
setelah acara pernikahan.. Ken dan Aline sudah pamit dan menuju apartemen mewah yg di hadirkan oleh James...
mereka memutuskan untuk tinggal di apartemen meski awalnya Rissa melarang tapi Ken berhasil meyakinkan orang tuanya..
kini mereka sampai di gedung apartemen itu.. mereka menuju ke lantai paling atas... bahkan di lantai itu hanya ada dua pintu yg saling berhadapan... karena gedung itu milik James..
" kenapa di sini cuma ada dua pintu..." tanya Aline..
" karena ini adalah apartemen pribadi milik Daddy.. dan yg di depan milik kita ini akan jadi milik Louis nantinya..." jawab Ken sambil membuka pintu
kini Ken menyeret koper miliknya begitupun Aline yg mengekor di belakang Ken.. saat Ken menyalakan lampu Aline kaget melihat isi apartemen yg begitu mewah...
" ayo aku tunjukkan kamar mu..." kaya Ken..
" emm.. bisakah kita tidak satu kamar dulu.. kita bahkan belum saling mengenal..." kata Aline sambil meremas tangan nya..
" tentu.. dan kamar kita ada di lantai atas.. jadi ayo.." kata Ken..
Ken menuntun Aline ke lantai atas.. Ken juga tak ingin memaksa kehendaknya pada Aline.. terutama tentang kewajiban sebagai istri.. Ken juga tau jika mereka menikah karena permintaan Rissa..
" ini kamar mu.. dan yg sebelah itu kamar milikku..." kaya Ken..
" terima kasih.." jawab Aline sambil membuka kamar miliknya..
kini Aline menuju ke kamar dan merebahkan tubuhnya di ranjang.. Aline merasa begitu lelah..
tapi kemudian Aline bangun dan mulai membereskan barang barang miliknya..
" ah mandi sajalah.." kata Aline masuk ke dalam kamar mandi..
kini Aline sedang berendam.. sedang di lain tempat Ken selesai membereskan bajunya kini menuju ke bawah...
Ken membuka kulkas dan mengambil dua buah apel dan kini berjalan ke ruang kerja di lantai bawah..
Ken harus tetap bekerja karena James dan yg lain akan kembali ke Belanda besok.. jadi Ken kan benar benar menjadi pimpinan perusahaan di Jakarta itu..
Aline selesai mandi dan sudah menggunakan piyama tidur bergambar Mickey mouse kesukaan nya..
Aline pun turun kebawah untuk mengambil air.. dan Aline tak sengaja melihat ruangan kerja yg juga perpustakaan terbuka..
tok.. tok.. tok..
" masuk..." saut Ken..
Aline pun masuk dan melihat Ken yg serius menatap layar laptop miliknya..
" mas lembur..." tanya Aline..
__ADS_1
" hmm.." jawab Ken yg serius dengan laptopnya..
Aline pun langsung meninggalkan Ken yg menjawabnya begitu asal.. Aline pergi dan membuatkan kopi.. meski baru tapi semua bahan di kulkas begitu lengkap..
Aline membawa kopi itu ke ruangan Ken dan menaruhnya di meja.. Ken melihat Aline dengan tatapan binggung...
" biar kuat lembur.. oh ya nanti kalau laper bangunin Aline saja.." kata Aline sambil meninggalkan ruangan Ken...
" terima kasih..." kata Ken sebelum Aline keluar..
Aline hanya tersenyum pada Ken sambil menutup pintu.. kini Aline mengambil air dan membawanya ke atas.. Aline jua menyimpan air di kamar Ken..
kini Ken melihat ke arah luar jendela apartemen sambil menghubungi asisten pribadinya..
" Ozil.. bagaimana keadaan kantor..." tanya Ken..
" baik tuan.. apa ada yg tuan butuhkan..." tanya Ozil..
" tidak.. mungkin besok setelah mengantar orang tua ku aku akan mulai bekerja.." jawab Ken..
" baik tuan.." jawab Ozil sesaat sebelum Ken mematikan telponnya...
Ken kembali bekerja hingga pukul 12 malam.. setelah selesai Ken membawa cangkir bekas kopi nya ke dapur..
kini Ken naik ke atas untuk istirahat.. tapi saat melewati kamar Aline Ken masih mendengar Aline yg sedang tertawa ..
" kamu masih belum tidur..." tanya Ken...
" belum masih membalas beberapa char di grub sekertaris.. mereka bertanya kenapa aku mengambil cuti..." kata Aline..
" apa kamu tak mengatakan jika kamu menikah.." tanya Ken..
" iya.. aku mengatakan nya.. tapi kemudian mereka bertanya siap suamiku.. akhir nya aku iseng mengirim foto paman Kakashi mereka makin heboh..." kata line polos..
" kenapa..." tanya Ken mengerutkan dahinya..
" mereka bilang.. kenapa aku mau dengan orang Jepang yg sanggar seperti pimpinan geng mafia..." kata Aline sedikit tersenyum...
Ken menghampiri Aline... terus menundukkan kepalanya di depan kepala Aline hingga mereka saling menatap mata masing masing...
" padahal suamimu ini tak kalah ganteng dan hebat loh.. masih muda lagi..." kata Ken tersenyum dan terlihat begitu tampan..
deg.. deg.. deg...
jantung Aline berdetak begitu cepat saat mendengar perkataan Ken.. bahkan seakan jantungnya ingin loncat keluar dari tempatnya..
" ya sudah sekarang istirahat.. jangan tidur malam malam..." kata Ken mencium kening Aline..
__ADS_1
sedang line melotot dan wajah nya bersemu merah mendapat perlakuan manis dari Ken.. Ken tersenyum melihat wajah polos Aline yg begitu lucu menurutnya...
Ken pun meninggalkan Aline di kamar.. setelah kepergian Ken.. Aline langsung menutupi wajahnya dengan selimut karena malu..
Aline berguling guling di ranjang entah mengapa dia begitu malu mendapat perlakuan manis dari Ken..
sedang Ken masih menyunggingkan senyum nya menginggat wajah polos Aline dan wajah merah nya saat Ken mencium kening nya tadi..
" dasar gadis bodoh.. dan kenapa dia begitu manis..." kata Ken
malam itu dua insan itu tidur dengan perasaan yg begitu berbunga bunga.. entah karena apa..
sedang seorang gadis Bru saja menginjakkan kakinya di bandara Soetta dengan gaya nya yg begitu angkuh..
dia adalah model papan Indonesia yg tengah naik daun.. dia adalah putri dari salah satu pengusaha yg bekerja sama dengan perusahaan milik Ken..
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘😍😘 terima kasih