Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
S2_ dia kebanggaan


__ADS_3

kini Wulan dan ibu tersebut sudah berada di ruang kepala sekolah.. kepala sekolah itu belum tau siapa Wulan meski putra putranya menyandang nama as Shiddiq...


" maaf bu Wulan.. anak anda kemarin memukuli Bagas di depan perpustakaan..." kata kepala sekolah..


" iya pak.. dan bapak sudah mendengar penjelasan dari Ardi kenapa dia memukuli putra ibu ini..." kata Wulan sopan..


" belum bu tapi kami sudah mendengar pengakuan dari Bagas dan teman teman nya.. katanya Ardi marah saat di tegur oleh Bagas dan kawan kawan, karena menggoda seorang siswi adik kelasnya...." kata kepala sekolah..


" saya tak percaya putra saya melakukan itu semua.." kata Wulan..


" ya iyalah... wong ibunya saja gak jelas apalagi anaknya...." sindir ibu wali murid itu...


Wulan menahan amarahnya.. bagaimanapun ia harus bersabar menghadapi perangai orang seperti ini...


" apa ada bukti CCTV atau bapak bisa memanggil semua murid yg terlibat kemarin.." usul Wulan..


" baiklah Bu.. biar sekalian jelas..." jawab kepala sekolah..


kini Ardi. Dhea. Bagas dan kawan kawan nya di panggil ke ruang kepala sekolah.. Bagas yg melihat sang ibu langsung menunduk takut... sedang Ardi mencium tangan Wulan dan menatap datar..


" dasar putra Sandiaga.... dingin datar kayak es... " batin Wulan melihat Ardi..


" baiklah kalian bisa menceritakan kejadian kemarin, biar orang tua kalian tau perkaranya..." kata kepala sekolah..


Bagas menceritakan kebohongannya sedang Dhea menatap penuh amarah pada Bagas yg memfitnah Ardi.. sedang Ardi hanya diam tak berkomentar...


" Ardi apa kamu membantah atau mengakuinya..." tanya kepala sekolah


" bapak bisa cek CCTV kemarin.. dan di sini ada Dhea.. bapak bisa tanya kejadian sebenarnya..." kata Ardi..


sedang Bagas menatap Dhea seperti mengancam....


kepala sekolah memutar rekaman CCTV dan terlihat Dhea yg di ganggu oleh Bagas n geng dan Ardi datang membela Dhea...


" Dhea apa yg sebenarnya terjadi.. kamu bisa menceritakan..." kata kepala sekolah...


" sebenarnya...." kata Dhea..


flashback on...


Dhea sedang di perpustakaan saat dia melihat Ardi yg sedang membaca buku... Dhea mengagumi sosok Ardi yg begitu tampan dan terkesan cuek..


setelah memilih buku Dhea akan menuju kelas saat berpapasan dengan Bagas dan geng.. Dhea di cegat..


" hai cewek manis mau kemana... sini main sama kakak.." kata bagas mencolek dagu Dhea...

__ADS_1


" tolong minggir.. saya mau ke kelas...."kata Dhea menghindar...


" sombong amat sih... ayo kita main bentar.. kakak janji kamu pasti ketagihan..." kata Bagas lagi seraya membelai lengan Dhea...


plak.... Dhea menampar pipi Bagas karna bersikap kurang ajar padanya...


" gadis sialan.... " kata Bagas


Bagas hendak menampar Dhea.. Ardi yg baru keluar melihat kejadian itu akhir ya buka suara..


" hentikan..." kata Ardi datar...


" cih.. cowok sok ganteng.. mau apa loe.." maki Bagas..


" kalau berani jangan sama perempuan..." kata Ardi


Bagas yg merasa marah akhirnya menyerang Ardi tapi Ardi adl seorang atlet taekwondo dan dengan mudah mengatasi Bagas dan geng nya...


tapi Ardi malah di panggil kepala sekolah karena masalah itu.. Dhea merasa bersalah dan berkali kali minta maaf dan tera kasih...


flashback off...


