Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
kepulangan Bu mala


__ADS_3

tak terasa toko kue Wulan sudah berjalan satu bulan... toko kue itu begitu ramai bahkan Wulan mempunyai 8 karyawan yg membantunya...


pagi hari semua orang sibuk membuat kue karna ada pesanan dari kantor Zain yg akan mengadakan rapat...


Zain meminta Wulan menyiapkan kue... pukul 9 pagi Wulan sudah berada di lobi kantor dan tak lama Zain turun dan menerima kue yg di bawa Wulan...


saat akan kembali ke toko Wulan melihat penjual rujak buah.. tiba tiba dia merasa ingin makan rujak...


" dara mau rujak gak... soalnya mau beli tuh..." kata Wulan menunjuk penjual rujak buah...


" tidak mbak.. masih pagi..." tolak dara..


" yaudah mbak beli buat mbak saja ya.." kata Wulan sudah menghampiri tukangbrujak tersebut...


" pak rujak komplit ya... tapi mangganya di banyakin ya..." kata Wulan pada penjualnya..


setelah menerima rujaknya Wulan memberi uang 50rb pada bpk penjual tersebut..


"neng bapak belum punya kembalian..." kata penjual..


"kembaliannya buat bapak saja...." kata Wulan sambil berjalan ke dalam toko..


di toko semua orang melihat Wulan dengan tatapan heran.. karna Wulan begitu lahap menikmati rujak buah itu terutama mangga muda.. sampai sampai Ani dan Kiki merasa ngilu melihatnya...


" mbak Wulan baik kan... kenapa masih pagi sudah makan rujak..." tanya Susi


" lagi kepengen saja..." jawab asal Wulan...


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


di Surabaya Bu mala baru saja sampai di rumah... Bu mala memang memanjangkan liburannya hingga tak terasa satu bulan sudah terlewat...


saat sampai Bu mala di sambut oleh pak Joko..


" siang nyonya..." sapa pak Joko


"siang pak.. kenapa rumah sangat sepi... kemana sandi dan Wulan..." tanya Bu mala


" tuan sedang berada di Jakarta untuk rapat mungkin nanti malam akan pulang nyonya..." jawab pak Joko...


" baiklah kalau begitu... saya istirahat dulu ya pak..." kata Bu mala berlalu menuju ke kamarnya..


Bu mala memang belum mengetahui tentang permasalahan sandi dan Wulan... hingga dia mengira bahwa semua baik baik saja...


🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀


di Jakarta sandi tengah bersiap untuk rapat dengan VG company tapi dia terus merasa mual sudah beberapa kali di bolak balik ke kamar mandi...


" apa tuan baik baik saja.." tanya Ken..


" aku baik.. ayo kita ke perusahaan VG company karna waktu sudah sedikit mepet..." kata sandi

__ADS_1


butuh waktu satu jam untuk sampai di perusahaan Viktor di sana Zain menyambut kedatangan sandi dan juga Ken..


" selamat datang di perusahaan VG company tuan Shiddiq..." sapa Zain..


sebenarnya sandi terkejut tapi dia harus tetap profesional dalam bisnis...


Zain menununtun mereka ke ruang rapat dan tak lama Viktor masuk dan rapat pun di mulai...


Ken menjelaskan tentang keuntungan kerjasama antara Shiddiq Grub dan VG company....


Viktor begitu senang melihat kerja sandi yg begitu baik dalam menjalankan kerjasama ini...


" wah.. pak sandi memang pengusaha hebat... saya tak sia sia bekerja sama dengan perusahaan bapak.." sanjung Viktor...


" saya yg harus berterima kasih kepada bapak ... karna sudah mempercayai perusahaan kami... " jawab sandi..


" baiklah.. silahkan di cicipi kuenya..." kata Viktor..


sandi dan Ken mulai mencicipi kue tersebut.. saat sandi mengigit kue tersebut dia teringat Wulan yg suka membuat brownis yg bahkan rasanya persis dengan kue yg tengah di nikmati ya saat ini...


Zain tengah memperhatikan tingkah sandi... dan sandi juga menatap Zain tak suka...


