
kini kelima orang itu sampai di sebuah kafe depan gedung kantor.. mereka sudah memesan beberapa jenis makanan..
dan hal yg tak di duga adalah kedatangan dari Ken dan Ozil... Feby yg melihat kedua pria itu di buat girang..
" eh.. tuh si bos lewat sama asisten nya.. beh.. mereka mah keren." kata Feby..
" masih juga keren aku." jawab Dimas..
" idih.. kepedean sekali anda... ya ganteng bos Ken dan asisten Ozil lah..." kata Feby..
sedang Aline dan Bu Sekar serta Aryo hanya melihat kedua orang itu bertengkar atau hanya saling adu mulut..
tak lama pesanan mereka datang... mereka semua pun langsung melahapnya.. ponsel Aline bergetar dan ada sebuah pesan masuk dari Ken...
' selamat makan siang.. oh ya nanti malam tak perlu masak karena aku ingin mengajakmu makan di luar..' isi pesan dari Ken
' baiklah... nanti malam aku akan bersiap... mas juga selamat makan siang...', balas Aline sambil tersenyum...
" aduh... yg lagi tukar pesan sama sisinya..." goda Feby
" ahh.. kak Feby mah.. lagian dia lagi di Jepang..." kata Aline sambil tersenyum..
" aduh pengantin baru kok udah di tinggal aja sih .." tanya Aryo..
" habis dia orang sibuk... dan pasti dia harus bertanggung jawab dengan pekerjaan nya.." jawab Aline .
" ini baru istri pengertian..." jawab Dimas sambil mengacungkan ibu jarinya pada Aline..
" iya sih... udah cepet makan nanti sebelum jam istirahat nya habis.." tandas Bu Sekar..
kini kelima orang itu makan dengan diam.. meski sesekali Feby atau Aline membuka percakapan..
setelah makan siang.. kini Feby dan Aline menuju ke arah musholla kantor yg sudah sepi karena rata-rata para karyawan memilih sholat di ruangannya atau sholat dulu sebelum makan...
tak di duga.. Ken dan Ozil juga ke mushola kantor.. Feby yg tau kedatangan bos mereka mencubit Aline...
" mau sekalian jamaah..." tawar Ken..
" boleh tuan..." jawab Aline seraya tersenyum.. Ken juga membalas senyuman Aline..
kini Ken menjadi imam untuk sholat.. sedang Ozil. Aline dan Feby menjadi makmum.. sholat begitu khusyuk..
setelah selesai Ken menghampiri Aline dan Feby..
" Aline.. terima kasih atas kopi dan kuenya tadi pagi.. maaf baru mengucapkan sekarang.." kata Ken..
" tentu pak.. " jawab Aline..
" oh ya.. nanti bisa minta tolong minta tolong buatkan kopi buat saya Aline.." kata Ken..
" baik pak.." jawab Aline..
" baiklah.. saya kembali ke kantor dulu... dan selamat bekerja untuk kalian.." kata Ken seraya meninggalkan Aline dan Feby..
Feby masih tak percaya bisa melihat senyum manis dari seorang Kennard Casanova Smith..
__ADS_1
" Kya... itu pak bos ganteng banget..." kata Feby sambil seolah olah tubuhnya lemah..
" udah sih kak..ayo kita balik ke ruangan.. jangan sampai malah dapat marah dari pak Ken karena telat..." kata Aline..
" iya kamu benar..." kata Feby yg sudah berdiri bersama Aline...
kini mereka kembali ke bilik masing masing.. tapi Aline langsung membuatkan kopi untuk Ken dan mengantarkan nya ke ruangan Ken..
tok.. tok.. tok..
" masuk.." sautan dari dalam..
" ini kopi bapak.." kata Aline sambil meletakkan kopi itu di meja..
" tunggu..." kata Ken menghentikan Aline yg akan pergi..
" ada yg bisa saya bantu.." tanya Aline..
" bisakah memberi bantuan padaku sebentar..." tanya Ken..
" tentu pak.." jawab Aline mendekat..
tiba tiba Ken memeluk Aline dengan posisi Aline yg masih berdiri sedang Ken yg sedang duduk..
kepala Ken menempel pada dada Aline dan memeluk pinggang Aline begitu erat.. Aline reflek mengelus rambut Ken dan itu membuat Ken begitu nyaman...
Aline seakan melihat Jacob yg sedang manja.. tapi ini adalah suaminya.. Ken makin nyaman saat mendengar detak jantung Aline yg terdengar begitu cepat..
tiba tiba pipi Aline memerah saat Ken tersenyum dan menatap wajahnya.. Ken mengenggam tangan Aline dan kemudian menciumnya...
" Ten.. tentu pak.." kata Aline memalingkan wajah karena malu..
" kalau begitu saya pamit permisi masih ada pekerjaan yg menunggu.." kata Aline yg langsung berlari meninggalkan ruangan Ken..
sedang Ken malah tertawa melihat tingkah Aline yg begitu malu saat berdekatan dengan nya ..
Aline keluar dengan wajah yg masih merah karena malu.. bahkan detak jantungnya juga masih begitu cepat..
" idih.. yg habis ketemu pak bos... kenapa tu muka merah banget..." goda Aryo..
" enggak kok.. cuma gerah aja..." kata Aline pura pura mengipasi dirinya..
sedang Feby menatap Aline dengan tatapan menyelidik.. karena tingkah Aline yg begitu aneh menurutnya..
Aline begitu semangat apalagi menginggat akan melakukan makan malam bersama Ken..
tak terasa jam kantor pun selesai.. kini Aline dan Feby sudah bersiap pulang bersama dengan Aryo dan Dimas..
mereka naik ke lift dan menuju parkiran..
" kalian mau nebeng." tawar Dimas..
" gak perlu kak.. aku bawa mobil kok.." jawab Aline..
" mana coba pingin lihat aku.." kata Aryo..
__ADS_1
" itu.." kata Aline menunjuk sebuah mobil keluaran terbaru..
kini Aryo dan Dimas saling tatap mereka tak menyangka jika Aline membawa sebuah mobil mewah..
dan parkir di sebelah mobil CEO mereka.. tak lama Ken dan Ozil juga sampai di parkiran.. mereka melihat empat orang itu tengah berbincang..
" kenapa belum pulang..." suara bariton Ken mengejutkan keempat orang itu..
" hehehe iya pak.. ini sudah mau pulang.." kata Aryo yg menyeret Dimas..
kini Feby dan Aline juga sudah masuk kedalam mobil.. kini Aryo dan Dimas sudah menancap gas motor gede mereka menembus jalanan begitupun Aline..
sedang Ken tersenyum.. Ozil masih berwajah datar seraya membukakan pintu mobil untuk Ken..
kini mobil mereka juga menembus jalanan ibukota menuju ke apartemen milik suami istri baru itu..
Ken sampai terlebih dahulu kemudian baru mobil milik Aline yg juga memasuki area parkiran dari apartemen..
Ken pun menunggu Aline yg baru datang.. kini Aline menghampiri suaminya itu dan langsung mencium tangan Ken..
" loh pak Ozil kok ikut naik..." tanya Aline..
" apartemen Ozil ada di bawah lantai kita Aline.." kata Ken..
sedang Aline hanya mengangguk.. kini Ozil memberi hormat pada Ken dan Aline.. kini Ken dan Aline yg tinggal berdua menuju apartemen milik mereka..
.
.
.
.
.
.
.
.
.
..
.
.
.
.
.
__ADS_1
mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih