
"APA....." teriak Bu Mala..
"ibu kenapa sih.. harus teriak begitu..." kata sandi mengusap telinganya...
" zainudin Nawawi...." ulang Bu Mala...
"iya nama laki laki yg berselingkuh dengan Wulan.." kata sandi...
" sandi... dia itu kakak kandung Wulan... dan kamu menceraikanya hanya karna dia berpelukan.... ya Alloh sandi...." geram Bu Mala..
sandi terdiam mendengar kata Bu Mala...
"jadi dia kakak kandung Wulan.." kata sandi bergetar...
" iya san... dia memberi cek ini berarti dia menebus istrimu..." kata Bu Mala sedih...
" gak ... gak .. gak boleh... sandi harus bersama Wulan.. " kata sandi
" iklaskan sandi... jika di jodohmu pasti akan kembali..." kata Bu Mala seraya meninggalkan sandi...
sandi menelpon Eko dan memintanya melacak wulan... karna sandi mau meminta maaf atas kesalah pahaman yg terjadi... Eko mulai mencari keberadaan Wulan...
ππππππππ
di rumah Zain semua org sedang menonton tv tapi tiba tiba Wulan datang dengan muka cemberut..
" eh... kenapa nih adek Abang kok cemberut..." tanya Zain ..
" aku lagi pengen makan mie ayam sama pentol bakar..." kata Wulan
"tumben sayang... kamu mau makan begituan jam segini..." tanya pak Nawi..
"pingin saja..." jawab Wulan asal,..
Bu nawi curiga dengan tingkah Wulan yg akhir akhir ini seperti orang ngidam...
Zain sudah memesan lewat aplikasi online saat sedang menunggu pesanannya di teras Bu nawi menghampiri Zain...
" nak ibu boleh bertanya..." kata Bu nawi
"tanya apa Bu..." jawab Zain...
"seandainya sandi datang dan meminta adik mu apa kau akan mengizinkan.." kata Bu Mala...
" tapi dia sudah menceraikanya Bu..." jawab Zain..
" talak itu akan gugur jika saat menjatuhkan talak adik mu sedang hamil..." sangah Bu nawi..
" maka Zain ingin lihat kesungguhannya.. untuk membahagiakan Wulan..." jawab Zain...
" ingat lah sandi bahwa adikmu sangat mencintai suaminya...bahkan setiap malam dia menatap foto sandi sambil menangis..." kata Bu Mala meninggalkan Zain di teras..
tak lama ojol yg membawa pesanan Zain datang.. Zain membayar dan kemudian menyerahkan pada Wulan...
" ini dek pesanan mu.." kata Zain memberikan bungkusan tersebut..
__ADS_1
wlan menerima dengan senang hati.. saat dia menata makanannya dia teringat sandi yg pernah mengajaknya makan di gedung Shiddiq Grub...
" lho kok gak di makan sih dek.." tanya Zain..
" emm.. tiba tiba gak pingin bang... aku tidur dulu ya..." kata Wulan berlalu meninggalkan Zain..
Bu nawi menghampiri Zain dan membawa nampan berisi makanan tersebut ke kamar Wulan...
Bu nawi masuk ke kamar Wulan dan melihat Wulan tengah memandangi foto sandi di hpnya...
" nduk... ini makanannya kok hah di makan... kasihan lho Abang mu sudah membelikan..." kata Bu nawi menaruh di nampan di ranjang Wulan...
Wulan pun duduk sambil melihat layar hpnya... kemudian menatap Bu nawi...
" bu.. Wulan ingin di suapi mas sandi... Wulan merindukannya... Wulan terus kepikiran sama mas sandi..." kata Wulan sudah menangis...
" iya sayang... sekarang kamu makan ibu suapi ya... sambil kamu melihat foto sandi..." jelas Bu nawi..
Wulan pun mengangguk dan mulai makan dengan di suapi sang ibu... Zain hanya merasa bersalah pada Wulan karna tak membantu menjelaskan pada sandi waktu itu..
" apa keputusan yg Abang ambil salah dek..." gumam Zain...
πΊπΊπΊπΊπΊπΊ
di rumah Shiddiq sandi tidak bisa tidur... dia terus muntah bahkan apapun yg masuk ke perut sandi pasti di muntahkan lagi...
