Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
Ak_permainan Aline dan Mecha 2


__ADS_3

siang itu Ken sedikit santai karena Aline sudah menyelesaikan semua urusannya begitupun Aline yang masih sibuk dengan Mecha.


kebetulan sore itu tak ada rapat yang harus di hadiri oleh mereka, jadilah mereka hanya main di ruangan pribadi Ken.


"Aline aku tak tau harus memberi hadiah apa?" kata Mecha yang duduk berdampingan dengan Aline.


"hadiahkan tubuh mu saja, kenapa mesti repot," jawab Aline asal.


Mecha yang mendengar itu langsung memukuli Aline, sedang Aline malah tertawa melihat Mecha.


"aduh ampun dong, maaf maaf bentar kita tanya suamiku aja kesukaan kak Lui," kata Aline.


"ide yang bagus," jawab Mecha.


kini mereka pun menemui Ken yang sedang bekerja, merek duduk di depan Ken dan hanya terhalang meja saja.


"ada apa?" tanya Ken.


" maaf kak Ken, boleh tau kesukaan dari suamiku?" tanya Mecha.


" Lui itu suka semua jenis seni dan keindahan, dia juga suka barang barang bermerk," jawab Ken.


"ya selera kalian sama, cuma beda warna saja," jawab Aline mencibir.


"uluh... uluh.. jangan marah atuh cantik," kata Ken menggoda Aline.


sedang Mecha masih memikirkan apa yang akan di berikan pada Lui, sedang Aline tak perlu pusing karena suaminya sudah punya segalanya.


"kita ke mall yuk, dari pada di sini," ajak Aline.


"aduh Aline, kamu kan masih bekerja," jawab Mecha.


"aku kan istri bos, oh ya biar nanti kak Aryo yang membantumu ya mas," kata Aline.


"hei kalian mau apa ke mall," tanya Ken.


"mau cari brondong, udah ayok," kata Aline menyeret Mecha.


"ya udah selamat belanja," kata Ken pada keduanya, sedang Aline hanya mengacungi jempol saja.


sebelum pergi Aline menghampiri ruangan sekertaris untuk meminta Aryo menghendel semua keperluan Ken.


kini dua wanita itu sudah turun dan pak totok sudah menunggu di lobi, semua karyawan menunduk hormat.


"pak kita ke mall ya," kata Aline saat mereka sudah di dalam mobil.


"baik nona besar," jawab pak totok.


Aline masih memeriksa email,"apa kau sudah tau ingin membuat apa?" tanya Aline.


"seperti nya aku akan membuat lukisan saja untuk suamiku, kalau dirimu?" tanya Mecha balik.


"entah aku masih belum memikirkan nya," jawab Aline.

__ADS_1


sekitar 30 menit mobil yang mereka tumpangi sudah sampai di mall, kini keduanya turun dan mulai melihat lihat.


pertama mereka menuju ke bagian toko painting, setelah itu meminta pak totok membawa belanjaan mereka dan menunggu di mobil.


kini mereka kembali berjalan ke sebuah toko, Mecha melotot saat Aline menyeretnya masuk.


"Aline kenapa kita ke tempat ini," kata Mecha binggung.


"buat manjain suami sayangku, kamu gak mau kan suamimu main dengan wanita lain," kata Aline sambil melihat beberapa model lingerie.


Mecha hanya menatap ngeri karena baru kali ini dia melihat baju yang kurang bahan menurutnya.


Aline sudah memilih beberapa lingerie untuk Mecha dan dirinya, setelah itu mereka keluar dan mencari hadiah untuk suami mereka.


"Aline kita mau cari apa lagi?" tanya Mecha.


"kita cari jam tangan atau sepatu untuk suami kita dong," jawab Aline.


mereka pun masuk kesebuah toko baju, Aline melihat setelan jas yang sangat bagus, bahkan jika Ken mengunakan itu maka akan terlihat gagah.


sedang Mecha melihat sebuah dasi dan beserta jepit dasi yang terlihat cocok dengan kepribadian Lui yang tenang.


setelah mendapat belanjaan mereka berdua memutuskan untuk minum dan nyemil di sebuah toko roti.


tapi tak di sangka mereka malah mendengar sesuatu yang mengejutkan.


