Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
kekejaman Julian


__ADS_3

malam itu Siska di antar pulang oleh anak buah Julian, sebenarnya dia masih ingin memanfaatkan Julian.


tapi sayangnya karena ulah dari keponakan Julian itu, semua rencananya berantakan.


Siska kaget melihat rumah mereka masih sedikit berantakan, Kayla sedang bercanda dengan Satria.


"ada apa sih, kok kayak habis ada acara?" tanya Siska.


"ada acara lamaran dari seorang konglomerat untuk adik kecilku ini, dan papa pun menerima pangeran itu," kata Satria.


"apa kau berani melangkahi ku, adik apa kamu ini?" kata Siska kesal.


"aku tak akan menikah secepat itu, ini hanya lamaran antar keluarga, lagi pula kakak kalau punya kekasih ya minta di lamar lah," kata Kayla.


"benar itu, dan untuk uang pelangkah Alex sudah menyiapkan sebuah mobil untukmu," kata Satria.


"tunggu, kamu di lamar oleh kepala sekolah mu itu, pria biasa, cih tak level," kata Siska.


Kayla dan Satria saling lihat, "kamu buta ya Siska, dia itu putra pertama dari keluarga Arkana Ibrahim as Shiddiq," kata Satria.


"apa keluarga as Shiddiq, keluarga terkaya dan juga semua besannya juga orang ternama," kata Siska terkejut.


"Yap itu benar," kata Kayla memanasi Siska.


"lebih baik dari kekasihku, dia tuan Julian Baskara, pengusaha yang sukses di dunia," kata Siska sombong.


"jangan percaya diri sekali Siska, papa takut kamu terluka, papa tau benar siapa pria itu," kata pak Andi.


"apa maksud papa, dia bahkan mengajakku makan malam bersama keluarganya," kata Siska.


"tidak Siska, kamu sudah membuatnya marah dengan kelakuan mu di sana, tadi asisten Alvin mengatakan jika kamu tak di perkenankan untuk muncul di depan Julian," kata pak Andi.


"papa jahat padaku, kalian semua menyebalkan," kata Siska yang kalah.


pak Andi pun tak habis pikir dengan kelakuan dari Siska, gadis itu sangat sudah di atur.


sedang di Perancis. pagi itu Aisyah sedang membantu dan mengajari Manda membuat makanan Indonesia.

__ADS_1


Manda binggung dengan nama semua jenis rempah, gadis bule itu bahkan terus bertanya pada Aisyah.


Aisyah pun dengan telaten membantu Manda, Valen juga baru bangun dan langsung membuat jus.


Aisyah pun sudah meminum jus buatan Valen, "wow... aku tak mau makan itu," kata Valen bergidik ngeri.


"kamu harus makan, aku susah membuatnya, jadi hargai," kata Manda.


"ini masakan apa, kenapa warnanya coklat cenderung hitam," kata Valen.


"itu ayam goreng kecap, dua terlalu lama berendam jadi begitu," jawab Aisyah.


"waw.. dia lupa tak menggunakan sunblock, makanya warna jadi seperti ini," jawab Stevani.


"kaluan bertiga kenapa terus menggodaku," teriak Manda.


"ya Tuhan, kalian berempat tak bisa membiarkan rumah ini tenang sedikit, wah ada apa ini, kok ayam nya hitam semua sih," kata Louis tertawa.


"kalian menyebalkan," kata Manda yang pergi dari dapur.


tak fi duga Louis malah memakannya, "Louis kamu bisa keracunan," kata Valen.


"Louis itu gosong, kenapa di makan," kata Manda.


"tidak kok, ini enak, meski warnanya tak meyakinkan," kata Louis.


"sebenarnya ayam ini itu tak gosong, hanya tadi kak Manda terlalu banyak mengunakan kecap dan gula merah, jadi waktu di goreng dia seperti hangus," jawab Aisyah.


Valen dan Stevani pun ikut mencoba, dan keduanya malah berjingkrak senang karena rasa ayam itu enak.


mereka pun memberikan jempol pada Manda, Manda pun langsung memeluk Aisyah yang sudah mau mengajarinya.


"kalau begitu, mau dong buatin aku bekal ke kantor, aku selalu kelaparan karena malas keluar," kata Louis.


"tentu, aku akan membuatnya untuk mu," jawab Manda senang.


tapi tawa itu hilang saat Louis menerima telpon dari Mecha, Aisyah pun menepuk pundak Manda.

__ADS_1


"aku baik, sekarang kamu mandi dan aku akan membuatkan mu salad buah, dan susu ibu hamil," kata Manda.


Manda di bantu Stevani, mereka memang tak besar bersama. tapi Stevani selalu menganggap Manda kakak perempuan nya sendiri.


"Manda apa kamu tak ingin tinggal di Indonesia, lebih baik dari pada kamu di sini sendirian saja," kata Stevani.


"ya aku juga menerima permintaan itu dari uncle, tapi aku hanya belum siap jauh dari kedua orang tua ku," kata Manda.


"Manda, Mereka sudah tenang di sana. sekarang giliran mu yang bahagia, dan menemukan pria yang tepat untukmu," kata Stevani.


"uhh... gadis kecil uncle Jhon sudah besar ternyata, itu akan aku pikirkan nanti," jawab Manda.


Louis dan Aisyah sudah duduk bersama yang lain di meja makan, bahkan hari ini mereka seakan berada di Indonesia.


pasalnya Manda membuat tumis bayam, ayam goreng dan juga sambal. meski sulit mencari bahan di Eropa.


saat Louis dan Manda pergi, Stevani, Aisyah dan Valen memilih menanam beberapa jenis sayuran di kebun kec mereka.


bahkan Aisyah menanam bunga matahari, dia sangat menyukai bunga berwarna kuning itu.


sedang di Indonesia, Jacob sedang berada di sebuah kebun bunga, dia juga sedang melihat bunga matahari.


"sayang lihat bunga ini begitu cerah dan bahagia seperti mu, dan bunga mawar ini seperti mu, cantik saat di lihat. tapi tak sembarang orang bisa memetik nya jika tak hati-hati," kata Jacob.


"maaf tuan, apa masih ada yang ingin di tambahkan?" tanya seorang arsitek.


"tidak, aku hanya ingin menambahkan sebuah taman hijau dengan pohon besar, dan di dekatnya ada taman bermain yang bisa untuk sepuluh orang anak bermain," kata Jacob.


"baik tuan,saya akan membuatnya, dan anda bisa melihat interior di dalam rumah," kata desainer.


Jacob pin masuk ke dalam rumah yang di beri nama istana samudra itu, warna biru begitu kental di nuansa rumah baru.


bahkan sebuah lukisan indah sudah di gantung dengan mewah, foto pernikahan dari Jacob dan Aisyah.


mereka pun menuju ke ruang tamu yang cukup besar di tengah rumah, bisa menampung tiga puluh orang dengan sofa yang di pesan khusus.


mereka pun berlanjut ke sebuah kamar yang paling besar, saat masuk terlihat interior dengan gaya maskulin.

__ADS_1


ya kamar menang sengaja dengan. warna hitam putih atau biru navi dan putih.


__ADS_2