Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
memaafkan..


__ADS_3

pagi hari sandi dan Wulan serta ketiga jagoannya sudah siap untuk kerumah utama.. butuh 30 menit untuk sampai..


saat mobil yg di supir oleh Ken memasuki pekarangan rumah.. jantung Wulan berdetak kencang...


mereka pun dari mobil... dan sebelum masuk sandi dan Wulan menarik nafas dalam... kemudian membunyikan bel rumah..


pak Joko membukakan pintu dan menyambut mereka..


"selamat datang Tuan.." kata pak Joko..


"iya pak.. ibu dan surya di mana.." tanya sandi..


"nyonya sedang di kamar... sedang tuan Surya mungkin sedang sarapan.." kata pak Joko..


sandi mengajak Wulan menemui Surya di meja makan... Surya yg melihat sandi dan Wulan pun tersenyum bahagia...


"kak sandi.. kakak ipar kalian datang..." sapa Surya senang...


" iya Sur.. di mana ibu.. apa tak ikut sarapan.."tanya sandi..


" ibu mengurung diri di kamar kak.. semenjak kepergian kak sandi dan kakak ipar... ibu merasa bersalah..." kata Surya..


" apa sudah mengirimkan sarapan..." tanya Wulan..


"belum kak..." jawab Surya..


wulan pun memberikan Ardan pada Surya.. sedang Wulan menyiapkan sarapan untuk sang mertua...


kini Wulan membawa nampan yg berisi sarapan itu ke kamar Bu Mala... Wulan mengetuk tapi tak ada jawaban...


Wulan pun masuk ke kamar sang mertua... terlihat Bu Mala memandang suasana pagi di luar rumah...


" assalamualaikum Bu.. kenapa ibu tak sarapan.." kata Wulan


Bu Mala yg mendengar suara akhirnya melihat ternyata Wulan membawa sarapan dan sedang tersenyum menghampirinya dan berjongkok di depan Bu Mala....


"Bu maafkan Wulan yg sempat marah sama ibu... maafkan Wulan karna tak melihat dari sisi pandang ibu yg hanya ingin terbaik untuk anak dan cucu ibu..." kata Wulan mengenggam tangan Bu mala.


Bu Mala hanya menangis mendengar penuturan sang menantu..


"seharusnya ibu yg minta maaf karna memaksa sandi... dan ibu sangat beruntung punya menantu yg baik sepertimu nak... maafkan ibu..." kata Bu Mala memeluk Wulan..


". ya sudah lebih baik ibu sarapan dulu... sudah di tunggu cucu cucu ibu di luar bersama mas sandi dan mas Surya..." kata Wulan..


Bu Mala memakan sarapannya.. kemudian Bu Mala menghampiri ketiga cucunya yg sedang bermain bersama sandi dan Surya..


sedang Wulan membawa piring kotor ke dapur dan menemui semua ART di belakang ..


"sandi maafkan ibu... ibu sudah memaksakan kehendak ibu.." kata Bu Mala

__ADS_1


"Bu sandi juga minta maaf... sandi sudah kurang ajar dengan membentak ibu kemarin malam.." kata sandi sudah memeluk Bu Mala ..


"lihat lah gaess... kita di cuekin nie ceritanya..." adu Surya pada trio Ar yg tak menatapnya..


"cih.. lihat kakak ipar anak anak mu persis papanya.. menyebalkan..." gerutu Surya melihat trio Ar yg sibuk bermain...


" buahahaha... makanya cepat nikah biar punya keluarga sendiri... benar gak sayang.." kata sandi..


" iya mas... kak Surya mau di carikan jodoh.." goda Wulan..


" iya sayang coba kau carikan... karna Surya tak mungkin bisa mencari sendiri..." ledek sandi..


" ibu lihat kak sandi..." adu Surya memeluk Bu Mala..


Bu Mala tersenyum bahagia melihat semua putranya bisa bercanda... Bu Mala tak ingin kebahagiaan ini berakhir...


ddrrrtt... dddrrtty... hp Wulan berbunyi dan tertera nomer Lia di layar hp nya...


