di panggil pengecut..." kata Zidan..
" semuanya bubar.. dan Alex cepat ganti bajumu..." tambah Zidan...
" terima kasih kak.. " kata Leo dan Nadia..
Rissa hanya diam.. dia tau jika Sandra menyukai Zidan maka dia sebisa mungkin akan menjauhi nya.. Rissa tak mau saudaranya sedih..
kini mereka pun melanjutkan pelajaran setelah waktu istirahat yg penuh drama tadi...
jam pun menunjukkan pukul 13.00 siang.. jam pulang bagi Sandra dan Rissa.. Sandra sudah memberi pesan akan main ke tempat Nita..
sedang Rissa binggung karena ke empat kakaknya tak ada yg membalas chat nya..
" hemm.. telpon bang Syalif aja dech..." kata Rissa..
__ADS_1
kini Rissa menelpon Syarif... dan tak sangka Syarif langsung menjawabnya...
" assalamualaikum bang Syalif.. lagi di mana..." tanya Rissa..
"waalaikum salam dek.. lagi di jalan pulang.. kenapa.." tanya Syarif..
" jemput issa ya.. sandla main sama temennya.. dan issa gak mau pulang sendili bang..." terang Rissa..
" oke... tunggu 5menit ya..." kata Syarif .
" oke bang.. wassalamu'alaikum salam..." kata Rissa mematikan panggilan nya..
di sekolah masih ramai.. siswa siswi masih ada yg menunggu jemputan... atau hanya sekedar nongkrong... sedang geng Sandra masih di lapangan..
Alex ingin membalas Rissa saat mengetahui gadis itu masih menunggu jemputan ya.. Sandra hanya fokus bercerita dengan Nita...
Alex mengambil ember dan mengisinya penuh dengan air.. kemudian berlari menuju kearah Rissa...
BYUR.... air itu Alex siram ke tubuh Rissa hingga basah kuyup... Syarif yg baru sampai dan melihat Rissa di bully pun marah..
dia keluar sambil membawa Jaket nya.. Syarif menghampiri Rissa yg menangis sambil mendekap tubuhnya.. karena pakaiannya basah...
Syarif memakaikan jaketnya pada Rissa.. Rissa yg melihat Syarif langsung memeluk tubuh Syarif..
" panggil kepala sekolah..." teriak Syarif..
kepala sekolah keluar dan kaget melihat Syarif sudah memeluk Rissa dengan keadaannya...
kepala sekolah pun berkeringat dingin melihat keadaan Rissa.. sedang Alex merasa senang..
" ini didikan di sekolah ini.. hingga bisa mempermalukan gadis seperti ini..." bentak Syarif..
" maaf tuan muda.. kami tak tau masalah apa.. dan siapa yg melakukan ini.." terang kepala sekolah..
" aku yg melakukanya karena aku ingin mempermalukannya karena tadi dia membuat sepatuku basah..." kata Alex..
" hanya karena sepatu palsu itu kau berani mempermalukan gadis ini.. aku bisa membelikan mu 100 pasang jika mau..." kata Syarif geram..
" hei kau anak kemarin sore saja belagu... memang siapa dirimu hingga berani menghina putra ku.." kata Bu ayu..
" kepala sekolah.. apa ini cara guru berbicara pada tamu.." kata Syarif..
kepala sekolah hanya diam.. dia sudah tak bisa berbicara karena dia tau siapa Syarif dan Rissa ini...
" dasar gadis cadel dan pahlawan kesiangan..." maki ayu..
__ADS_1
" Sandra ini teman yg kau bangga kan di depan papi.. dan kau hanya diam melihat saudarimu di hina ..." kata Syarif..
" maaf bang Sandra gak tau.. mungkin ini hanya salah paham..." kata Sandra..
" Rissa kamu masuk ke mobil.. dan Sandra kau juga masuk ke mobil..." kata Syarif..
Rissa pun sudah sedikit tenang dan berjalan ke arah mobil...
" tapi bang.." protes Sandra..
" masuk atau ingin aku seret..." geram Syarif...
kini dua gadis itu sudah berada di dalam mobil..Syarif menghampiri kepala sekolah dan guru perempuan itu..
" kepala sekolah jika kau masih tak bisa membuat murid dan guru ini bersikap baik mending kau mundur.. masih banyak orang yg pantas menduduki jabatan ini..." kata Syarif...
" hei memang kau siapa berani mengancam ayah ku..." maki Nita...
" diam Nita..."bentak kepala sekolah pada putrinya...
" namaku adl Syarif Prayoga... putra dari dokter Rafi Prayoga dan Arvita putri as Shiddiq.." kata Syarif..
semua terdiam saat Syarif mengenalkan nama dan keluarganya... semua tau keluarga Prayoga yg terkenal sebagai keluarga dokter yg terkenal...
" ingat kepala sekolah.. jangan sampai paman kami hingga turun tangan.. atau yg lebih parah ada papa dari gadis itu yg membereskan mu... ingat itu..." kata Syarif...
" iya tuan.. saya pastikan tak akan ada kejadian seperti ini lagi..." kata kepala sekolah...
Syarif pun meninggalkan sekolah itu.. dan membawa Sandra dan Rissa menuju ke apartemen nya.. karena tak mungkin ia mengajak dua gadis itu pulang dalam keadaan Rissa yg sedang basah kuyup...
" hallo pak Edi.. tolong belikan baju muslimah untuk Rissa dan gaun santai untuk Sandra..." kata Syarif pada orang kepercayaan keluarganya...
.
.
.
mampir ke novel SINGLE MOTHER ya gan...
.
.
.
__ADS_1
mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘😍 terima kasih