
setelah Ivy yg merengek minta menikah dengan Ardi.. akhirnya herdi dan Leah di bantu Ardi berhasil membujuk Ivy kecil...
kini mereka saling berpamitan meninggalkan rumah Zain.. sedang Wulan dan Zahra tengah sibuk membantu para ART untuk membereskan semua bekas piring dan gelas...
sedang Zain dan sandi tengah berada di ruang keluarga bersama semua anak anaknya... Wulan dan Zahra pun ikut bergabung...
" anak anak.. ayo kita pulang.. dan biarkan omgan dan aunty istirahat..." kata Wulan..
" oke mama.. gaess ayo sekarang beresin barang barang kalian..." kata Fahry..
" yes kapten..." kata mereka...
kini Fahry juga ikut membereskan barang nya karena ingin menginap di rumah Wulan.. Zain yg melihat sang putra ikut membawa tas ransel pun binggung..
" Fahry kamu mau kemana..." tanya Zain..
" aku mau nginap di rumah mama dan papa.. jadi ayah dan momsy bisa buat adik untuk Fahry.. dan aku minta kembar kalau bisa..." jawab Fahry...
mendengar jawaban Fahry... Zain dan Zahra merasa malu.. sedang Wulan sudah mengajak semua untuk pulang.. meninggal kan pasangan yg masih malu malu itu...
sesampainya mereka semua pun beristirahat karena sudah lelah dengan kegiatan seharian ini..
pagi hari suasana rumah begitu hangat meski masih dengan teriakan dua gadis yg selalu bertengkar...
Wulan sedang membantu sandi seperti biasanya.. bahkan sekarang sandi juga makin lengket dengan Wulan...
kini trio Ar dan Fahry sudah berangkat ke kampus setelah sarapan... dan mereka semua mendapat uang saku bonus dari sandi...
empat sepeda motor sports memasuki area kampus.. semua Mata tertuju pada para pria yg memakirkan motor mereka dan melepas helm mereka...
semua gadis di kampus bersorak melihat empat pria tampan itu.. keempat pria itu terkenal sebagai pangeran kampus karena ketampanan dan kepintaran mereka.. serta sebagai para pewaris dua perusahaan besar...
tak lama Syarif ikut bergabung.. Syarif adl senior di fakultas Viktoria itu dia terkenal sebagai calon dokter yg punya otak jenius dan tangan dewa..
Syarif juga adl pewaris dari keluarga dokter Prayoga yg juga terkenal sebagai keluarga kaya di Surabaya dengan memiliki beberapa rumah sakit yg tersebar di seluruh Indonesia...
__ADS_1
jadilah mereka idaman setiap wanita di fakultas itu.. pada saat mereka sedang berjalan..
tak sengaja Aurora berlari karena sedang buru buru.. tanpa di sadari Aurora menginjak tali sepatunya sendiri dan terjatuh ke pelukan Ardi..
Aurora merasa jalan nya terhalangi dia malah mendorong Ardi agar minggir dari jalanya...
" minggir kau pria aneh.. kau menghalangi jalan ku...", kata Aurora...
Ardi hanya diam mendapat makian Aurora.. bahkan Ardi tersenyum simpul.. sedang Ardan dan arka kaget melihat gadis yg bisa bisa berbicara begitu pada kakak mereka...
" hei kau tak tau kami siapa..." kata Arka geram..
" aku tak peduli.. aku sibuk.. " kata Aurora meninggalkan kelima pria itu..
" dasar cewek biang kerok..." kata Fahry..
" kenapa.." tanya Ardan..
" kau tak tau kemarin dia menyiram dua mahasiswa senior yg berciuman di area belakang kampus.." Kata Syarif..
" bukan berani.. tapi bodoh..." kata Ardi..
kini mereka sudah berpencar menuju kelas maupun keperpustakaan... Ardi selalu lebih menyukai membaca buku untuk mengisi waktu kosongnya...
sedang Ardan dan Ardi akan nongkrong di tempat biasa di taman kampus... Fahry akan belajar di kelas... sedang Syarif ada kelas pagi hari ini..
setelah melihat jam dan kini Ardi menuju ke kelas karena ada Maya kuliah bisnis dasar.. dan itu mata kuliah yg penting...
Ardi tak bisa santai.. dia harus cepat lulus dengan nilai tinggi agar siap memimpin semua hotel miliknya..
dan sandi juga berharap semua anaknya bisa mewarisi Shiddiq Grub.. bagaimanapun mereka cucu dari putra tertua keluarga shiddiq..
Ardi duduk di barisan depan .. tak lama Aurora masuk dan duduk di samping Ardi.. Ardi pun cuek dan tak menganggap kehadiran Aurora...
tak lama dosen pembimbing datang dan memberi mata kuliah.. Aurora dan Ardi adl mahasiswa yg sama sama pandai.. hingga selama pembelajaran mereka berdua saling beradu argumen dan pertanyaan...
__ADS_1
kini pelajaran pun usai.. saat akan meninggalkan kelas tak sengaja Ardi menemukan dompet Aurora yg terjatuh..
Ardi mencari keberadaan Aurora di seluruh tempat tapi tak menemukanya.. saat Ardi tengah berdiri di taman..
dia melihat Aurora sedang berada di atas menara jam kampus... Ardi pun berjalan menuju tempat Aurora...
Ardi memperhatikan Aurora yg sedang memakan roti dan minum air putih saja...
" hei gadis liar.. ini dompetmu terjatuh..." kata Ardi datar..
" kau bicara pada ku..." kata Aurora menunjuk dirinya sendiri..
" menurutmu di sini ada siapa lagi.. dasar gadis liar.." kata Ardi..
Ardi menghampiri Aurora dan mengembalikan dompet Aurora.. Aurora pun menerima dengan kesal.. pasalnya dia di panggil gadis liar oleh Ardi..
setelah mengembalikan dompet aurora .. Ardi memutar tubuhnya dan meninggalkan Aurora...
" huh.. dasar pria es.. dingin dan kejam..." maki Aurora..
Aurora tak menyangka ada pria yg seperti Ardi.. tak pernah tersenyum dan cenderung dingin dan datar.. meski Aurora mengakui dia pria yg tampan...
.
.
.
mampir ke novel SINGLE MOTHER ya.
.
.
.
__ADS_1
Mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih