Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
Ak_ aku kan sekertaris


__ADS_3

Ken dan Ozil sedang mengadakan rapat bersana client dari Belanda, dan Aryo menemani mereka.


kini Aline duduk di ruangan sekertaris dan membantu pekerjaan Feby, "beh kamu nah terbaik Aline, tapi bos marah gak nanti?" tanya Feby.


"tenang sih, ini kan pekerjaan ku dulu sebelum di suruh berhenti sama suami," jawab Aline.


saat Aline mengecek beberapa laporan tak di sangka terdapat beberapa angka yang janggal dari bagian keuangan.


"kak Feby, kak Dimas minta data cabang yang di Malaysia dong," kata Aline panik.


"tunggu," kata Diman mencari data keuangan yang di minta Aline.


Aline mulai memeriksa satu persatu rincian proyek yang di kerjakan oleh cabang di sana.


"damn it," maki Aline saat dia menemukan kebocoran dana.


"kak sebelumnya siapa yang pegang proyek ini?" tanya Aline.


"ini di pegang oleh pak Andi dan bagian keuangan kenapa?" tanya Dimas.


"kalian tak mengecek ulang, ini ada kebocoran dana loh, apa sudah di ajukan ke bos," panik Aline.


"benarkah, itu kemarin Icha yang mengajukan kami kan masing masing pegang pekerjaan Aline," kata Dimas.


Aline tanpa berkata langsung membawa berkas berkas itu ke ruangan Ken, Aline mencoba mengerjakan dengan laptop suaminya.


setelah itu mengirim email pada asisten Ozil, Ozil kaget saat membaca email dari Aline dan langsung keluar dari ruang rapat.


Ozil langsung menuju ke ruangan Ken, "nona apa yang terjasi,?" tanya Ozil.


Aline melempar berkas berkas ke depan Ozil, dan memutar laptop menghadap Ozil, "ada kebocoran dana yang tak sedikit di cabang Malaysia, bahkan wanita yang baru kau pecat tadi berkomplot mengkorupsi dana perusahaan," kata Aline.


"maaf nona, saya kecolongan," jawab Ozil.


"tak masalah, sekarang cepat telpon anak buah kepercayaan mu di sana untuk mencari bukti dan temukan wanita tadi," kata Aline.


Ozil pun meninggalkan perusahaan dan langsung menyuruh anak buahnya bertindak, sedang Ozil langsung berangkat ke Malaysia saat itu juga.


sedang Aline akan mengantikan posisi Ozil sementara saat Ozil menyelesaikan masalah cabang Malaysia.


Kini Aline datang sebagai pengganti Ozil menemani rapat, Aline mengunakan kaca mata makin terlihat berwibawa.


Ken kaget tapi berusaha menyembunyikan keterkejutan nya karena melihat Aline.

__ADS_1


rapat pun berjalan dengan baik, tapi Aline sedikit curiga saat membaca beberapa pasal yang janggal.


Ken juga menyadari hingga Ken memilih menggantung jawaban atas kerjasama itu.


Aryo mengantar para client keluar dari perusahaan sedang Aline masih berhadapan dengan Ken.


"ada apa sayang?" tanya Ken.


"ada masalah sedikit mas, tapi Ozil sudah bertindak untuk menyelesaikan masalah itu, dan selama Ozil pergi, aku akan mengganti kan posisinya," jawab Aline.


"bahagianya aku bisa melihatmu di samping ku," goda Ken.


"berhenti mas, pekerjaan kita masih banyak, ayo kita selesaikan semuanya agar bisa pulang,"kata Aline menutup bibir Ken yang ingin menciumnya.


Ken hanya cemberut tapi dia pun menuruti permintaan Aline, jadilah mereka bekerja di ruangan yang sama.


sedang di rumah, Mecha di buat kesal oleh sikap manja Lui yang berlebihan, apalagi saat terapis menekan titik syaraf Lui akan pura pura kesakitan padahal tak merasakan apapun.


"mas berhentilah berteriak, kasihan terapisnya," kata Mecha.


"kau jahat sekali sih sama suami mu ini, kau tak mengasihani aku malah terapis ini," kata Lui.


padahal terapis itu hanya menahan senyum karena dia tau kondisi Lui yang sesungguhnya.


Lui pun mengangguk setuju, sedang Mecha masih terlihat kesal dengan tingkah konyol Lui.


setelah 2 jam terapi pun selesai, dan Mecha di minta untuk melatih otot kaki Lui setiap pagi agar bisa kembali normal.


setelah mengantar terapis itu keluar rumah Mecha kembali menghampiri Lui, Mecha binggung saat meliht wajah sedih Lui.


"mas kenapa masih sakit, kok murung gitu sih mukanya?" tanya mecha.


"aku tak kan bisa sembuh, lebih baik kau mencari pria yang sempurna bisa membahagiakan mu," kata Lui.


Mecha geram mendengar perkataan Lui,"emang mas pikir yang sedih mas saja, lihat keluargamu mas jangan buat sedih dengan rasa putus asa di dirimu," kata Mecha.


"tapi bagaimana jika aku memang tak bisa sembuh," kata Lui.


"percayalah pada Alloh mas, dan seandainya itu terjadi maka aku akan selalu di sampingmu," kata Mecha.


"kau tak malu punya suami cacat seperti ku?" tanya Lui.


"kenapa harus malu, mas bukan koruptor yang menghabiskan uang rakyat tanpa ada rasa malu," jawab mecha.

__ADS_1


" tapi aku tak sempurna," kata Lui sedih.


"mas, setiap manusia memang tak sempurna dan kesempurnaan hany milik tuhan, bagaimana kalau kita jalan jalan," usul Mecha.


"mau kemana?" tanya Lui.


"kita ke taman menikmati waktu sore mau," kata Mecha.


"di rumah ini taman belakang rumah juga luas kenapa harus keluar rumah," jawab Lui.


"beh mas ini, sekalian kita jajan mumpung Aline tak di sini kalau gak pasti udah ikut," jawab Mecha.


"kalian seperti nya sangat dekat ua?," kata Lui.


Mecha hanya tersenyum mendengar ucapan Lui, "kau tau mas dulu saat kami bermain Aline akan membagi apapun yang dia punya dengan ku, katanya dia ingin temannya juga merasakan apa yang dia punya," jawab Mecha.


"gadis yang baik, pantas dulu mommy memberi syarat salah satu dari kami harus mu menikahi Aline," kata Lui.


"mommy memberi syarat, berarti Aline menikah karena permintaan?" tanya Mecha sambil mendorong kursi roda Lui ke taman bersama beberapa pengawal.


"memang kau kita Ken dan Aline menikah karena cinta, bahkan sebelum menikah pun mereka harus menghadapi kelurga Aline yang di Jepang, tapi lihat pernikahan mereka bahagia karena cinta hadir perlahan di Antara mereka, meski cobaan sempat hadir mengguncang," kata Lui.


"siapa yang tak bisa jatuh cinta dengan gadis seperti Aline yang begitu cantik luar dalam, bahkan dari kecil Aline begitu bik pada semua orang meski dia memiliki sisi yang bisa di bilang sedikit kasar," kata Mecha.


"ya bahkan Ken mengakui itu, hahahaha," tawa Lui.


"dasar mas ini," kata Mecha


kini mereka berhenti di taman, Mecha meminta pengawal menjaga Lui sedang dia sudah membeli sesuatu untuk Lui.


.


.


.


.


.


.


. mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍 terima kasih

__ADS_1


__ADS_2