Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
S2_ perlindungan mama


__ADS_3

Rissa tengah makan rujak mangga bersama Wulan dan Sandra.. Wulan mulai curiga dengan tingkah putri terkecilnya itu..


" Sayang.. kamu hamil ya..." tanya Wulan..


" Uhuk.. uhuk.. uhuk..." Rissa langsung terbatuk mendengar pertanyaan dari sang mama..


" Emang kenapa ma.. aku aneh ya.. gendutan.." tanya Rissa polos..


" Ya.. aneh aja.. kenapa tiba-tiba kamu begitu manja sama papa dan bang Ardan.. bahkan kamu tak ingin dekat suamimu.. biasanya yg seperti itu tengah ngidam.." tambah Wulan..


" Udahlah.. kasih tau mama aja.." kata Sandra..


"Sejujurnya ma.. Rissa memang hamil tapi Rissa takut kak James akan memintaku mengugurkan anak ini..." jawab Rissa..


" Karena dia takut kehilanganmu.. dulu papa kalian juga ingin mengugurkan kalian karena takut mama akan gagal jantung saat melahirkan kalian.. bahkan mama sempat marahan sama papa.. tapi lihat mama baik baik saja..." kata Wulan..


" Rissa juga tak ingin menyembunyikan kehamilan ini.. tapi.." kata Rissa..


" Sayang.. kamu kan selalu cek up kan.. dan apa yg di katakan dokter dengan keadaan mu.. jika itu tak membahayakan mu itu tak masalah.." kata Wulan..


" Sebenarnya kata kak Edward semu normal.. dan kandungan ku tak menjadi masalah selama moodku selalu terjaga.. jadi aku akan baik-baik saja.." kata Rissa..


" Kalau begitu kamu harus jujur pada semua.. karena ini juga kebahagiaan untuk kami sayang..." kata Wulan memeluk kedua putrinya...


Kini mereka menemui para pria yg sedang berbincang dan bermain.. Rissa diapit oleh Wulan dan Sandra.. Rissa menoleh pada sang mama dan Wulan pun mengangguk..


" Semua.. aku ingin memberi tahu sesuatu.." kata Rissa takut..


" Apa sayang..." jawab sandi menatap putrinya. begitupun yg lain...


" Kak James.. papa dan abang semua.. Rissa hamil 2bulan.. " kata Rissa...


Trio Ar begitu bahagia sedang sandi dan James mengepalkan tangan nya.. sebelum sandi bersuara.. James sudah mengambil keputusan...

__ADS_1


" Gugurkan..." kata James.. dan membuat semu orang terkejut..


" Tapi ini bayiku.. aku mohon biarkan aku melahirkan nya dan membesarkan nya..." kata Rissa..


" Sekarang kau pilih aku atau bayi itu.. dan aku tak mau melihat bayi itu lahir..." kata James..


" James.. mama mohon dengarkan penjelasan Rissa.. kehamilan ini tak mempengaruhi kesehatan ya.." kata Wulan..


" Cukup ma.. aku juga tak bisa melihat putriku harus mempertaruhkan nyawanya untuk itu..." bentak sandi..


" Kalian jahat.. kalian hanya menginginkan kesehatan ku tapi ingin membunuh bayiku.. aku benci kalian..." teriak Rissa..


kini Rissa berlari ke kamarnya.. Sandra pun yg mengetahui keadaan Rissa pun tak tahan lagi untuk tutup mulut...


" Kenapa kalian begitu mempercayai perkataan bang Syarif.. padahal kak Edward juga mengatakan jika Rissa bisa mengandung asal kita menjaga agar dia tak tertekan dan stress.. tapi sikap kalian membunuhnya perlahan... dan papa tega membunuh cucu kandung papa sendiri..." teriak Sandra...


Kini Sandra mengejar Rissa sedang Wulan menatap kelima pria yg ada di depannya.. Wulan harus mengingat kembali kenangan 20th lalu...


