
hari ini adl sidang Omar akan di laksanakan.. bahkan tanpa sepengetahuan siapapun James telah menghancurkan Omar dengan membuat perusahaannya bangkrut..
kini mereka sedang mengikuti sidang.. tanpa di duga Syarif datang bersama keluarga Khadijah...
Rissa hanya hadir bersama keluarganya.. karena James sedang ada rapat mendadak.. Ardi memeluk Rissa.. sedang Sandra mengenggam tangan Ardan.. sedang sandi tak habis pikir dengan Syarif yg juga berubah...
Omar sudah mendapat tuntutan selama seumur hidup.. karena bukti yg sangat memberatkannya..
Khadijah menangis memeluk Syarif.. sedang Rissa di bawa Ardi keluar karena Rissa merasa sesak harus melihat wajah Omar dan Khadijah..
" apa kau baik baik saja dek..." tanya Ardi..
" iya bang.. aku baik.. aku hanya tak menyangka akan di khianati oleh sahabat-sahabat ku..." kata Rissa..
" apa kau bahagia..." tanya Ardi..
" maksud Abang..." tanya Ardi..
" aku tau jika kamu masih mencintai Syarif.. tapi pernikahanmu..." kata Ardi...
" apa Abang tau.. aku akan bahagia melihat keluarga kita bahagia... lagian abang sangat mengenal suamiku..." kata Rissa..
" sangat kenal..." tanya Ardi binggung..
" ya dia adl kak James sahabat Abang.. dia mengalami kebakaran di vilanya dan mengakibatkan luka di wajahnya..." kata Rissa..
" kalau begitu aku mungkin sedikit tenang kalau dia adl James.. dan aku yakin dia pasti akan menjaga mu dengan nyawanya..." kata Ardi..
" maksud Abang apa..." tanya Rissa..
" suatu hari kamu akan mengerti sendiri dek...." kata Ardi tersenyum..
kini Ardan dan Sandra juga bergabung begitupun arka.. mereka sedang bercanda di taman depan pengadilan.. sedang sandi membawa Wulan jalan jalan menikmati suasana kota Belanda...
tanpa di duga Syarif menghampiri mereka bersama dengan Khadijah yg menempel padanya..
Arka dan Sandra sudah mencibir dua pasangan tak tau malu itu.. sedang Ardi. Ardan dan Rissa bersikap biasa...
" lihat pasangan tak tau malu datang.... " kata Arka..
" diam Arka..." kata Ardi...
" selamat siang semua ... apa kami bisa gabung..." kata Khadijah..
" aish... kenapa kalian kemari.. polusi tau..." kata Sandra..
__ADS_1
" Sandra... jaga bicaramu.." kata Syarif ..
" cih... " kata Sandra..
" hentikan... ayo kita makan siang aku sudah terlalu lapar..." kata Rissa..
" kau tak mencerminkan seorang nyonya besar Rissa..." kata Khadijah..
" setidaknya aku bukan penghianatan..." jawab Rissa..
Khadijah terdiam mendengar jawaban Rissa.. Syarif pun terdiam.. perkataan itu begitu tajam keluar dari mulut manis itu...
" ayo.. aku juga lapar.. kemudian kita shopping..." kata Sandra..
belum juga berjalan para bodyguard sudah mengepung taman itu... Sandra kaget karena tiba tiba melihat begitu banyak bodyguard di sana ...
" ada apa ini..." kata Arka ...
" maaf.. mungkin gara gara aku kabur kemarin jadi sekarang keamanannya di tingkatkan oleh kak James..." kata Rissa...
" apa kamu kabur.. James..." kata Ardan kaget..
" iya dia itu tuan Arthur bang..." jawab Rissa...
" aduh nyonya besar... kamu membuat kami jantungan tau..." kata Sandra...
" apa kau menderita hingga kabur.. atau karena terluka melihat pria yg kau cintai bersamaku..." ejek Khadijah...
