Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
kau melupakan aku


__ADS_3

Justin pun mengajak Qia ke rumahnya, mereka pun memilih minum sebentar, bukan apa karena apartemen yang akan di tempati belum siap.


"rumahmu sederhana sekali, apa kamu tak ingin punya rumah besar gitu," tanya Qia.


"tidak mau, aku suka di kawasan ini yang begitu santai dan tenang," kata Justin.


"aneh loe, oh ya main ke rumah Jacob yuk, aku merindukan pria itu," kata Qia.


"tapi kamu harus janji menjaga perilaku mu, karena istri Jacob sedang hamil," kata Justin.


"what... wah kukira dia mandul, ternyata masih bisa hamil toh," kata Qia.


"ya bisalah, apalagi Jacob begitu mencintai istrinya itu, jadi jangan berbuat gila ya," kata Justin.


"baiklah,aku akan melihatnya, apa dia memang sebaik yang kamu jelaskan," kata Qia.


Justin pun memutuskan untuk mengajak Qia ke rumah Jacob, saat mereka sampai hanya terlihat Aisyah yang baru selesai senam.


"selamat sore Aisyah," sapa Justin.


"selamat sore juga, kak Justin. mau ketemu mas Jacob, tapi dia sedang keluar sebentar," kata Aisyah.


"iya, ini aku perkenalkan Qiarane Adamson, dia adalah-"kata Justin terpotong saat Qia malah duduk di samping Aisyah..


"perkenalkan aku adalah kekasih Jacob, dan kamu merebutnya dari ku, aku ingin milikku di kembalikan," kata Qia.


"benarkah, apa dia menyelingkuhi mu dan memilih ku, ku kira kamu wanita sempurna, tapi kenapa baru datang sekarang, tidak lima tahun yang lalu," kata Aisyah.


"aku baru bisa datang karena jadwalku yang sangat padat, maklum aku seorang model internasional," kata Qia sombong.


"owh.. tunggu saja sebentar lagi mereka pasti pulang," kata Aisyah.


"mereka siapa?" tanya Qia kebingungan.


"mami..." teriak Ivy yang datang bersama Jacob.


Qia terkejut mendengar panggilan itu, pasalnya dia tau jika Jacob belum punya anak.


"mana papi sayang?" tanya Aisyah.


"sedang mengeluarkan barang-barang bersama pak Ali," jawab Ivy dengan gayanya.


"Ivy kamu melupakan om Justin," kata Justin.


"hai om, tapi Ivy masih rindu mami, jadi Ivy mau sama mami," kata Ivy.

__ADS_1


"ya Alloh sayang baru dua hari kita gak ketemu, kamu jadi manja gini," kata Aisyah.


"dia memang putri kecil kita, hai Justin dan model internasional, masih ingat kita kamu," kata Jacob.


Qia yang ingin memeluk Jacob pun di tahan, pasalnya Jacob tak akan mudah bersentuhan dengan lawan jenisnya.


"kenapa, kau tak merindukan ku," kata Qia kesal.


"Qia kita bukan mahrom, jadi jangan memeluk ku, ingat aku juga sudah beristri, dan kamu jangan mulai gila ya," kata Jacob.


"yah.. kamu dan istrimu tak bisa di bohongi, dan kamu tak seseru dulu, menyebalkan," kata Qia duduk di samping Justin.


"aku sudah mengatakan jika Jacob sudah berubah," kata Justin.


"baiklah diam, aku hanya ingin melihat sebar-bar apa istri Jacob, ternyata dia wanita yang begitu tenang dan sabar," jawab Qia.


"itulah aku begitu mencintai dirinya karena akhlak nya," saut Jacob.


"iya iya, kau memang terbaik lah," jawab Justin.


tak lama pak Ali mengeluarkan kue dan juga minuman, serta cookies untuk Justin dan Qia.


"apa ini Aisyah?" tanya Justin.


"cookies perkenalan dari baby's kami," jawab Aisyah.


"memang mereka ada dua, itu sebabnya ada warna biru dan pink," jawab Jacob.


"ya Tuhan, kalian keluarga besar dengan anak kembar, bahkan kamu akan punya kembar," kata Justin.


