
Surya dan Eko tengah berada di kantor polisi guna melaporkan pemerasan yg di lakukan dini.. dan dengan semua bukti dini di nyatakan sebagai tersangka...
tapi itu tak membuat Lia begitu mudah memaafkan Surya.. tanpa di ketahui siapa pun Lia membawa pergi kedua putranya..
Wulan baru pulang dari rumah sakit sedang sandi bersamanya dan anak anaknya sedang sekolah..
telpon sandi bergetar menandakan telpon masuk.. sandi pamit pada Wulan untuk mengangkatnya...
" APA... kok bisa cepat hubungi Ken dan minta dia untuk melacak keberadaan nya... " kata sandi yg membuat Wulan kaget..
" baiklah... aku akan menghubungi semua anak buah ku agar mencarinya.. kau tenang minta bantuan semua temanmu... "kata sandi..
" baiklah aku tutup.." jawab sandi..
kini sandi menghubungi Eko untuk mencari keberadaan Lia dan juga anak anaknya...
" ada apa mas..." tanya Wulan..
" emm.. sayang Lia pergi meninggalkan Surya.. bahkan sekarang dia tak tau keberadaannya..." jelas sandi..
" bukankah masalah kemarin sudah selesai... " tanya Wulan..
" benar sayang.. mungkin Lia butuh waktu untuk memaafkan Surya..." kata sandi..
"setidaknya dua berani mengambil keputusan dan tak seperti ku..." kata Wulan..
" apa maksud mu sayang..." tanya sandi..
" ya kalau aku selalu kalah dari hatiku... meski semua orang menentang keputusan ku tapi aku selalu bandel.." kata Wulan..
" maksudnya..." kata sandi
" seperti semua orang menentang ku saat mas menjatuhkan talak dan saat ibu minta mas menikah... semua orang menentang keputusan ku untuk kembali pada mas.. tapi hatiku selalu menang dari logika ku mas.." kata Wulan ...
" maafkan mas... yg selalu membuatmu meneteskan air mata meski pernikahan kita sudah 16th tapi mas belum bisa membahagiakanmu.." kata sandi...
" huh.. mau gimana lagi.. aku sudah terlalu cinta... hehehe" kata Wulan..
" huh.. dasar... aku juga mencintaimu ..." kata sandi..
" tapi kalau sekali lagi mas membuat kesalahan aku akan membawa anak-anak pergi dari mas.. " ancam wulan ...
__ADS_1
" mas janji tak akan melukai mu lagi sayang..." kata sandi..
sore hari Wulan bersama anak anak tengah berkumpul di ruang tamu.. Ardi begitu manja pada wulan... sedang Ardan membantu Rissa mengerjakan pr... sedang arka membantu Sandra mengerjakan pr ...
" ma... Abang boleh minta sesuatu gak..." kata Ardi..
" minta apa bang..." tanya Wulan..
" ma.. kakek Viktor pernah memberikan hotel pada kami.. apa Ardi boleh mengelolanya..." tanya Ardi..
" tentu itu hotel milik Abang.. sepertinya mama harus membahas bersama kalian.." kata Wulan..
" Sandra ... Rissa apa kalian sudah selesai..mama ada sesuatu yg penting untuk di bicarakan dengan para Abang..." tanya Wulan..
" sudah mama..." jawab mereka kompak..
kini Sandra dan Rissa sudah bermain di temani bik Ani dan bik Susi...
sedang trio Ar bersama Wulan sedang berada di perpustakaan... Wulan mengeluarkan berkas berkas dari brangkas miliknya..
" ma.. kok ada brangkas di situ sih.." tanya arka..
" ini brangkas milik mama... kalau punya papa di ruang kerjanya bang .." jelas Wulan..
Wulan mengambil beberapa berkas dan menaruhnya di meja..
" bang Ardi punya 2 hotel bintang 5 di Lombok dan Jakarta... sedang bang Ardan punya hotel di Seminyak Bali dan vila di puncak Bogor... bang arka punya hotel di Bandung dan vila di malang..." kata Wulan..
" itu pemberian kakek ma..." tanya Ardi
" iya sayang... itu pemberian kakek Viktor dan Oma Sena..." jelas Wulan..
" ma.. boleh kah hotel Ardan di kelola oleh bang Ardi dan untuk vila biar Ardan urus sendiri..." kata Ardan..
" aku juga ma.. aku ingin hotel ku di urus bang Ardi dan biarkan aku memulai usahaku sendiri.." kata Arka..
" boleh saja... berarti bang Ardi memegang semua hotel nya... apa kalian tak keberatan..." kata Wulan..
" tidak ma... sebenarnya Ardan sudah buka bengkel kecil kecilan..." kata Ardan..
" arka juga punya toko online shop ma.." kata Arka..
__ADS_1
" gimana bang Ardi..." tanya Wulan..
" gini saja ma.. Ardi akan memberi modal untuk Ardan dan arka untuk membuat usaha mereka besar.. anggap saja Ardi memberi uang untuk hotel mereka ma.." kata Ardi..
" kami setuju..." jawab Ardan dan arka..
Ardi memang mewarisi jiwa bisnis sandi.. kini Wulan menghubungi pengacaranya.. Ardi mengeluarkan tabungan yg Ardi miliki selama menjadi investor di perusahaan Zain..
ya Ardi pernah minta uang 50jt untuk membeli saham di bursa saham.. dan dari uang itu Ardi sudah mendapat keuntungan berlipat ganda...
Wulan meminta pengacaranya menyiapkan semua surat surat untuk pemindahan kepemilikan hotel atas nama Ardi.. vila untuk Ardan dan arka...
" baiklah bang.. besok kalian bisa ikut mama ke tempat paman Zian untuk menandatangani surat surat pemindahan kepemilikan ..." kata Wulan..
" baik ma..." jawab mereka..
Ardi sebenarnya melakukan demi Wulan.. Ardi ingin bisa melindungi Wulan dan tak ingin Wulan kembali menangis karena sandi...
"maafkan aku ma.. bukan aku ingin menguasai harta mama.. tapi aku ingin berdiri di kaki ku.. dan bisa melindungi mama dan keempat adik adikku.. seandainya papa melukai mama.. aku akan membawa mama pergi jauh bersama adik adikku..." batin Ardi..
" bang aku percaya padamu... aku tau semuanya..." kata Ardan melihat Ardi..
" aku tak pernah bisa menyembunyikan apapun dari kalian.. kita harus sukses dan bisa melindungi mama.. dan kalian juga harus mengunakan uang yg ku kasih untuk memperbesar usaha kalian..." kata Ardi..
" iya bang.. sebenarnya bengkel ku juga lumayan besar... karna bantuan om Zain.. dan sekarang aku ingin memperbesar nya..." kata Ardan..
" sebelum nya maaf.. aku sebenarnya punya toko roti di beberapa kota besar.. dan itu juga berkat om Zain.. dan sekarang aku juga memiliki toko online kaos yg aku desain sendiri dan sudah memiliki keuntungan yg lumayan..." kata Arka..
" hahaha tenang arka.. kami sudah tau..." kata Ardi dan Ardan
Wulan mendengar pembicaraan ketiga putranya ikut bangga di usia semuda itu mereka sudah mempunyai usaha sendiri..
" mas sepertinya aku akan lebih di lindungi kali ini.. jika kamu melakukan kesalahan kamu harus berurusan dengan ketiga putramu yg sudah dewasa di usianya...." batin Wulan...
.
.
.
.
__ADS_1
Mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘😍 terima kasih