Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
S3_ bersedia


__ADS_3

Ken dan Lui langsung menuju ke rumah Sandra karena tadi Sandra meminta mereka langsung ke rumah karena ada yg penting yg ingin di bicarakan...


Ken dan Lui sudah datang bersama Jacob dan Jessi.. mereka masuk sudah di sambut oleh kepala pelayan.. di sana juga ada Devan dan juga Wulan yg sudah menunggu kedua cucunya itu..


saat Ken dan Lui masuk.. Wulan kaget saat melihat ada dua anak kecil bersama mereka.. sedang Jacob dan Jessi juga kaget saat melihat wanita yg begitu mirip dengan bunda mereka..


Jacob dan Jessi langsung mengandeng tangan Ken dan Lui... sedang Ken dan Lui tersenyum melihat tingkah dua bocah itu...


" selamat sore Oma.. dan mami.." sapa Ken dan Lui...


" sore sayang.. kalian datang bersama Jacob dan Jessi.. " tanya Sandra..


" ya.. dan seperti nya mereka takut dan binggung karena mereka melihat orang yg mirip dengan mommy..." kata Lui..


" tunggu dulu.. ini maksudnya apa..." tanya Wulan binggung ..


" mama.. perkenalkan.. Jacobson Arthur Clarissa Smith dan Jessica Arthurine Clarissa Smith... mereka adalah putri dan putra Rissa dan kak James..." kata Sandra..


" tapi Rissa hilang..." kata Wulan..


" tapi kami sudah menemukannya.. dan sekarang kak James tengah membujuknya untuk kembali..." kata Sandra..


" ya Allah terima kasih telah mengembalikan putri kami.. dan kalian begitu mirip dengan Daddy kalian..." kata Wulan mendekat pada Jacob dan Jessi..


" hei jangan takut.. Oma adalah ibu dari bunda.. jadi Oma adalah nenek kalian..." kata Lui..


" benarkah.. boleh Jessi peluk.." kata Jessi sambil mengintip dari balik tubuh Ken...


" boleh Jessi.. " jawab Ken..


Jessi langsung memeluk Wulan sedang Jacob hanya mengawasi.. Ken hanya geleng geleng melihat tingkah dari adik terkecilnya itu..


" hei.. kau juga peluk Oma.. dan jangan sok dewasa begitu..." kata Ken..


" aku hanya sedang melihat.. Oma ini baik atau jahat.. karena aku tak mau punya nenek yg jahat..." kata Jacob..


" tenang Jacob.. Oma orang baik.. dan Oma akan memberikn kalian kasih sayang yg banyak..." kata Lui..


" baiklah.. Oma.. aku Jacob..." kata Jacob bergabung memeluk Wulan bersama Jessi..


kini Wulan mengajak Jacob dan Jessi untuk bermain bersama Devan.. karena mereka seumuran jadi mereka mudah akrab..


Wulan senang bisa melihat cucu nya setelah kekacauan yg di buat oleh Syarif serta hilangnya Rissa.. kini dia seakan semangat hidup untuk bertemu dengan putrinya itu..

__ADS_1


sedang Ken dan Lui di bawa ke sebuah ruangan perpustakaan milik Sandra dan Edward.. mereka sedang duduk di sofa untuk membahas sesuatu..


Sandra juga binggung harus mulai dari mana.. dia tak bisa membiarkan saudarinya itu terus merasa bersalah..


" mami.. sebenarnya ini ada apa.." tanya Ken..


" Ken.. Lui.. mami ingin kalian menikah..." kata Sandra..


" ini tak mungkin mami.. kami baru 21 th.. tak mungkin bisa menjalankan tanggung jawab yg besar ini..." kata Lui..


" aku tak masalah.. tapi beri aku alasan mami.." jawab Ken..


"baiklah.. mami akan menceritakan semua pada kalian.. " kata Sandra..


Sandra mulai menceritakan semua kejadian yg menimpa Rissa bahkan juga sakit Jacob...


Ken dan Lui terdiam mereka merasa sedih tapi mereka juga binggung..


tapi salah satu dari mereka setuju untuk menikahi Aline sebagai bentuk terima kasih.. bahkan Sandra tak menyangka mendengarnya...


sedang di rumah Rissa sedang berbincang dengan James.. Rissa juga menyiapkan baju yg akan Aline gunakan.. karena Sandra juga mengatakan jika sudah membicarakan pada kedua putra Rissa..


sebenarnya Rissa bisa memberi tahu Ken dan Lui.. tapi Rissa merasa jika itu akan terkesan memaksa apalagi Rissa baru bertemu dengan Ken dan Lui...


Rissa juga membuat kue di bantu oleh James atau lebih tepatnya di ganggu oleh James.. karena James tak bisa jauh darinya..


", tidak mau.. aku ingin membantumu..." kata James memeluk Rissa..


" kamu tidak membantu sama sekali.. bahkan kamu membuatku tak bisa konsentrasi membuat kue..." kata Rissa..


" ayolah.. aku hanya merindukan istriku yg manis dan cantik ini..." kata James mencium tengkuk Rissa


" berhenti kak James.. kau membuatku geli..." kata Rissa..


" bunda... Aline pulang..." kata Aline masuk dan kaget melihat James yg memeluk Rissa..


" Aline..." kata Rissa menyikut perut James..


James menahan sakit pada perutnya sedang Aline melongo melihat bos besar nya mendapat sikutan dari Rissa..


" maaf... apa Aline menganggu.. dan kenapa bos besar di sini..." tanya Aline ..


" huh.. bunda lupa.. kak James ini adalah ayah dari twins..." kata Rissa..

__ADS_1


" apa.. bis besar ayah dari twins berarti itu suami dari bunda..." kata Aline terkejut..


" iya sayang.. kak James adalah suami bunda.. dan kami ada sesuatu untuk di katakan denganmu.." kata Rissa..


" iya bunda.. Aline mandi dulu sebelum kita bicara ya..." kata Aline menuju kamarnya..


sedang James masih merasa kesakitan karena sikutan Rissa.. sedang Rissa tersenyum dan mendekat pada James...


" makanya jangan iseng..." kata Rissa memegang perut James..


" ini baru iseng..." kata James mencium bibir Rissa..


" kak James... ada Aline di rumah.." kata Rissa memukul bahu James lembut...


" aku tak melihat apapun kok..." teriak Aline dari kamar...


" Aline..." teriak Rissa..


" santai ma.. Aline paham kok..." jawab Aline..


James malah tertawa dan mendapatkan tatapan maut dari Rissa.. bahkan James merasa nyawanya terancam..


" aku keluar mau merokok..." kata James berlari ke luar rumah..


Rissa hanya tersenyum melihat tingkah konyol James... apalagi hidup Rissa kembali berwarna saat bersama dengan James kembali...


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih


__ADS_2