" luka itu pasti ada.. tapi aku beruntung tak bersatu dengan pria di sampingmu itu.. setidaknya aku bisa bersama orang yg bisa memperjuangkan ku, melindungiku dan juga keluargaku..." jawab Rissa...
" dan aku beruntung bisa melihat adikku bersama pria yg mencintainya.. dan bukan pria pengecut yg melukainya..." kata Ardi..
" kalian..." kata Khadijah..
" dan sekarang aku merasa beruntung tak menjadikanmu keluarga kami.. karena ternyata sifat mu sama buruknya dengan Alexa.. kalian hanya iri melihat Rissa yg selalu di kelilingi oleh orang mencintainya.. itu sebabnya kau dan Alexa menusuk Rissa dari belakang.. dan aku merasa bodoh pernah jatuh cinta padamu..." kata Ardan..
" diam..." teriak Khadijah...
" kau mau apa.. dasar tak tau malu..." kata Arka...
" akan ku buat kalian menyesal telah menghina ku.. dan akan ku buat perusahaan kalian bangkrut..." kata Khadijah..
" itu hanya terjadi di mimpimu.. bahkan sekarang kau hanya orang yg tak punya apa-apa... bahkan uang..." kata James datang dengan angkuhnya...
" apa maksudmu.... " kata Khadijah..
__ADS_1
" maaf perusahaan milik tuan Omar telah bangkrut karena kecurangan yg di lakukan olehnya.. dan saat ini kamu harus melunasi hutang orang itu..." kata James..
" dasar kalian.. " kata Khadijah menyerang Rissa..
" ringkus dia.. " kata James memeluk Rissa..
" dasar kau wanita murahan.. aku akan menghancurkan mu... dan kau hanya menikahi pria cacat itu hanya demi hartanya kan..." kata Khadijah...
Rissa melepas pelukan James dan menghampiri Khadijah yg di tahan oleh Syarif dan seorang bodyguard...
plak... tamparan begitu keras melayang di pipi Khadijah...
" apa yang kau lakukan... " teriak Syarif..
Khadijah pun menangis di pelukan Syarif.. Syarif melihat Rissa dengan tatapan marah...
" ajari calon istrimu untuk menjaga bicaranya... aku lebih me.ilih suamiku yg cacat daripada harus bersama pria pengecut seperti mu.. dan selamat atas bersatunya kalian..." kata Rissa..
" kau berubah Rissa.. aku tak mengenal mu lagi..."kata Syarif..
" aku atau kamu.. setidaknya sekarang aku bersama orang yg mencintai dan menghargai keluargaku.. " kata Rissa kembali ke arah James...
" oh ya.. asal kamu tau.. asalkan kamu mau berjuang demi Rissa dulu.. kalian bisa menikah karena kamu bukan putra kandung dari papi Rafi dan mami Vita..." kata Arka...
" apa maksudmu..." bentak Syarif..
" ya setidaknya cucu kandung as Shiddiq tak punya pria pengecut seperti mu.. dan kalau tak percaya coba tanya sendiri pada keluarga Prayoga.. sebenarnya kamu itu siapa..." kata Arka..
" dan berhenti menganggu saudara saudaraku... atau aku sendiri yg akan membereskan mu..." kata Ardi..
Khadijah tak menyangka jika Syarif bukan cucu dari keluarga as Shiddiq.. dan juga bukan putra pertama dokter Rafi yg kaya itu..
Khadijah melepaskan pelukannya.. dia tak mungkin bisa bahagia bersama Syarif... Khadijah pun lari dari taman itu..
" cih.. dia ternyata hanya ingin harta yg di miliki keluarga as Shiddiq dan Prayoga.. dan lihat gadis sialan itu malah pergi saat tau jika tunangannya bukan cucu tertua as Shiddiq..." kata Sandra..
kini James mengajak semua untuk pergi dari sana.. James menyuruh anak buahnya mengantar Syarif pulang ke indo esia dan memastikan bahwa dia pulang dengan selamat..
bagaimana pun Syarif tetap saudara dari istri dan para iparnya itu...meski itu kandung atau bukan...
.
.
.
__ADS_1
.
mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih