Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
Ak_ bodohnya ken


__ADS_3

sesampainya di kantor Aline langsung lari menuju lift sambil kesusahan membawa berkas setumpuk di tangannya.


Aryo yg melihat pun membantu Aline yg kesusahan. dan bertepatan dengan Ken dan Ozil datang.


" sini aku bantuin, seperti nya kau akan pingsan dengan tubuh yg kecil dan membawa berkas seperti ini." goda Aryo.


" berhenti menggodaku, lebih baik kau membantuku." kata Aline yg menyodorkan berkas pada Aryo.


Ken hanya memicingkan matanya saat melihat Aline yg tertawa dengan Aryo. sedang Ozil menatap datar.


' anda mencari masalah nona.' batin Ozil.


kini Ken dan Ozil langsung masuk ke lift. saat di dalam lift Ken menendang dinding lift berkali kali.


" sialan.. kenapa pagi pagi aku harus melihat mereka, membuat mood ku hancur!." kata Ken kesal.


sedang Ozil hanya melihat tanpa minat berkomentar. sesampainya di lantai teratas. Ken langsung masuk dan membanting pintu, itu mengejutkan semua orang.


" aduh.. seperti nya bos besar lagi marah nih, jangan sampai bikin masalah lah." kata Feby.


" ya kau benar kita bisa habis kalau dapat amukan bos besar." jawab Dimas.


" ada apa sih kok bisik bisik?" binggung Aline yg baru sampai dengan Aryo.


" kalian mah pagi pagi udah berduaan aja sih, inget tuh bini orang." kata Dimas melihat Aline dan Aryo.


" tutup mulutmu. aku hanya membantunya membawa berkas." jawab Aryo.


" terima kasih kak Aryo, oh ya tadi ada apa sih?" tanya Aline.


" tadi bos besar kelihatannya lagi dalam mood yg jelek deh bahkan pintu aja kena banting." kata Feby.


" apa!" teriak Aline.


" hei tenang mbak, kami gak budeg lagi." kata Feby menutupi kupingnya.


" sudah cepat Bekerja jangan gosip pagi pagi, atau kalian mau kena marah." kata Bu Sekar.


" baik Bu." jawab mereka berempat serempak.


kini mereka pun sibuk dengan urusan masing masing. begitupun Ken dan Ozil meski bekerja dalam suasana hati yg tak tenang.


Ken menghubungi Ozil untuk ke ruangannya.


" ada yg anda perlukan tuan?" tanya Ozil.


"tolong belikan seblak level 10." perintah Ken.


Ozil mengerut kan dahinya, setahunya Ken tak bisa makan makanan pedas. bahkan sedikit makan pedas dia akan langsung sakit.


" apa tuan yakin. karena anda bisa sakit." kata Ozil.


" aku bilang belikan!" bentak Ken.

__ADS_1


"baik tuan." jawab Ozil.


' kenapa orang jatuh cinta jadi bodoh.' batin Ozil meninggalkan ruangan Ken.


Bu Sekar yg akan masuk karena harus melaporkan berkas nya mulai ketakutan apalagi asisten Ozil keluar.


" Bu Sekar kok belum ke ruangan bis besar?" tanya Feby.


" aku tiba tiba kok takut nya. apa lagi asisten Ken keluar dengan muka asam tadi." jawab Bu Sekar.


" bukankah muka asisten o,jl memang begitu." kata Aline.


" baiklah.. semangat ibu Sekar. semoga selamat dari amukan raja iblis." kata Feby memberi semangat.


sedang Aryo. Dimas dan Aline menahan tawa melihat ekspresi Bu Sekar yg ogah ogahan untuk pergi.


" kita taruhan yuk. pasti Bu Sekar kena marah besar dari bos besar." kata Aryo.


" baiklah yg kalah harus traktir yg menang." kata Feby.


" aku pilih kena marah." kata Dimas.


" aku juga." jawab Aryo.


" aku juga." kata Feby.


" aku pilih Bu Sekar akan selamat karena pekerjaan nya gak ada kesalahan." kata Aline.


" tentu. kalian bisa meminta traktir makanan apapun dari ku." kata Aline pada ketiga temannya itu.


" kau akan menyesal nyonya." kata Feby tersenyum menang.


sedang Bu Sekar yg masuk ke ruangan Ken dengan perasaan was was. Ken langsung menatap tajam kearah Bu Sekar.


" ada apa?" tanya Ken datar.


" ini berkas berkas proyek hotel di Bandung bos, anda perlu memeriksa dan memberi tanda tangan." kata Bu Sekar.


" baiklah taruh di meja." kata Ken.


Bu Sekar pun meninggalkan ruangan Ken setelah menaruh berjas berkas itu. Bu Sekar bernafas dengan lega.


" bagaimana Bu Sekar. kena marah atau tidak?" tanya Aline yg membawa berkas proyek dari perusahaan Shiddiq Grub.


" gak dong, karena bos besar lagi seperti biasa. untung lah.." kata Bu Sekar.


" apa!" kaget ketiga orang itu.


" berarti kalian bertiga harus mentraktir aku dan Bu Sekar di restoran Jepang oke." kata Aline.


" ah.. bisa jebol nih kantong." jawab Dimas.


" tenang Jan di bagi tiga." jawab Aline yg akan masuk ke ruangan Ken.

__ADS_1


sebelum Aline masuk asisten Ozil masuk terlebih dahulu. Aline melihat sekilas kalau asisten Ozil membawa bungkusan di sterofom.


' apa yg asisten Ozil beli..' batin Aline binggung.


Aline memutuskan masuk dan langsung tercium aroma cabai yg begitu kuat. Aline melihat jika Ken akan memakan makanan pedas itu.


Aline langsung menaruh berkas di meja dan langsung duduk di samping Ken. Ken memandang Aline cuek.


" wah.. seblak spesial aku mau." kata Aline langsung merebut seblak Ken.


" hei apa yg kau lakukan!" kata Ken melihat Aline yg langsung memakan seblak itu.


Aline langsung melahap seblak itu tanpa pikir panjang, tak lama Aline terlihat berkeringat dan wajah memerah.


' aish.. ini level berapa kenapa pedas sekali.' batin Aline terus menyuap seblak itu.


" hei.. dek hentikan mukamu udah merah gitu." kata Ken mulai panik.


" ahh.. nanggung mas ini begitu enak." bohong Aline.


Ken menatap Ozil minta penjelasan tentang makanan yg di makan Aline.


" maaf tuan itu tadi level 10 dengan 60cabe." jawab Ozil datar.


" apa! kau ingin membunuhku." kata Ken.


' tuan aku hanya menjalankan perintah mu. apa kau sudah pikun tuan.' batin Ozil menggerutu.


" tidak tuan." jawab Ozil.


" bolehkah aku minta susu, kalau tak ada tolong minta kak Feby biasanya bawa susu pisang." kata Aline.


Ozil langsung mengangguk dan menemui Feby dan meminta susu pisang sebanyak 2kotak.


Aline langsung merebut susu itu dan langsung meminumnya. bahkan Aline terus mengipas tubuhnya yg getah karena kepedasan.


" sayang kau baik baik saja?" tanya Ken.


" aku baik saja, dan jangan bertindak bodoh lagi, karena aku tak ingin melihat mu sakit." kata Aline.


.


.


.


.


.


.


mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih

__ADS_1


__ADS_2