
malam itu semua orang beristirahat karena besok adalah acara garden party untuk merayakan pesta yang bahkan masih di rahasiakan.
keesokan paginya semua sudah bersiap dengan gaun dan kemeja yang sudah di siapkan oleh Kakashi dan Keysa.
pagi itu terlihat begitu indah dan ternyata Kakashi dan Keysa melakukan pemberkatan ulang sebagai pasangan yang saling mencintai.
acara terasa begitu hangat, bahkan keduanya begitu bahagia, Aline dan Ken juga ikut bahagia menyaksikan kebahagiaan dari saudara mereka itu.
Ken memeluk pinggang Aline, "lihatlah sayang om dan aunty terlihat begitu bahagia," kata Ken.
Aline pun menatap Ken seraya tersenyum,"ya mereka pantas bahagia setelah semu ujian cinta merek, belum lagi kini aunty sedang mengandung pewaris dari keluarga Hinata," kata Aline pada Ken.
"benarkah, berarti sebentar lagi kau punya sepupu kecil dong," kata Ken menatap manik indah Aline.
Aline tersenyum dan menganggukkan, Ken kemudian mencium kening Aline, Rissa dan James juga terlihat begitu mesra dan hanya pasangan pengantin baru yang masih canggung.
"selamat pagi semuanya, saya ingin mengucapkan terima kasih atas kesediaan menyaksikan pernikahan kami lagi, dan juga hari ini saya ingin mengatakan sesuatu pada suami tercinta," kata Keysa menatap Kakashi.
"suami ku, terima kasih telah memberikan cinta yang begitu besar, dan terima kasih sudah menjaga kami selama ini," kata Keysa sambil meletakkan tangan kakashi pada perutnya.
Kakashi pun begitu bahagia dan langsung memeluk Keysa, "terima kasih kalian sudah hadir di hidupku," kata Kakashi begitu bahagia.
"cium om," teriak Ken
Kakashi dan Keysa pun berciuman, sedang James dan Rissa menutup mata Jacob dan Jessi.
hari itu pesta pun berjalan meski hanya dengan keluarga Smith, Aline yang tengah berbincang dengan Rissa dan Keysa sempat meliht Mecha yang berjalan kearah pantai.
Aline pun mengikuti dan mendekati Mecha, kini Aline duduk di samping Mecha yang tengah menikmati angin pantai itu.
"kenapa kau disini?" tanya Aline.
__ADS_1
"aku sedang ingin sendirian saja," jawab Mecha.
"baiklah aku pergi kalau begitu," kata Aline berdiri dan akan meninggalkan Mecha.
tapi Mecha menahan tangan Aline,"aku minta maaf karena ulah kelurga ku, kelurga mu sampai marah," kata Mecha.
"hei tenanglah, aku bukan Aline yang dulu bisa di tindas," jawab Aline.
"kau memang baik Aline, tapi aku merasa apa pantas aku menjadi menantu keluarga Smith," kata Mecha sedih.
Aline mengenggam kedua tangan Mecha, "percayalah, kau pantas untuk itu tapi kau harus memenangkan hati suamimu dulu," kata Aline.
Mecha pun memeluk Aline, "aku akan berusaha untuk itu, terima kasih," kata Mecha.
kini mereka pun kembali ke acara yang makin meriah karena mereka makan bersama sambil bergantian menyanyi.
"Lui bagaimana kalau kau memainkan satu lagu untuk kami," pinta Kakashi.
"ayo lah tanganmu kan masih bisa, aku akan memainkan gitar dan kamu main piano," kata Mecha mendorong kursi roda Lui.
"hei kenapa kau suka memaksa dasar gadis bar bar," kata Lui.
"aduh, gadis bar bar ini istrimu, kau jahat sekali mengatai ku," kata Mecha seraya tertawa.
sedang semua orang tertawa melihat Mecha yang sudah kembali ke sikap awalnya, dan kini Mecha juga berusaha merebut hati suaminya itu.
kini Lui mulai memainkan satu lagu bersama Mecha, mereka memilih lagu Sempurna, Keysa dan Kakashi pun berdansa.
sedang Aline dan Ken berpegangan tangan, James tersenyum melihat kebahagiaan dari Ken dan Aline.
"aku sangat bahagia bisa melihat Ken dan Aline, semoga Lui dan Mecha juga akan mendapatkan kebahagiaan mereka," kata James melihat Rissa.
__ADS_1
Rissa pun menyatukan kening dengan James, "itu pasti Daddy," jawab Rissa seraya tersenyum.
setelah lagu selesai mereka pun bertepuk tangan, kini Lui di bantu Mecha kembali ke meja makan.
sedang di tempat lain,Miko sedang menenangkan ibunya yang tengah histeris, karena melihat tubuh Mila yang telah terbujur kaku.
"kenapa ini semua terjadi pada Mila, kenapa dia bisa mengenaskan seperti ini..." lirih Bu Maya di pelukan putranya.
sedang pak Muhib juga tak kalah syok saat seorang warga mengatakan jika Mila di temukan dalam kondisi sangat buruk.
dokter datang bersama seorang polisi untuk menyampaikan hasil otopsi, Miko berdiri dan menghampiri dokter itu.
"dokter sebenarnya apa yang terjadi pada adik saya?" tanya Miko.
dokter dan polisi itu saling pandang, kemudian polisi itu menyerahkan surat hasil otopsi, "kami sedang mengejar para pelaku yang ternyata pacar korban dan teman temannya," kata polisi.
Miko pun mencoba melihat surat itu, lututnya lemas saat membaca keterangan bahwa Mila mendapat pemerkosaan dan juga penganiayaan dan meninggal akibat overdosis obat yang di suntikan kedalam tubuhnya.
Miko langsung terduduk lemas, Mila mungkin gadis yang bebas tapi Miko tak menyangka jika Mila harus meninggal dengan cara seperti ini.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih