
pukul tiga sore pesawat yang di tumpangi oleh Kakashi, James dan Ken baru mendarat di bandara.
anak buah mereka sudah menjemput ketiga pria itu, tapi James terkejut saat mengaktifkan ponsel nya.
bagaimana tidak begitu banyak panggilan telpon dari Mecha dan juga Rissa.
James makin kaget saat mendapat pesan dari Edward, mereka mengunakan satu mobil dan menuju ke rumah.
"pak putar balik kita ke rumah sakit," perintah James.
akhirnya mobil mereka putar balik dan menuju ke rumah sakit, tak lama mobil mereka sampai di rumah sakit.
"Daddy kenapa kita kemari?" tanya Ken.
"Aline mengalami pendarahan dan sekarang di rawat di sini," jawab James.
Ken merasa tubuhnya lemas mendengar ucapan James, akhirnya mereka menuju ke ruang tempat perawatan Aline.
BRAK..
pintu di buka secara kasar oleh Ken, Rissa terkejut dan langsung memeluk Ken putranya.
"Aline kenapa mom?" tanya Ken melihat tubuh Aline terbaring di ranjang rumah sakit.
"maaf kan mommy, Aline mengalami solusio plasenta, dan dia juga mengalami pendarahan," kata Rissa.
"gak mungkin dia bilang dia bik baik saja, kenapa semuanya terjadi," kata Ken melepas pelukan Rissa dan menghampiri Aline.
James memeluk Rissa sedang Kakashi menuju ke ruangan Edward, Ken duduk di samping Aline dan mengenggam tangan Aline dan menciumnya.
"bangun sayang, aku datang bahkan aku sembuh sekarang, tapi kenapa kamu malah seperti ini.." lirih Ken sambil menangis.
perlahan-lahan Aline membuka matanya dan melihat Ken, suami yang empat bulan ini ia sangat rindukan.
Ken menekan tombol dokter, Ken berdiri dan mencium kening Aline, Aline langsung menangis saat itu juga.
"maafkan aku tak bisa menjaga anak anak kita.." lirih Aline sambil menangis histeris.
"itu bukan salah mu sayang itu menjadi takdir tuhan, dan maafkan aku yang tak bisa menjaga kalian dan berada di samping kalian bertiga," tangis Ken.
"maafkan aku mas," kata Aline.
akhirnya Deren memeriksa keadaan Aline, Ken terus mendampingi Aline, Aline hanya mau bersama Ken karena dengan kehadiran Ken Aline merasa lebih baik.
"sayang ayo makan, mas suapi ya," kata Ken pada Aline.
Aline hanya mengangguk, Ken dengan telaten menyuapi Aline, sedang Kakashi, James dan Rissa melihat anak Aline dan Ken yang berada di ruang khusus dengan semua alat bantu penunjang hidupnya.
__ADS_1
Rissa menangis melihat kedua calon cucunya harus berjuang hidup dengan bantuan semua alat medis.
"kak James apa mereka bisa bertahan?" tanya Rissa pada James.
"yakinlah sayang, mereka adalah cucu Smith dan akan selalu jadi orang tangguh," kata James.
"tenang nyonya Smith aku sudah meminta semua kenalan dokterku terhebat untuk datang dan merawat kedua jagoan hebat itu," kata Kakashi pada James dan Rissa.
Keysa juga terpaksa kembali ke Jakarta sat mengetahui kondisi dari Aline, Mao dan Moa menjaga baby Hidey sedang Keysa langsung menuju ke rumah sakit untuk menemui Aline.
Kakashi menghampiri Ken dan Aline yang masih berbincang hangat, Kakashi duduk di sebrang Ken.
"apa kalian sudah menyiapkan nama untuk putra kalian?" tanya Kakashi.
"aku sudah punya om, Neel dan Neev," jawab Ken.
"Neel dan Neev, nama yang bagus mas, tapi nama panjangnya?" tanya Aline.
"Mahardika Neel Smith dan Mahasena Neev Smith," jawab Kennard.
"nama yang sangat bagus Ken," kata Kakashi.
Keysa datang membawa buah dan juga cemilan, kakashi menyambut Keysa dengan pelukan karena sudah lumayan lama belum ketemu.
"Aline dan Ken putra kalian sedang berusaha berjuang di ruang khusus, jadi kalian berdua harus berjuang bersama sekarang," kata Kakashi.
"tentu Aline, kebetulan Rissa dan James ada di sana bersama para dokter," kata Kakashi.
Ken akhirnya mengajak Aline ke ruangan yang di tunjukkan Kakashi, Ken mendorong kursi roda menuju ruangan itu.
sesampainya di sana mereka memasuki ruangan, tapi dalam ruangan itu ada ruangan kaca tebal bening.
Aline dan Ken meneteskan air mata saat melihat kedua bayi mereka begitu kecil, "mas itu Neev dan Neel,"tunjuk Aline.
"iya sayang mereka putra kita, sekarang kita akan menjaga mereka, mereka akan sehat dan berkumpul bersama kita," kata Ken memeluk Aline.
Edward keluar dari ruangan itu dan menghampiri semua keluarga Smith.
"selamat mereka sudah baik dan sehat, sekarang kita hanya butuh untuk membuat mereka mencapai berat ideal," kata Edward.
"syukurlah," kata James dan yang lain.
"putra putra kita akan sehat kan dan akan bersama kita ya mas," kata Aline.
"iya sayang mereka akan bersama kita, aku akan menjaga kalian semua," kata Ken yang mencium kening Aline.
Ken akan bersama Aline sampai putra mereka sembuh, sedang urusan perusahaan akan di handel Ozil dan Lui.
__ADS_1
Aline juga masih harus di rawat di rumah sakit begitu pun Ken yang juga harus melakukan cek up.
kini setiap hari Ken dan Aline mengunjungi ruangan putra mereka, hingga tak terasa sudah seminggu mereka berada di rumah sakit.
sedang di rumah Rissa terus mengadakan pengajian untuk kesehatan kedua cucunya, Ken dan Aline juga sudah pulang.
mereka memilih tinggal di sebuah apartemen di dekat rumah sakit agar memudahkan mereka mengunjungi kedua putra mereka.
pagi ini, Aline bangun dengan pelukan Ken, Aline menyentuh pipi suaminya itu.
"pagi sayang kamu sudah bangun?" tanya Ken yang mengecup bibir Aline sekilas.
"aku mencintaimu," kata Aline
"aku juga sayang, ayo kita mandi setelah itu kita sholat subuh berjamaah ya, untuk mendoakan kedua putra kita," kata Ken.
" iya mas, terima kasih sekarang aku tak menghadapi ini semua sendiri ada kamu di samping ku," kata Aline.
"karena aku tak ingin kamu menanggung semua nya sendiri sayang," kata Ken.
mereka pun akhirnya sholat subuh bersama, setelah itu mereka memilih untuk mengaji, kemudian Aline memompa ASI nya untuk di berikan pada putranya.
"aku beruntung memilikimu di hidupku Aline," kata Ken saat Aline selesai memompa ASI.
tak lama ada perawatan khusus uang mengambil susu untuk si kembar, sedang Ken sudah memasak untuk istrinya itu.
"silahkan nyonya muda Kennard omlete, salad sayur dan juga jus sudah siap," kata Ken menata sarapan mereka di meja.
"mas tidak bekerja?" tanya Aline.
"tidak sayang, Daddy tak mengijinkan ku bekerja sebelum kamu dan kedua putra kita sehat dan boleh pulang," kata Ken.
"baiklah kalau itu perintah Daddy, aku beruntung punya mertua seperti mommy dan Daddy," kata Aline.
.
.
.
.
.
.
mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih
__ADS_1