Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
S2_ kerjaan sandra


__ADS_3

Sandra sudah ikut ke kantor sandi.. Sandra berjalan di samping sandi seraya menyapa karyawan kantor...


sesampainya di kantor sandi... Sandra langsung masuk ke kamar istirahat milik sandi.. Sandra mengeluarkan celana jeans kesukaannya..


tapi Sandra lupa tak membawa kaos atasan.. jadilah Sandra membuka lemari milik sandi dan menemukan kemeja biru navi milik sandi...


Sandra mengunakannya meski sedikit besar tapi Sandra sudah membuatnya terlihat begitu seksi saat di pakai...


Sandra keluar dari ruangan itu.. sandi kaget melihat penampilan Sandra.. sandi hanya memijat kepalanya.. sedang Sandra langsung memeluk sandi...


" hei.. kau ini gadis Sandra... kenapa masih manja begini sih.." kata sandi


" biarin.. manja sama papa sendiri salah ya... " kata Sandra duduk di pangkuan sandi..


Sandra memeluk sandi membelakangi pintu.. jadi kalau terlihat mereka seperti sedang bermesraan...


di loby Arka bertemu pak Agus selaku teman bisnis sandi di bidang properti.. arka mengajak pak Agus bersamaan menuju ruangan sandi..


arka membuka pintu kaget melihat sandi yg sedang bermesraan dengan seorang gadis berambut panjang..


" papa apa yg kau lakukan..." teriak Arka..


pak Agus dan sekertaris nya kaget saat melihat patner ya itu.. sandi dan Sandra pun berdiri dan melihat ke arah Arka...


" ya.. bang Arka kenapa teriak... Sandra dan papa gak budek....", jawab Sandra berkacak pinggang...


sandi tersenyum melihat tingkah Arka dan Sandra.. sandi menghampiri pak Agus dan memintanya masuk...


" maaf pak.. kalian jadi ikut salah sangka.. dia putri ku namanya Casandra Adeline Sandiaga..." kata sandi..


" hallo om..." kata Sandra manis sambil mencium tangan pak Agus...


" hallo Sandra... perkenalkan nama om Agus Pangestu.. " kata pak Agus..


" om punya anak polisi ya..." tanya Sandra to the points..


" kok kamu tau..." jawab pak Agus...


" Sandra nanya om.. bukan mau gombal..." kata Sandra..


" hahaha... iya Sandra.. maksud om.. kok kamu tau om punya anak polisi..." kata pak Agus..


" ya tau lah.. namanya AKP Bima Satria Pangestu kan... putra pertama om.." kata Sandra...


" sok tau kamu dek..." jawab arka..


" terserah.. yg penting Sandra sudah tau asal usul keluarga calon suami Sandra... Wek...." kata Sandra..

__ADS_1


pak Agus dan sandi malah tersenyum melihat pertikaian antara arka dan Sandra yg tak ada habisnya...


" om juga suka kok kalau kamu jadi mantu om..." kata pak Agus menghentikan perdebatan arka dan Sandra..


" siap papa mertua... " jawab Sandra..


" Sandra kamu keluar dulu ya... papa masih ada rapat sama om Agus.. " perintah sandi..


" siap papa... dan papa mertua aku main dulu ya..." pamit Sandra..


" hei jangan gangguin karyawan ya..." peringatan Arka..


" paling cuma acak acak berkas mereka.. hahaha..." kata Sandra keluar dari ruangan sandi..


" maaf pak Agus dengan sikap putri saya yg tak sopan..."kata sandi..


" saya maklum pak sandi.. dia kan masih remaja.. memang Sandra kenal dengan Bima.." tanya pak Agus...


" ya tadi Sandra menabrak mobil patroli polisi Bima... dan kami berkenalan di sana.. entah gadis itu langsung jatuh hati pada putra anda..." jelas sandi..


" sepertinya kalau jodoh.. kita akan berbesan pak..." kata pak Agus..


mereka pun tertawa bersama.. kini sandi dan pak Agus membahas kerjasama mereka.. pak Agus begitu puas dengan desain perumahan yg di rancang oleh arka...


mereka pun menyepakati kerja sama membangun perumahan yg di peruntukan untuk keluarga yg berpenghasilan menengah ke bawah...


Sandra pun mulai mengeceknya.. dan ada dana yg aneh menurut Sandra.. Sandra memfoto berkas itu dan berlari menuju ruang berkas...


Sandra mulai mencari berkas berkas tentang laporan keuangan.. dia membawa lumayan banyak berkas untuk di periksa..


Sandra meletakkan berkas itu ke dalam kardus dan membawanya ke ruangan sandi.. kepala keuangan yg melihat sandra keluar dari ruang berkas menegur Sandra..


" hei siapa kau... berani mencuri berkas..." bentak Sahril kepala keuangan itu..


" tutup mulut mu tua Bangka.. kau tak tau aku siapa..." jawab Sandra sengit..


" dasar tak punya tatak Rama... sekarang ayo ikut aku ke kantor polisi... karna ku telah mencuri berkas..." kata Sahril...


" sialan..." sarkas Sandra...


Sandra melihat seorang OB yg tengah lewat dan memanggilnya...


" hei.. cepat panggil sekertaris Ken bilang... kalau putri pemilik perusahaan tengah di lecehkan oleh orang tua ini... cepat..." perintah Sandra


" hei kau membual gadis sialan..." bentak Sahril..


Sandra pun tak memperdulikan celoteh Sahril yg menurutnya tak masuk akal.. Sandra heran kenapa bisa orang seperti itu menduduki jabatan kepala keuangan....

__ADS_1


OB itu datang bersama sekertaris Ken yg sudah menahan amarahnya...


" Sahril... berani kau membentak dan menghina putri dari direktur sandi..." kata sekertaris Ken...


" putri direktur sandi..." kata Sahril gemetar..


" om kau bereskan tua Bangka ini.. dan sejak kapan perusahaan ini memperkerjakan orang yg tak kompeten seperti ini... " kata Sandra berjalan meninggalkan dua pria itu..


Sandra masuk ke ruangan sandi sambil menggerutu... akibat penghinaan dari sahril.. semua orang melihat Sandra heran.. Sandra tak peduli malah langsung masuk ke dalam kamar khusus...


Sandra mulai mengecek setiap laporan keuangan milik perusahaan sandi.. dan benar saja Sandra menemukan kecurangan bahkan kerugian perusahaan tak sedikit..


Sandra menelpon sekertaris Ken dan meminta nya untuk menjadwalkan rapat dengan para devisi keuangan...


Ken pun menuruti keinginan Sandra.. sebenarnya nya ken juga curiga tapi belum memberitahu sandi karena kejadian Rissa dan Ardi yg sempat membuat sandi sedikit terpecah...


Sandra menuju ruang rapat tanpa di ketahui sandi dan arka.. karena mereka juga masih rapat dengan pak Agus yg membahas masalah kerjaan...


pak Sahril datang dengan sombongnya begitupun Deni dan Doni.. mereka tak tau singa betina ketika sedang mengamuk...


semua devisi keuangan sudah berkumpul.. Ken datang bersama Sandra yg sudah datang dengan wajah merah padam menahan amarah..


tanpa bicara Sandra melempar laporan keuangan yg di buat Doni dan Deni serta yg di ketahui oleh Sahril....


" jelaskan... atau kalian semua mati...."ancam Sandra...


" kau siapa memangnya berani memerintah kami... kau hanya seorang gadis kecil..." ejek Doni..


" perkenalkan putri ke empat direktur.. Casandra Adeline Sandiaga.. pewaris dari Shiddiq Grub..." kata sekertaris Ken membuat semua bungkam ..


" jawab atau kalian akan ku bereskan...." bentak Sandra...


semua orang bungkam.. Sandra sudah meminta temannya leo yg seorang hacker melacak dan menemukan aliran dana itu menuju ke rekening gendut milik Sahril, Deni dan Doni....


" hubungi kantor polisi... laporkan tentang penggelapan dana perusahaan... dan aku sudah mempunyai buktinya dan mereka tak bisa mengelak lagi..." perintah Sandra pada sekertaris Ken...


.


.


.


.


.


Mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘😍 terima kasih

__ADS_1


__ADS_2