" bagai mana pak.. putra saya tidak salah kan hanya ingin melindungi gadis ini.. dan yg menyerang pertama adl putra ibu ini.." kata Wulan..


" tidak bisa gitu dong.. anak saya sudah babak belur begini... dan saya minta ganti rugi..." kata ibu wali murid..


" tapi Bu yg salah adl putra ibu sendiri... dan kemarin pihak sekolah juga sudah membawa bagas ke rumah sakit..." kata kepala sekolah..


" tetap saya minta ganti rugi kalau tidak.. saya akan melaporkan kasus ini ke polisi..." ancam wali murid itu..


" Bu tapi ank ibu yg salah.." kata kepala sekolah..


" kalian tak tau ya siapa suami saya... " kata ibu itu..


"ibu ini masalah anak anak kenapa harus bawa bawa suami anda..." kata Wulan binggung..


" asal kalian tau ya suami saya adl orang kepercayaan di Shiddiq Grub... dan saya bisa memenjarakan kalian semua tentang kasus ini,. jika kalian tak mau ganti rugi.." kata ibu itu..


Wulan melihat Ardi yg menahan tawa nya sudah mendapat tatapan tajam dari Wulan..


" ibu saya mohon jangan bawa bawa suami saat menghadapi masalah anak anak..." kata Wulan menenangkan ibu itu...


" saya sudah menghubungi suami saya.. dan saya pastikan kalian semua akan di jebloskan ke penjara karna melukai putraku..." katanya lagi..


kepala sekolah sudah memijat pangkal hidung nya pusing.. sedang Wulan tak habis pikir dengan wanita di depannya itu...

__ADS_1


" ma sepertinya kita juga harus menghubungi papa..."kata Ardi..


" Ardi diam... papa mu sedang sibuk..." kata Wulan


" nanti mama ancam aja kalau papa gak mau datang..." goda Ardi..


" Ardi diam atau uang saku mu ma.a potong..." kata Wulan dingin..


"silahkan..." kata Ardi..


" kak Ardi nanti biar Dhea yg jajanin kalau uang sakunya di potong..." kata Dhea


Ardi mengacinggi dua jempol ke arah Dhea sedang Wulan hanya bisa mengeleng melihat tingkah Ardi..


" hei kalian bisa diam tidak.. ternyata kalian ibu dan anak sama sama tak tau sopan... apa kalian baru keluar dari hutan...", hina ibu wali murid itu..


" cukup Tante jangan hina mama saya..." bentak Ardi..


" hei anak kurang ajar.. kamu yg sopan bicara ke orang tua.. dasar anak sialan..", maki ibu itu..


" cukup Bu.. anak saya adl kebanggan saya.. jika ibu bisa menghubungi suami ibu.. saya juga bisa dan saya jamin ibu akan menyesal..." kata Wulan..


Wulan menghubungi Eko karna dia tak mungkin menganggu sandi yg mengadakan rapat direksi....


tak lama suami dari ibu itu datang dengan sombongnya.. pria itu tak tau kalau Wulan adl istri sandi karena dia adl karyawan biasa di bagian humas lapangan...


" sayang lihat.. wanita itu dan anak nya tak ingin Menganti rugi ..." kata wanita itu manja..


" ya Alloh kenapa aku harus berurusan dengan wanita penuh drama ini.." batin Wulan..


" ibu harus ganti rugi.. karena saya bisa memasukkan anda ke penjara dan anda harus tau saya orang kepercayaan di Shiddiq Grub..." ucap laki laki itu sombong...


" huh.. kalian akan menyesal jika tau siap yg kalian hina dari tadi..." batin Ardi..


" mohon maaf kita bisa menyelesaikan ini dengan baik baik...." kata kepala sekolah...


.


.


.


.


mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘😍😘😍 terima kasih

__ADS_1


__ADS_2