" maaf tuan Viktor... apa anda bisa memberitahu saya tempat untuk menikmati capucinno enak di Jakarta..." tanya Ken


" wah.. kebetulan di depan ada toko kue mereka juga menyediakan aneka kopi... coba di sana karna kopi nya begitu enak.." jawab Viktor....


sandi dan Ken berpamitan karna sudah menyelesaikan pekerjaannya..


sandi dan ken sudah sampai di toko kue mereka di sambut ramah oleh para pegawai...


"tuan anda cari tempat duduk.. dan saya akan memesan..."kata Ken..


" baiklah.. aku mau expreso dan juga red Velvet dan sandwich..." jawab sandi..


Ken pun memesan expreso dan capucino serta kue yg sama dengan sandi...


tak butuh waktu lama pesanan mereka datang.. sandi dan ken sedang menikmati kopi dan sandwich ya...


di dalam dapur Wulan tengah mencoba membuat klappertaart... Wulan meminta data memberikan taster pada pelanggan yg baru saja datang...


dara membawa klappertaart ke meja sandi dan Ken.. mereka terkejut karna merasa tak memesan...


" saya tak memesan kue ini.." sanggah Ken...


" owh... ini taster dari pemilik toko kue pak.. beliau sedang mengembangkan rasa dari klappertaart ini... apa ini cocok dengan lidah para pelanggan..." jawab dara...


sandi dengan senang hati mencobanya... dan rasa ya begitu pas dan enak...


" katakan pada yg membuat kue ini... rasanya sempurna karna saya yg tak suka manis pun bisa menikmati kue ini..." kata sandi mengembangkan senyumnya..


" terima kasih tuan... akan saya sampaikan.. pada bos kami.." jawab dara sembari meninggalkan sandi dan Ken..

__ADS_1


dara sudah berada di dapur menghampiri Wulan...


" mbak Wulan..... pelangannya suka.. dia bilang kuenya sempurna karna dia tidak suka manis tapi bisa menikmati klappertaart yg mbak buat..." kata dara senang...


" Alhamdulillah besok kita bisa buat dengan berbagai toping... kalian siap.."kata Wulan semangat..


"siap bos..." jawab mereka serempak


sandi dan Ken meninggalkan toko kue tersebut... sebelum itu Ken membeli beberapa cake untuk sang ibu yg begitu menyukai makanan manis..


sandi dan Ken bersiap untuk kembali ke Surabaya karna pekerjaan mereka tak bisa di tinggal...


jam 7 malam mereka baru mendarat di bandara Juanda ...


Ken mengantar sandi pulang ke rumah utama kemudian langsung pulang...


saat sandi masuk ke rumah... sandi terkejut melihat Bu mala menyambutnya...


" ibu... kapan pulang..." tanya sandi


" tadi siang... dan kemana menantuku... bukanya dia ikut bersamamu... san.." tanya Bu mala...


" jgn bahas wanita ****** itu Bu... sandi telah menceraikannya karna dia berselingkuh dengan pria lain..." kata sandi sambil duduk di sofa samping Bu mala...


" apa... kamu nglindur san.. tak mungkin dia berselingkuh .. ibu tau sifatnya..." bantah Bu mala..


"sandi lihat sendiri dia berpelukan dengan pria lain bahkan pria itu mencium keningnya..." jelas sandi...


Bu mala masih belum percaya dengan yg di katakan sandi...Bu mala harus tenang berhadapan dengan sandi karena tempramen sandi yg sedikit buruk...


" apa kamu mendengarkan penjelasanya.. " tanya Bu mala..


"dia mengatakan kalau pria itu kakaknya tapi sandi tak yakin., mana ada maling ngaku..." bela sandi..


" sandi... asal kamu tau dia memang memiliki kakak laki laki yg entah di mana sekarang..." kata Bu Mala..


" oh ya pria itu menitipkan cek 300jt buat ibu... dan bilang bahwa namanya zainudin Nawawi..." kata sandi


"apa..." teriak Bu mala...


.


.


.


.


.


mohon dukungannya ya dengan like komen dan vote 😍😍😍

__ADS_1


terima kasih atas dukungan ya 😘😍


__ADS_2