"sayang kau siapkan melakukan permainan kita," kata Dio pada Sasha.


"ya dan sebentar lagi ulang tahun mereka, aku akan membuat kejutan yang pasti," kata Sasha.


"kita ikuti permainan mereka, dan pastikan kau selalu bersama kak Lui Mecha," kata Aline.


"pasti,"jawab Mecha geram.


akhir nya Aline meminta pelayan membungkus pesanan mereka, karena Aline dan Mecha sudah tak minat setelah mendengar percakapan penghianat.


mereka menuju parkiran dan meminta pak totok untuk langsung pulang, sesampainya di rumah para pelayan membawa belanjaan mereka masuk.


sedang Aline dan Mecha memilih berganti pakaian dan memilih berenang dan menenangkan diri mereka.


Rissa kaget saat melihat Aline dan Mecha melompat ke kolam bersamaan, Rissa pun menghampiri keduanya saat sudah naik kepermukaan.


"kalian sedang kesal,"tebak Rissa.


"sedikit mom, aku seakan tak bisa mengontrol emosiku saat mendengar seseorang akan melukai suamiku," kata Mecha.


"kau harus tenang dan mengikuti alur mereka sayang, dan ingat selalu waspada," jawab Rissa.


"siap mom, oh ya pesta ulang tahun kak Ken dan kak Lui mau di rayakan seperti apa?" tanya Mecha.


"Aline sudah menyiapkan segalanya, kamu tinggal menyiapkan kado spesial mu," kata Rissa.


akhirnya Aline dan Mecha melanjutkan berenang sedang Rissa hanya membaca buku sambil mengawasi dua menantu itu.

__ADS_1


tak lama Jacob dan Jessi ikut bergabung berenang, jadilah halaman belakang begitu ramai.


sedang Ken yang memang sudah menyelesaikan pekerjaan nya menghampiri Lui di ruangannya.


Ken masuk tanpa mengetuk pintu, "Lui kamu mau pulang bareng?" tanya Ken.


"boleh," jawab Lui yang sudah berdiri dari kursi rodanya.


"kau bisa berdiri Lui!" kaget Ken, sedang Lui sedang belajar melangkah.


Ken begitu bahagia melihat Lui yang belajar berjalan, tapi baru 2 langkah tubuh Lui limbung, dengan cepat Ken menangkap tubuh Lui.


"aku bantu ke kursi roda," kata Ken.


"aku masih mencoba, tapi masih belum bisa berjalan seperti dulu," kata Lui.


"tidak Lui, ini keajaiban sejak kapan kamu sudah bisa seperti ini?" tanya Ken dengan haru.


"sejak Mecha yang selalu merangsang syaraf kakiku, aku tak sengaja berdiri karena ingin mengambil berkas yang di atas rak buku ternyata bisa," kata Lui.


"aku bahagia bisa melihat mu kembali Lui," kata Ken memeluk Lui.


"iya ken, aku juga bahagia apalagi melihat kesungguhan Mecha merawat ku, tapi aku mohon jangan beritahu siapapun biar ini menjadi hadiah untuk Mecha," kata Lui.


"baiklah, apapun yang kau minta," kata Ken.


akhirnya Ken bersama Lui pulang, saat tiba di rumah utama mereka di sambut senyum oleh kedua istri mereka.


Ken membantu Lui turun dan Mecha langsung menyambut Lui dan mencium tangannya.


begitupula Aline yang langsung memeluk Ken,"tumben kalian di rumah utama?" tanya Ken.


"owh, kami habis bantu mommy memasak," jawab Aline.


"ya sudah, kita pulang dulu ya pasangan tak tau tempat bye," kata Lui yang di nanti Mecha.


"dasar adik sialan," teriak Ken.


"udah sih kita juga harus pulangkan, nanti malam mommy minta kita makan di rumah utama," kata Aline.


" oke sayang," jawab Ken yang berjalan sambil memeluk pinggang Aline.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍 terima kasih


__ADS_2