" assalamualaikum Lia ada apa...


apa maksudmu...


kenapa kau harus menikah...


kamu tak menganggap ku saudara ya...


kenapa baru bilang....


"mas kita harus ke kampung sekarang..." panik Wulan...


"ada apa sayang kenapa kau panik seperti ini...."tanya sandi..


" mas Ali di tangkap polisi dan Lia mau di nikahkan dengan juragan Darto..." jelas Wulan..


" kenapa bisa... Darto itu lintah darat kenapa mereka bisa berurusan dengannya..." tanya Bu Mala..


" aku juga tak tau Bu... tapi paman sedang sakit dan bude juga tak bisa berbuat apa apa..." kata Wulan..


" baiklah kita ke kampung.. biar perusahaan di handel oleh Ken dan Eko.." jelas sandi..


sandi menelpon Ken dan memintanya menghendel semua urusan perusahaan bersama Eko karna dia harus ke kampung dan mungkin butuh beberapa hari di sana...


akhirnya Wulan bersama sandi. Bu Mala dan Surya menuju ke kampung Wulan... membutuhkan 2 jam untuk sampai di kampung Wulan...


sesampainya di kampung Wulan mereka langsung menuju rumah Lia dan terlihat begitu ramai...


Wulan turun sambil mengendong Ardi sedang Bu Mala mengendong arka dan Ardan bersama sang papa...


" permisi ada apa ini.... kenapa kalian berbuat kasar.." kata Wulan pada pria yg menyeret Lia..

__ADS_1


" hei nona.. tutup mulut mu.. dia harus bayar utang ayah nya karna bapknya tak bisa membayarnya..." kata pak Darto..


" lepaskan dia... aku akan melunasi nya..." suara Surya


" hutang nya banyak apa kau sanggup... cih jgn mentang mentang kalian berjas... memang kau punya apa..." sarkas Darto..


" hei pak tua... tak usah banyak omong kau.. cepat katakan berapa hutang nya..." kata sandi dingin..


" hutang keluarga Nasir pada ku adl 500jt apa kalian sanggup membayarnya..." kata Darto sombong...


Surya sudah mengepalkan tangan ingin rasanya di menghajar pria tua itu...


" hei Darto.. tak mungkin hutang nya sebanyak itu... kau hanya mengada ada.. kau hanya ingin menikahi Lia karna kecantikannya... karna kau tak bisa mendapatkan Wulan makanya kau mengincar Lia.. benarkan..." kata Bu Mala mengejutkan semua orang...


" hahahaha kau benar Mala... kau memang yg terbaik dalam menebak.. jadi apa kalian bisa melunasinya.. kalau bisa aku akan melepaskan dia.. tapi kalau tidak aku akan menjadikan dia istriku..." kata Darto..


" cih dasar kau pria ********..." maki Surya..


" wulan aku tak mau menikah dengannya..." tangis Lia pecah...


" ahh... kelamaan seret dia.." kata Darto..


" SIALAN.. jauhkan tangan mu dari calon istriku...." teriak Surya yg sudah mencekik leher Darto...


sandi memberikan Ardan pada Wulan dan melerai adiknya itu...


" cukup Surya kau bisa membunuh nya..." kata sandi memisahkan mereka..


"uhuk..uhuk.." Darto terbatuk karna cekikan dari Surya..


Surya mengambil cek dan memberikan pada Darto..


" ini cek 600 juta.. sekarang hutangnya lunas... mana perjanjiannya..." sarkas Surya..


" wah ternyata kalian kaya... ini perjanjiannya dan aku sudah tak minat dengan gadis itu.. karna sudah mendapat uangku..." kata Darto..


Surya menerima surat tanah. rumah dan juga surat perjanjian antara pak Nasir dan Darto...


.


.


.


.


.


mohon dukungannya ya dengan like komen dan vote 😍😘😍😘😍😍

__ADS_1


terima kasih atas dukungan ya


__ADS_2