Bu Mala di buat binggung dengan keadaan sandi.. Bu Mala meminta pak Joko menelpon dokter Rahman untuk mengecek keadaan sandi..
dokter Rahman datang dan mulai mengecek keadaan sandi dan menyimpulkan bahwa sandi hanya mengalami asam lambung naik... itu sebabnya dia terus muntah...
dalam mimpi sandi bertemu dua anak kecil yg tiba tiba memeluknya.. sandi terbangun dari tidurnya...
kemudian menuju ke lemari dan mengambil mukenah Wulan.. sandi memeluknya dan kemudian kembali tidur dengan nyaman...
pagi hari sandi terbangun dengan segar... lalu bersiap untuk ke kantor... sandi menuju meja makan yg sudah ada Bu Mala menunggu...
baru duduk di meja makan sandi merasa perut nya di aduk aduk hingga merasa mual...
sandi pun berlari ke toilet yg ada di lantai bawah... sandi muntah meski perutnya kosong.. Bu Mala menghampiri sandi yang muntah muntah...
" sandi... kenapa masih muntah muntah masih belum mendingan..." tanya Bu Mala..
" tadi si baik baik saja tapi saat sandi duduk di meja makan aroma makanannya membuat sandi mual Bu..." jawab sandi lemas...
" lebih baik kamu istirahat di rumah... biar perusahaan di handle Ken dan Eko.." kata Bu Mala...
" tak bisa bu... Eko sedang sandi suruh ke Jakarta untuk mencari Wulan dan hari ini ada rapat devisi laporan tahunan..." jawab sandi..
" tapi keadaan mu seperti ini... bagaimana bisa ke kantor..." kata Bu Mala..
"sandi baik Bu.. tapi bisa tolong minta pak Joko membuatkan jus kiwi tawa gula.." kata sandi...
Bu Mala pun meminta pak Joko membuat jus kiwi.. setelah selesai pak Joko memberikan pada sandi yg berada di ruang tamu...
sandi langsung menghabiskan jus kiwi tersebut... dan merasa sedikit mendingan.. Ken sudah menjemputnya...
__ADS_1
sandi dan Ken pun menuju ke perusahaan... sesampainya di perusahaan sandi langsung menuju ke ruangannya tanpa membalas sapaan karyawan...
sandi sedang duduk di kursi kebesarannya.. tak lama telpon sandi berdering... tertera nama Eko di sana...
" pagi bos... saya sudah mengetahui keberadaan nona Wulan... sekarang nona membuka toko kue di depan perusahaan VG company bos..." kata Eko...
" ya Alloh sayang... kita sudah begitu dekat tapi malah tak bertemu... baik Eko terus awasi dia dan cari tau dia tinggal di mana..." perintah sandi..
" siap bos.." kata Eko mematikan telponnya...
tiba tiba sandi ingin makan cilok dan nasi uduk... sandi pun menelpon
" hallo Ken.. tolong belikan cilok dan nasi uduk..." perintah sandi..
" apa bos yakin..." tanya Ken tak percaya ..
" cepat belikan... atau gaji mu ku potong.."ancam sandi
"si..siap bos..." jawab Ken...
Ken merasa kesal karna permintaan aneh sandi... akhirnya Ken menyuruh seorang OB untuk membeli cilok dan nasi uduk...
tak butuh waktu lama OB itu kembali dan menyerahkan makanan pada Ken...
Tok...tok...
" masuk..." kata sandi..
" ini bos makanan yg bos minta..." kata Ken menaruh di meja...
sandi pun menuju sofa dan mulai membuka makanan yg di bawa Ken... sandi memakan dengan lahap... sedang Ken hanya tertegun melihat sandi yg begitu lahap... padahal sandi tipe orang yg pilih pilih makanan...
"bos sehat..." tanya Ken heran..
"iya... kenapa" jawab sandi sambil mengunyah makanan...
" enggak bos.. emm.. sebentar lagi kita akan melakukan rapat " kata Ken ...
" baiklah... setelah ini kita ke ruang rapat.." jawab sandi cuek...
.
.
.
.
.
.
.
mohon dukungannya ya dengan vote like dan komen ππππ
__ADS_1
terima kasih atas dukungan ya