"iya kak Justin, karena aku juga memiliki genetik kembar," jawab Aisyah.


"wah repot dong urus nya," kata Qia.


"kenapa? ada aku yang siap membantu, untuk pekerjaan semua sudah ada yang menjalankan," kata Jacob.


"ya kamu itu pengangguran yang kaya, kamu bangun tidur saja uang mu bisa datang sendiri," jawab Justin.


"kau juga sama teman, klub milikmu di mana-mana, cuma sayang kenapa sekarang kamu juga menjajakan manusia?" kaya Jacob.


"mereka hanya menemani tamu, tidak lebih, lagi pula itu tempat karaoke bung," jawab Justin.


"ya Tuhan, kirimkan aku pria seperti Jacob jangan seperti Justin, bisa gila aku mempunyai pasangan doyan main di klub," doa Qia.


"wah gadis gila, aku gak main di klub gak punya uang non, udah ayo aku antar ke apartemen mu," ajak Justin.

__ADS_1


"tunggu di sini, kita bisa makan bersama, lagi pula kalian lama tak bertemu kan," kata Aisyah.


"wih nyonya memang terbaik, Jacob istrimu memang luar biasa, jadi pak tua kapan kau mau menikah," sindir Qia pada Justin.


"saat kau mau denganku," jawab Justin asal.


"amin," jawab Aisyah dan Jacob bersama.


Justin hanya tertawa mendengar keduanya, mereka terus berbincang hangat, bahkan Aisyah dan Qia juga makin dekat.


viola datang bersama dengan Rissa, mereka ingin mengantarkan makanan malah melihat kehadiran Qia.


viola langsung menatap marah ke arah Qia, sedang Qia kaget melihat gadis muda yang pernah berselisih dengannya ada di rumah sahabatnya.


"hallo Qia, Justin kalian baru sampai?" tanya Rissa.


"iya Tante, oh ya itu siapa?" tanya Justin.


"dia putri dari papi ku, dia pengusaha asal Jerman namanya Ardanata, dia putri pertama nya," kata Jacob.


Qia makin tak enak, akhirnya dia pun memilih pergi, "maaf sebelumnya, aku baru ingat jika aku ada janji dengan agensi baruku, kami pamit ya, ayo Justin," ajak Qia.


"baiklah kami pergi," pamit Justin.


Aisyah merasa ada yang di sembunyikan oleh Qia, dan Jacob juga merasakan nya, itu terlihat saat kedatangan Rissa dan viola.


"kenapa mereka jadi tiba-tiba pergi begitu?" tanya Rissa duduk bersama Violla.


"mungkin memang ada keperluan, oh ya Violla kapan mulai sekolah?" tanya Aisyah.


"besok kak, dan kemarin aku sudah membeli semua kebutuhan sekolah bersama dengan Kayla dan Icha," jawab Violla senang.


"kalau sekolah gak usah cari masalah, kasihan nanti kak Alex, dan ingat selalu sopan," kata Jacob.


"aku memukul juga ada sebabnya, dan kenapa sih wanita tadi bisa di rumah kalian, dia itu wanita jahat," kata Violla.


"kenapa? dia itu teman SMA kak Jacob, dia baik kok, ada yang salah?" tanya Jacob.


"pokoknya aku tak suka jika kak Aisyah dan kak Jack dekat dengannya," jawab Violla.


"baiklah, kami mengerti," kata Aisyah memegang tangan Jacob agar tak beragumen dengan Violla.


karena Aisyah baru tahu jika Violla mengalami sesuatu saat di Jerman, itu sebabnya papi Ardan membawanya pulang.


dan masalah itu seperti nya berhubungan dengan Qia, di lihat dari sikap tidak suka yang di tunjukkan oleh Violla.

__ADS_1


Aisyah tak ingin menyimpulkan sesuatu, mungkin dia bisa bertanya pada saat yang tepat.


malam itu mereka pun makan malam bersama, Rissa memilih ke rumah Jacob karena James sedang sibuk bersama Indra mengurus beberapa usaha yang dulu di kelola Jhon.


__ADS_2