Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
S2_ keberangkatan


__ADS_3

kini Rissa. James dan jhon bersiap untuk menuju mansion milik James.. karena Rissa tak ingin kejahilan trio Ar dan Sandra akan menganggu waktunya bersama James..


kini Rissa mengajak James berpamitan pada sandi sedang Jhon membawa koper milik dua orang itu ke dalam mobil...


" pa.. ma.. semuanya.. aku dan kak James akan pulang ke mansion.. dan besok Rissa pasti datang main ke sini..." pamit Rissa..


" baik lah.. James jaga dia ya... " kata sandi..


" iya pa... kami pamit ya..." kata James..


kini mobil yg di bawa oleh supir menuju ke mansion milik James.. saat memasuki pekarangan mansion Rissa kaget melihat mansion yg begitu besar dan mewah...


kini Jhon membukakan pintu mobil untuk James dan Rissa.. James menggandeng tangan Rissa.. dan mereka sudah di sambut oleh semua pelayan mansion itu...


James langsung mengajak Rissa ke kamar agar bisa istirahat.. karena James tau jika istrinya itu pasti lelah..


saat membuka pintu kamar.. Rissa kaget melihat desain kamar yg di buat seperti kamar di kastil James.. dan begitu luas...


" apa kau menyukai nya sayang..." tanya James pada Rissa seraya memeluk dari belakang...


" aku menyukainya kak... terima kasih..." kata Rissa...


" baiklah.. kamu mandi dan istirahat karena aku ada perlu dengan Jhon sebentar..." kata James..


" oke..." jawab Rissa seraya memberi kecupan di pipi James..


kini Rissa menuju ke kamar mandi.. dan setelah selesai dia menuju walk in closet yg langsung terhubung.. Rissa memilih lingerie seksi warna hitam.. kemudian membalutnya dengan jubah satin...


kini Rissa membaca buku sambil menunggu James.. tak lama James masuk dan tersenyum melihat Rissa yg masih membaca buku...


" kau belum tidur sayang..." ya ya James..


" aku menunggu kakak..." jawab Rissa..


" baiklah.. aku mau mandi dulu oke..." kata James mencium kening Rissa...


Rissa mengunci pintu dan membuka jubah satin nya... tak lama James datang dengan hanya mengunakan celana piyama dan bertelanjang dada..

__ADS_1


James kaget melihat Rissa yg begitu cantik dengan tubuh putih yg di balut lingerie seksi.. serta rambut hitam panjang yg di biarkan terurai...


" sayang kenapa kamu pakai lingerie..." tanya James..


" kenapa.. jelek ya.. aku ganti kalau gitu.." kata Rissa yg menuju ke walk in closet tapi di cegah oleh James...


" kamu menggodaku..." kata James memeluk Rissa...


Rissa membelai wajah James.. Rissa melihat ada perubahan dengan luka bakar James..


" kak luka bakar mu sembuh..." tanya Rissa..


" iya sayang.. aku mengunakan obat yg di berikan oleh Edward dan itu membantu penyembuhan bekas luka ku.." kata James..


kini James me****t bibir Rissa.. James sudah tak bisa menahan hasrat nya lagi.. kini James menindih tubuh Rissa di atas ranjang... sedang Rissa menikmati semua perlakuan James padanya...


malam itu Rissa benar benar melakukan kewajibannya sebagai istri... Rissa menyerahkan mahkotanya yg berharga kepada suami yg menyayanginya..


malam itu mereka mengulangi kegiatan panas mereka hingga berkali-kali.. James begitu senang karena Rissa sudah menerimanya...


waktu subuh datang.. Rissa di bantu James untuk membersihkan diri kemudian melakukan sholat subuh..


pukul 9 pagi Rissa terbangun dan melihat James yg duduk di sampingnya... Rissa pun menjadikan paha James sebagai bantal..


" hei.. katanya mau ke rumah papa.. tapi kenapa kok belum bangun.." tanya James..


" emm.. aku malu.. aku tak bisa jalan dengan baik..." kata Rissa


" maafkan aku ya.. sudah membuatmu seperti ini sayang..." kata James...


" kakak ngomong apa sih.. itu memang hak kakak.. ayo kita ke sana.. dan kapan kita berangkat ke Belanda..." tanya Rissa...


" nanti malam sayang... dan Sandra juga siap.. dan di sana dia akan kuliah di kampus milik keluarga Smith.. " kata James...


" kalau begitu ayo ke sana.. aku ingin berpamitan pada semua orang.. " kata Rissa semangat.. meski jalanya sedikit tertatih karena masih merasakan sakit..


kini mereka sampai di rumah besar Shiddiq... Rissa yg berjalan perlahan.. tak di duga Sandra yg melihat keanehan Rissa tersenyum menyeringai..

__ADS_1


" idih udah gak perawan nih ye.." ejek Sandra..


" uhh.. bisa diam kau Sandra..." kata Rissa memerah.. karena di sana ada semua keluarga tengah berkumpul..


" eh.. ngomong ngomong kak James gak pakek topeng..." tanya Sandra..


" kenapa.. naksir huh.. ini punya ku... sana cari sendiri..." kata Rissa..


" papa.. Rissa nakal... " teriak Sandra..


" Sandra.. jangan suka mengadu..." kata Rissa berlari mengejar Sandra.. Rissa melupakan sakitnya saat bertemu Sandra..


" aduh.. James.. Jhon.. aku titip dua gadis itu ya.. semoga kalian kuat menghadapi kelakuan mereka..." kata sandi memijit pangkal hidung ya...


" iya pa.. dan kami ke sini akan pamit pada semua karena setelah tahlilan kami akan pulang ke Belanda.. karena akan ada peresmian beberapa yayasan yg harus di hadiri serta acara amal keluarga kerajaan..." kata James..


" baiklah... aku titip Sandra ya.. dan tolong bimbing Rissa agar menjadi istri yg baik..." kata sandi..


sedang Syarif meremas ponselnya.. meski dia tadi sedang mengecek email.. tapi dia mendengar semua perkataan James.. Syarif menyadari jika dirinya hanya masalalu dari Rissa..


malam hari keluarga sandi mengantar kepergian James beserta kedua putrinya.. setelah berpamitan mereka sudah berjalan menuju pesawat pribadi milik James..


mereka sampai di Belanda pukul 10 pagi waktu setempat.. mereka langsung menuju ke kastil.. karena Sandra akan tinggal di kastil meski di lantai 2 sedang kamar milik Rissa dan James di lantai 4 dan juga itu khusus lantai milik James dan tak sembarang orang bisa naik ke lantai itu...


kamar Sandra berdampingan dengan kamar crish.. Sandra bertekad melupakan cintanya dan luka yg di berikan Bima..


dia ingin memulai lembaran baru di negara asing.. dan berharap bisa menemukan cinta baru dan yg tercipta hanya untuknya..


dan itu akan membawa kebahagiaan untuk Sandra tanpa ia sadari.. karena seseorang memang tengah menunggu nya..


" ahh.. sial.. kenapa wajah gadis bar bar itu terus terbayang di pikiran ku.. padahal dia bukan tipe ku.. tapi wajahnya tak asing.. aku merasa pernah melihatnya.. tapi di mana.. ahh... sial...." kata seorang pria di sebuah apartemen mewah...


.


.


.

__ADS_1


.


mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih


__ADS_2