" Papa.. kejadian ini terulang.. papa ingat saat memintaku membunuh kedua putriku.. dan aku bersikeras mempertahankan mereka.. sekarang itu terulang.. dan papa tak berubah.. asal papa tau aku akan menghalangi siapapun yg ingin menyakiti putriku dan bayinya.. itu termasuk papa dan James.. dan kupastikan kalian tak akan bisa menemuinya lagi..." kata Wulan sebelum pergi..


" Kebaikan Rissa.. papa lihat putri mu menangis.. itu melukainya dan kalian berpikiran untuk kebaikannya.. maaf lebih baik aku pergi bersama putriku.. dan kita batalkan semua ini.." kata Wulan menghampiri kedua putrinya..


Kini Wulan menyuruh Rissa berkemas... sedang dirinya juga sudah menghubungi seseorang yg akan menjaga Rissa.. Rissa pun mengikuti perintah mamanya... Sandra sebenarnya ingin ikut tapi atas perintah Wulan Sandra akan menunggu sampai pertunangan nya selesai..


Kini Wulan keluar bersama Rissa dan Sandra yg membantu membawa koper milik Rissa.. semua orang kaget.. trio Ar mencoba menghentikan sang mama yg membawa Rissa pergi.. sedang James masih berdiam.. hati dan pikirannya saling bertolak belakang..


Sandi pikir mereka akan mengunakan mobil yg berada di parkiran.. karena kalau iya sandi bisa melacaknya.. tapi sayang.. Wulan memilih untuk mengunakan taksi online yg di pesan oleh Sandra...


Mobil itu di sewa secara offline.. jadi supir itu mengantarkan mereka ke sebuah kampung yg jauh dari Surabaya.. bahkan kampung itu begitu asri karena letaknya yg sangat terpencil..


Mobil itu pun berhenti di sebuah pondok pesantren yg di bangun oleh pak Viktor dan juga Bu Sena.. dan mereka juga di sana.. dan tak ada yg tau keberadaan pondok pesantren itu kecuali Wulan..


Wulan meminta ponsel, ATM dan credits card Rissa dan setiap bulan akan mengirim uang melalui Bu Sena.. Wulan tak ingin Rissa bisa terlacak oleh sandi serta James.. karena Wulan tau jika koneksi James begitu luas dan begitu gampang menemukan mereka...

__ADS_1


" Pak.. buk.. Wulan titip Rissa di sini ya.. tolong jaga.. karena Wulan tak ingin melihat Rissa harus kehilangan bayinya.." kata Wulan..


" Iya nak.. dan tak ibu sangka kejadianmu terulang.. dan ternyata sandi masih belum berubah.. " kata Bu Sena..


" Iya Bu.. maaf kan Wulan yg harus merepotkan kalian lagi.." kata Wulan..


" Kami juga orang tuamu...jadi kamu juga merasa senang bisa merawat putrimu.." kata pak Viktor..


" Baiklah.. kalau begitu Wulan pamit.. dan Rissa kamu tinggal bersama opa dan Oma ya.." kata Wulan..


" Iya ma.. Rissa akan naik baik di sini.. dan Rissa bisa membantu Opa dan Oma mengajar.." kata Rissa...


Setelah itu Wulan pamit karena harus kembali mengurus pertunangan Sandra.. pada malam hari Wulan baru sampai di rumah besar Shiddiq..


Sandi menunggu dengan kemarahan.. tapi Wulan tak bergeming sedikit pun.. baginya kebahagian sang putri adl segalanya..


Wulan memutuskan istirahat bersama Sandra yg juga menunggunya.. Sandra tau keberadaan Rissa.. tapi Sandra menutup mulutnya dan tak ingin memberitahu pada semua orang..


sedang trio Ar di buat binggung.. Ardi tau jika ini semua di perbuat Wulan untuk kebaikan Rissa...


Tapi Wulan menjauhkan istri dari suaminya adl tindakan salah.. tapi mau bagaimana lagi James tak bisa menerima buah hatinya..


Dan selama James belum menerima bayinya Wulan takkan memberitahu keberadaan Rissa padanya...


.


.


.


mampir ke novel baru ya Secret Daddy..cerita dari Ardi dan Princess nya..


.

__ADS_1


.


mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘😍 terima kasih


__ADS_2