Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
S3_ kangen papa


__ADS_3

" bunda sakit.." tanya Aline..


" tidak kok.. cuma hidung bunda gatal..." kata Rissa sambil menyiapkan bekal untuk ketiga anaknya..


" Jessi... kenapa cemberut seperti itu...", tanya Aline..


" Jessi rindu papa..." kata Jessi..


" papa.. papa siapa..." tanya Rissa ..


" papa yg waktu itu membelikan kami kue itu loh bunda... Jessi ingin bertemu dengannya..." jawab Jacob..


" sayang... seandainya bunda tau.. pasti bunda antar.. tapi kalian saja tak tau alamatnya..." jawab Rissa..


" tapi Jessi rindu..." kata Jessica sudah dengan mode ngambek..


" bagaimana kalau kita semua berdoa supaya Jessi dan Jacob bisa bertemu dengan papa yg Jessi maksud...", kata Aline..


" ya... ayo berdoa..." kata Jessi senang..


mereka pun mulai berdoa... Jessi dan Jacob berdoa supaya bisa bertemu dengan papa James yg mereka rindukan..


Rissa sedih melihat kedua anaknya merindukan orang lain karena dia masih belum bisa kembali.. apalagi di tambah kejadian semalam...


" sudah kan... ayo sarapan..."kata Rissa..


semua sedang sarapan dengan nikmat.. bahkan Jessi dan Jacob sampai nambah.. setelah itu mereka berangkat..


Aline mengajak kedua adiknya untuk bersamanya agar Rissa bisa istirahat.. tapi saat sampai di sekolah Jessi dan Jacob tak masuk malah berlari bersembunyi di balik semak-semak..


mereka akan pergi saat sekolah sepi.. mereka memilih ke taman... mereka berharap James bisa menemukan mereka di sana...


James menelpon Jhon dan crish tapi dua asisten nya itu tak ada yg menjawab... sedang Leo hanya tertawa..


" apa yg kau tertawakan..." tanya James..


" mau apa kau menghubungi mereka.. mereka sedang menikmati waktu berdua... mungkin mereka sedang menambah ronde.." kata Leo..


" maksud mu..." tanya James..


" kau tau semalam crish membawa Jhon yg sudah terkena obat perangsang... begitupun dirimu.." kata Leo..


" baiklah.. antar aku ke perusahaan..." kata James..


" baiklah... ayo tuan besar.." kata Leo .


mereka berdua menuju ke perusahaan milik James.. tapi saat melewati sebuah taman James melihat dua bocah yg tengah berjalan dengan seragam sekolah...


" berhenti..." kata James..


" hei tuan.. mau kemana.. ini udah siang... " teriak Leo..


James keluar mobil menghampiri Jessi dan Jacob yg tengah berjalan.. saat Jessi melihat James datang Jessi langsung memeluk James...


" papa... Jessi kangen papa..." kata Jessi... memeluk James..


" hei.. bukankah kalian harusnya sekolah..." tanya James..

__ADS_1


" aku terpaksa ikut Jessi bolos karena dia ingin mencari papa..." kata Jacob..


" kenapa seperti itu hemm... Jessi tak boleh bolos nanti bunda marah loh.." kata James..


" Jessi rindu papa.. bunda sekarang juga sibuk.. kemarin saja bunda pergi bareng temennya kak Aline .." kata Jessi..


" bunda mungkin ada keperluan.. trus sekarang kalian mau apa.." tanya James..


" bolehkah Jessi ikut papa... Jessi ingin bersama papa..." mohon Jessi dengan puppy eyes...


" baiklah.. kalau begitu ikut papa ke kantor..." kata James..


" ayo papa..." kata Jessi senang sedang Jacob merasa jika kembaran nya ini bikin malu..


Leo kaget saat melihat James membawa dua bocah bersamanya.. tapi Leo makin kaget saat melihat dua bocah itu yg sebenarnya mirip James..


" eh.. anak siapa kamu culik.. bisa di gorok sana ibunya..." kata Leo..


" tenang.. nanti juga aku Anter pulang.. sekarang Anter aku ke kantor.. hak usah banyak omong.." kata James yg membantu Jacob dan Jessi naik ke dalam mobil..


Leo duduk di sebelah supir.. kini mobil menuju ke kantor milik James.. sedang di kantor semua di buat panik dengan kedatangan Ken dan Lui yg mendadak..


Ken memaksa keluar dari rumah sakit dan langsung menuju ke kantor.. saat tiba di kantor Ken memarahi semua orang karena saat memeriksa beberapa berkas yg pengerjaan nya salah...


Lui hanya geleng geleng melihat saudara kembarnya sudah memarahi semua kepala devisi.. bahkan James belum datang ke kantor meski sudah sedikit siang...


" hei.. tenang lah Ken.. kau bisa membuat semua kepala devisi kena serangan jantung..." kata Lui yg duduk di sofa..


" diamlah... kalian semua kembali... revisi semua laporannya.. dan aku tak ingin melihat kesalahan sedikitpun.. dan sore ini semua laporan Haris sudah berada di meja.. mengerti.." suara Ken mengema..


" iya tuan..." jawab mereka semua..


semua kepala devisi keluar dengan muka pucat.. bahkan tim sekertaris yg melihat pun di buat takut karena baru mengetahui jika Ken begitu kejam tanpa ampun..


Lui menelpon Bu Sekar untuk mengantar minuman ke ruang CEO.. Bu Sekar meminta Aline membawakan permintaan Lui..


Aline mengantar minuman itu untuk Ken dan Lui yg sedang berbincang di sofa..


" ini minum nya tuan..." kata Aline menaruh dua cangkir kopi dan juga brownies yg dia bawa...


" Hem.. " jawab Ken sambil memeriksa berkasnya..


" terima kasih..." kata Lui sambil melihat iPad nya..


Aline pun keluar dari ruangan itu.. sesampainya di luar Aline menghembuskan nafasnya berat..


Aline kembali berkutat dengan pekerjaan nya.. sedang di dalam Ken mengambil potongan brownies itu dan memakannya..


Ken merasa jika kue ini begitu mirip dengan buatan Rissa.. Ken melihat kearah Lui sedang Lui pun terpaku saat selesai makan brownies itu..


semua karyawan kaget melihat James datang dengan dua anak kecil.. James mengajak mereka untuk menuju ruang CEO..


saat sampai di ruang CEO.. James kaget melihat dua putranya sudah ada di ruangan itu..


" kenapa kalian disini.." tanya James..


" kami hanya main.. dan puyramu sudah mengamuk seluruh kepala devisi karena membuat salah.." kata Lui..

__ADS_1


" papa.. papa.. itu siapa..." tanya Jessi..


" mereka putra papa.." jawab James..


" Daddy.. jangan bilang mereka anak tak sah mu.." kata Ken datar..


" hei tuan sombong.. jaga bicara mu.." kata Jacob..


" hei anak kecil.. berani kau padaku..." kata Ken..


" udah.. kalian ingat bocah yg Daddy bicarakan.. ini mereka .." kata James..


" wah.. salam kenal.. nama kakak Louis.. dan itu kakak Kennard... nama kalian..." tanya Lui mendekat pada dua bocah itu...


" namaku Jessica Arthurine Clarissa... dan ini adik ku Jacobson Arthur Clarissa..." kata Jessi..


" tunggu nama kalian Jessica dan Jacobson..." tanya Leo..


" iya om.. kenapa.." tanya Jacob..


" aduh.. bisa ngamuk nih serigala betina karena anaknya ada di sini.." batin Leo..


" salam kenal.. mau kue brownies.." tanya Lui menunjuk meja..


" kami juga punya.. dan ada topingnya juga..." kata Jessi mengeluarkan tepak bekalnya..


" ayo kita duduk di sana.. dan biarkan tuan muda Kennard yg bekerja.." kata James..


" aish Daddy..." kata Ken..


" Leo.. kenapa kau diam di situ.. kemari..." panggil James..


Lui kembali menelpon Bu Sekar untuk mengirim minuman untuk keempat orang yg baru datang.. tapi kini Bu Sekar meminta Feby yg mengantar..


Feby kaget melihat ada dua anak kecil yg sedang bersama bos besar ya.. bahkan Jacob memiliki aura seperti Ken yg dingin...


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘😍 terima kasih


__ADS_2