Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
S2_kita kuat saat bersama


__ADS_3

keesokan harinya.. mereka sudah berpamitan pada semua orang.. Rissa berangkat pulang bersama yg lain..


mereka sampai di bandara Amsterdam sudah malam.. bahkan pengawalan super ketat.. mereka langsung menuju kastil...


Rissa menyiapkan semua bukti dan juga siapa sebenarnya dari Aurora Soetomo.. dan juga pengusaha yg mengancam James..


James malam ini bisa tidur nyenyak karena Rissa.. ya Rissa menimang James dan juga dua putranya..


setelah tiga pria itu tidur.. Rissa mengirim email pada Leo untuk membuat keamanan perusahaan James makin kuat..


Jhon juga mendapat perintah agar mencari tau tentang pergerakan yg di lakukan oleh musuh..


kini Rissa ikut tidur.. karena besok adalah hari besar untuk kembali membantu suaminya.. Rissa tak ingin kedua putranya kehilangan sosok sang Daddy..


pagi hari Rissa khusus membuat sarapan tanpa di bantu para maid.. pak Jay sedang menyiapkan sarapan...


Rissa memandikan kedua putranya.. sedang Rissa belum tega membangunkan James yg terlihat begitu nyenyak...


Rissa memberikan Ken dan Lui pada baby sitter mereka agar Rissa bisa fokus membantu James..


" sayang... Daddy... ayo bangun.. ini sudah siang..." kata Rissa lembut...


", hemm.. morning mommy..." kata James meraih Rissa dalam pelukannya...


" ayo bangun Daddy... dua putramu sudah tampan.. kenapa Daddy masih belum bangun ih..." kata Rissa..


" Daddy mau mommy yg memandikan..." kata James..


" baiklah Daddy.. hari ini mommy memandikan Daddy.. ayo cepat.. nanti Daddy kesiangan..." kata Rissa melepas pelukan James...


" baiklah..." kata James bangun dari tidurnya...


Rissa sedang mengambil handuk untuk James tapi James langsung mengendong Rissa ke kamar mandi...


" mommy... Daddy sudah kangen..." kata James mencium bibir Rissa..


" emm.. mommy juga.." jawab Rissa...


mereka pun mandi bersama.. sekalian melepas rindu... kini mereka pun sarapan bersama.. karena tanpa di duga Sandra dan Edwards sudah datang ke kastil...


" hei nyonya Folke.. kenapa masih pagi udah di sini sih..." tanya Rissa..


" ayolah.. aku ingin sarapan bareng saudariku ini.. lagian kak James gak keberatan tuh..." kata Sandra cuek...


" ahh.. kamu selalu menjengkelkan...." kata Rissa...

__ADS_1


" alah.. sama kakak sendiri ini..." kata Sandra..


Rissa pun tak melanjutkan sudah pasti kalah debat dengan Sandra yg makin cerewet setelah hamil...


" mommy nanti Mark dan team akan datang jam 10 pagi.." kata James..


" baiklah.. dan pak Jay tolong buat cemilan dan kue untuk menyambut tamu kita nanti..." kata Rissa...


" apa kalian sudah menemukan bukti tentang kebenaran dari yg terjadi..." tanya Edward..


" apa oppa lupa.. istrinya saja pengacara dan orang paling pintar kalau menyangkut bukti..." kata Sandra..


" kau memang benar sekali nyonya..." kata Rissa..


" aku memang beruntung memilikimu mommy.." kata James..


kini James menghampiri kedua putranya setelah berpamitan.. kini James memeluk dan mencium kening Rissa..


" aku berangkat kerja ya mommy... aku selalu mencintaimu... selama nafas ku..." kata James...


" aku pun mencintaimu Daddy.. " kata Rissa


kini James sudah berangkat bersama Jhon dan crish.. sedang Edward masih bermain dengan kedua keponakannya itu.. sedang Sandra menonton drama Korea kesukaannya...


" kak Edward tak pergi ke rumah sakit..." tanya Rissa..


" kau benar oppa.. Rissa terlalu banyak memberi makan Ken hingga di bulat begitu.." kata Sandra..


" tenang... mereka meniru badan dan wajah dari Daddy mereka.. dan aku yakin saat dewasa mereka akan tampan dan berbadan bagus..." kata Rissa...


" ya.. aku yakin itu.. karena wajah mereka begitu mirip dengan kak James.. " kata Sandra..


" ya.. berarti kamu sukses banget dong.. karena anak anak mu mirip James.. semoga sifat mereka yang mirip dengan mu Rissa..." kata Edward...


" Amien.. kak..." kata Rissa


" baiklah.. aku pergi ke rumah sakit ya.. kalian berdua bik baik di sini oke.." pamit Edward..


" oke kak.." jawab mereka serempak...


kini Edward pergi ke rumah sakit.. sedang kini Rissa dan Sandra menjaga dua bocah itu sambil menunggu kedatangan dari Mark dan team...


tak lama pak Jay mengatakan jika Mark dan team sudah datang dan sudah menunggu mereka di ruang tamu...


" kalian berempat jaga dua pangeran ku ya.. Karena saya ada tamu.." kata Rissa..

__ADS_1


" baik nyonya besar..." jawab babysitter serempak...


kini Rissa dan Sandra menuju ke ruang tamu.. Mark dan team berdiri menyambut kedatangan Rissa..


" ayolah.. jangan seperti ini.. kota adl team.. dan jangan terlalu formal..." kata Rissa..


" baiklah.. " jawab Mark..


Jessi dan yg lainnya langsung memeluk Rissa karena begitu merindukan gadis itu...


Monica, Yesi, Jessi sudah memeluk Rissa seraya berteriak... Sandra pun tersenyum melihat Rissa yg di kelilingi orang yg menyayanginya...


" baiklah.. kita lanjutkan masalah yg harus kalian tangani.. tenang aku juga akan membantu..." kata Rissa...


" kami sudah mendengar dari tuan James dan Jhon.. tapi mereka tak memiliki bukti sedikit pun.. dan itu membuat tuan James akan sulit di bebas kan dari tuduhan..." kata Mark..


pak Jay datang bersama pra maid membawa berbagai kue dan cemilan untuk para tamu.. pak ku pamit setelah menaruh semua makanan...


" silahkan... di cicipi..." kata Sandra..


" terima kasih nyonya Folke.." jawab mereka serempak..


" sayangnya... hotel yg mereka jadikan tempat untuk menjebak kak James adalah hotel milik ku yg di kelola oleh bang Ardan... jadi aku lebih mudah mengambil semua bukti yg di butuhkan dan juga ada pelayan yg bersedia menjadi saksi di sidang..." kata Rissa..


" kau memang mengagumkan sekali Rissa dari dulu.." kata Mark..


" ayolah.. kalian pasti tau dia adalah putri dari tuan Shiddiq yg tak mau terkalahkan.. " kata Sandra..


" ya ku benar.. dan kau adalah wanita yg tak mau mengalah dan selalu mau menang.. benarkan... kamu juga sama kali..." kata Rissa..


" hahaha... aku bercanda jangan marah kali nyonya.. kamu mau tua dengan cepat.. senyum dong..." kata Sandra..


" baiklah.. kau menang... mari di makan kuenya.." kata Rissa..


kini mereka makan sambil membahas langkah yg akan di lakukan.. Sandra juga membantu memberi ide.. mereka kini siap menghadapi semua tuntutan yg di lakukan oleh musuh James...


.


.


.


.


.

__ADS_1


mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih


__ADS_2