
kini semua sedang berkumpul di rumah utama, kecuali dua bocah yang tengah berlibur di Bali bersana rombongan sekolahnya.
kini semua menikmati waktu mereka dengan hangat, bahkan ru.ah terlihat ramai karena ketiga wanita yang ternyata lumayan berisik.
"ayolah mommy, ceritakan pertemuan pertama dengan Daddy," bujuk Aline saat mereka tengah santai berkumpul di ruang keluarga.
"ya kami juga ingin mendengarnya," kata Lui.
"baiklah, biar Daddy yang cerita," kata James.
"yey.. Daddy terbaik," kata Aline dan Mecha.
kini semua sudah duduk di bawah, Aline bersandar pada bahu Ken, sedang Mecha duduk tepat di samping Lui.
"Daddy masih ingat, dulu papi kalian itu memberikan tantangan pada Daddy untuk bisa mendapatkan nomer ponsel dari tiga gadis, dia adl Alexa, Khadijah dan Rissa si gadis bercadar," kata James sambil memeluk Rissa.
"Daddy gagal karena melihat tatapan tajam dan juga kata kata yang begitu tajam menusuk, tapi itu malah membuat Daddy jatuh hati pada gadis bercadar itu, sampai suatu hari Daddy melihat wajah cantiknya, dan berkat keisengan dari trio Ar Daddy bisa memberikan mawar Oren dengan begitu romantis saat itu," jawab James.
"dan foto itu ada di ruang kenangan di kastil kan Daddy," kata Ken.
"ya semua kenangan itu, mulai dari foto pertama kami hingga sebelum aku kehilangan dia," kata James.
"aku mencintaimu kak James," kata Rissa mencium pipi James.
"aku juga, bahkan tak ada yang bisa mengantikan posisi mu sayang," jawab James mencium kening Rissa.
"wah so sweet, cerita yang menyentuh pantas mommy dulu selalu bilang jika ayah si kembar sedang bekerja di Belanda dan suatu saat akan datang menjemput mereka," kata Aline.
"karena mommy yakin jika cinta kami sejati pasti akan bersatu meski berpisah jarak dan keadaan," jawab Rissa.
"apa kita bisa seperti mereka mas?" tanya Aline pada Ken.
" pasti sayang," jawab Ken dengan senyuman mesumnya.
"kau terlalu mesum tuan, aku tau yang kau pikirkan," kata Aline.
"lebih baik aku mesum dengan istriku," jawab Ken.
"aku tak yakin karena kau dulu suka sekali mabuk kan, bahkan pohon diam saja kau tabrak dengan mobilmu," kata Aline mencibir.
"aish, aku suka mabuk tapi bukan pria yang suka gonta-ganti pacar sayang," kata Ken.
"ish, setidaknya dua putraku tak menuruni sifat badboy dari Daddy mereka," kata Rissa.
"apa mas juga suka minum, dan suka Gonta ganti pasangan?"tanya Mecha.
__ADS_1
"aku juga suka minum Mecha, tapi aku bahkan tak pernah melakukan itu jika bukan dengan istriku," jawab Lui kesal.
"uluh uluh mas ganteng jangan marah dong, nanti cepet tua loh dan aku tak mau punya suami tua," kata Mecha mencubit pipi Lui.
"Mecha lepas," kata Lui sambil memegangi tangan Mecha.
"aku suka pipi ini begitu bulat," kata Mecha malah tertawa.
"hentikan, sakit Mecha..." lirih Lui.
sedang semua menahan tawanya karena Lui kembali beraksi, mecha melepas cubitan pipi Lui dan kini malah menciumnya, "maaf mas," kata Mecha.
sedang Lui kaget dengan serangan mendadak itu, jantung Lui berdetak tak karuan saat Mecha menciumnya bahkan tubuhnya seperti tersengat aliran listrik.
" pamer terus, lupa kalau di sini ada kami," goda Ken pada Lui.
"biarin ya kan istriku," kata Lui memeluk Mecha.
sedang Mecha yang di peluk Lui malah seperti orang syok, Aline menahan tawanya melihat wajah tegang Mecha.
tak lama pak Jun menghampiri para penghuni rumah yang tengah bercanda tawa itu, "maaf tuan, ada seorang wanita yang mencari tuan Lui dan dia terlihat seperti terluka dan ketakutan," kata pak Jun.
"suruh masuk pak Jun," kata Rissa.
"kok aneh siapa ya malem malem gini," kata Lui.
Aline dan Mecha saling melirik dan tersenyum menyeringai, kini Ken dan Lui mengikuti James dan Rissa.
Ken dan Lui melotot saat melihat kedatangan Sasha dengan wajah lebam, sedang James nampak datar sedang Rissa sudah mempersilahkan Sasha masuk.
"mau apa kamu kemari!" teriak Ken.
"sayang tenang lah," kata Aline menahan suaminya.
Lui mengepalkan tangannya, Mecha berdiri di samping Lui dan memegang tangan pria itu sambil tersenyum manis.
"mbak Sasha ada apa kemari dan mencari suami saya," kata Mecha.
"saya hanya mau minta tolong pada Lui, saya habis di pukuli oleh suami saya, dan saya tak punya keluarga di sini dan saya hanya mengenal Lui," jawab Sasha sambil berderai air mata.
"kenapa kamu tak melaporkan suamimu itu ke kantor polisi, aku bisa membantumu dengan menjebloskan pria sialan itu ke penjara," kata Ken.
"aku takut kalau dia akan melukai putra kami, saat aku berhasil lari aku langsung mencari Lui untuk meminta perlindungan," kata Sasha.
"baiklah kau bisa istirahat dulu, pak Jun tolong antar dia ke kamar tamu," kata Lui.
__ADS_1
"Lui kau jangan gila ya," kata Ken.
"tenang mas, kak Lui pasti mempunyai alasan sendiri," kata Aline.
pak Jun mengantar Sasha ke kamar tamu, sedang James tak ingin ikut campur karena kedua putranya sudah tau mana yang baik dan buruk.
"kenapa kau mengizinkan dia menginap?" tanya Ken kesal.
"karena kami mau bermain agar dia tak berani menganggu kita lagi," kata Aline.
"kalian lihat saja, kami akan buat dia mengaku dan malam ini kita akan menginap di rumah utama," kata Mecha.
"kau siap teman," kata Aline.
"tentu kau sudah menyiapkan segalanya kan," kata Mecha.
"tentu dong, dan malam ini kalian bisa mengawasi bersama mommy dan Daddy," kata Aline.
"oke mari kita lihat, apa kalian bisa membuatnya mengaku," kata Ken menantang Aline dan Mecha.
Sasha sudah mengirim pesan pada Dio jika langkah pertama berhasil, kini dia berhasil tinggal di kediaman Smith.
saat Sasha merebahkan tubuhnya di ranjang, terdengar suara pukulan yang cukup nyaring dari taman belakang bahkan terdengar rintihan anjing.
Sasha pun keluar kamar dan mencari asal suara itu, Sasha melihat pintu ke arah taman belakang terbuka.
Sasha dengan perlahan melewati pintu itu, Sasha kaget saat melihat seseorang sedang menusuk anjing kesayangan milik Lui dan Ken.
"kau harus mati, aku tak suka ada orang yang merebut cinta Louis dariku, kau harus mati, kau harus mati, hahaha," kata Mecha terdengar kejam.
"siapa itu?" kata Sasha yang sudah gemetar.
Mecha menatap tajam kearah Sasha, Sasha makin ketakutan karena melihat wajah Mecha dan baju nya sudah berlumuran darah anjing kesayangan Lui.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘😍 terima kasih